bukamata.id – Kota Bandung kembali menunjukkan jati dirinya sebagai kota kreatif dengan menghadirkan inovasi transportasi publik terbaru—Angklung, singkatan dari Angkutan Kota Listrik Bandung. Kendaraan ini bukan sekadar angkot biasa, melainkan angkot pintar berbasis listrik yang dirancang untuk memberikan pengalaman berkendara yang nyaman, aman, dan ramah lingkungan.
Angklung: Simbol Perubahan Transportasi Urban
Angklung hadir sebagai bagian dari upaya Pemerintah Kota Bandung untuk membangun sistem transportasi publik yang terintegrasi, efisien, dan modern. Dengan desain futuristik dan teknologi mutakhir, kendaraan ini diharapkan menjadi bagian penting dari transformasi mobilitas kota menuju masa depan.
Setiap unit Angklung dibanderol sekitar Rp400 juta, sebuah investasi besar yang mencerminkan kualitas tinggi dari kendaraan ini. Meski demikian, biaya operasionalnya jauh lebih ekonomis dibandingkan angkot konvensional. Perawatan tahunannya hanya sekitar Rp1,5 hingga 2 juta, jauh lebih hemat daripada angkot biasa yang bisa menghabiskan hingga Rp5 juta per tahun.
Tak hanya itu, sistem langganan bulanan senilai Rp100.000 memungkinkan warga Bandung menggunakan layanan ini tanpa batas—solusi praktis dan hemat untuk mobilitas harian.
Fasilitas Premium Setara Mobil Pribadi
Interior Angklung dirancang dengan sentuhan modern dan kenyamanan maksimal, membuat penumpang serasa menaiki kendaraan pribadi. Fitur-fitur unggulan yang ditawarkan meliputi:
- AC full untuk kenyamanan di segala cuaca
- Wi-Fi gratis agar penumpang tetap terhubung selama perjalanan
- LCD TV dan sistem audio sebagai hiburan
- Dashcam dan kamera belakang demi keamanan
- Pintu elektrik dan kursi khusus difabel untuk aksesibilitas
- Pembayaran non-tunai melalui kartu tap
Dengan kapasitas hingga 15 penumpang, desain elegan bernuansa biru dan hijau toska, serta sistem digitalisasi penuh, Angklung menawarkan pengalaman transportasi yang modern sekaligus inklusif.
Teknologi Ramah Lingkungan dan Efisien
Didukung motor listrik 30 kW dan baterai yang mampu menempuh hingga 200 km dalam sekali pengisian, Angklung memperkuat posisi Bandung sebagai kota dengan komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan. Pengisian daya pun praktis—cukup menggunakan listrik rumah tangga standar selama 5-6 jam.
Siap Mengaspal 2026, Terintegrasi dengan BRT
Pemerintah Kota Bandung menargetkan peluncuran operasional Angklung pada tahun 2026, sebagai bagian dari jaringan transportasi yang terintegrasi dengan Bus Rapid Transit (BRT). Layanan ini nantinya dapat diakses melalui aplikasi pemesanan online, layaknya ojek daring, dan akan dilengkapi 500 halte khusus yang tersebar di berbagai titik strategis kota.
Angklung bukan hanya angkot baru, melainkan cerminan komitmen Bandung untuk menciptakan kota yang cerdas, ramah lingkungan, dan layak huni. Dengan fasilitas mewah dan teknologi terkini, angkot pintar ini diproyeksikan menjadi primadona baru di jalanan Kota Kembang.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










