bukamata.id – Di balik euforia kemenangan heroik comeback 3-1 Persib Bandung atas tuan rumah Port FC dalam laga perdana Grup B ASEAN Club Championship (ACC) Shopee Cup 2026/2027, terselip sebuah insiden kontroversial yang mencoreng sportivitas lapangan hijau.
Duel sengit yang dihelat di Thammasat Stadium, Bangkok, Kamis malam (8/10/2026), sempat diwarnai ketegangan tatkala wasit asal Malaysia, Nasaruddin Nazmi, terpaksa menghentikan jalannya laga pada menit ke-56.
Penghentian mendadak tersebut bukan tanpa alasan. Pertandingan terpaksa dijeda selama tiga hingga empat menit menyusul protes keras yang dilayangkan oleh bek tangguh Persib, Gabriel Mutombo, kepada sang pengadil lapangan. Pemain berpostur kekar itu dikabarkan melapor setelah menerima lontaran kalimat berbau rasis dari salah satu penggawa klub tuan rumah.
Insiden bermula ketika wasit baru saja mengeluarkan kartu kuning untuk gelandang Maung Bandung, Adam Alis, akibat sebuah pelanggaran. Di tengah situasi yang memanas, Mutombo langsung mendekati wasit Nasaruddin sambil menunjuk ke arah pemain lawan guna melaporkan dugaan pelecehan verbal diskriminatif yang menimpanya.
Seusai pertandingan, winger asing Persib, Luka Menalo, angkat bicara mengenai insiden panas tersebut. Meskipun mengaku tidak mendengar secara langsung kalimat yang dilontarkan pemain Port FC, ia memastikan dukungannya penuh kepada rekan setimnya.
“Gabi mengeluh, salah satu pemain mereka (Port FC) mengucapkan kata rasis padanya. Saya tidak berada di dekatnya, saya tidak mendengarnya, tetapi Gabi adalah teman saya, saya mempercayainya,” ungkap Menalo dalam sesi wawancara.
Pemain asal Kroasia itu juga menegaskan bahwa tindakan diskriminatif dalam bentuk apa pun sudah seharusnya dienyahkan dari dunia sepak bola modern. Ia mendesak pihak berwenang untuk mengusut tuntas masalah ini secara transparan.
“Saya pikir tidak ada tempat untuk hal-hal seperti itu dalam sepak bola, terutama di tahun ini, kita membicarakan hal itu dan saya pikir itu sepenuhnya salah,” tegasnya.
“Mereka ingin hal itu diselidiki dan saya pikir jika itu benar, dan saya percaya Gabi tidak punya alasan untuk berbohong, mereka perlu menghukumnya,” imbuh Menalo.
Sementara itu, juru taktik Persib, Igor Tolic, mengaku tidak memantau secara detail kalimat yang memicu emosi anak asuhnya tersebut di tengah lapangan. Kendati demikian, pelatih asal Kroasia itu langsung mengambil langkah taktis begitu melihat kondisi psikologis Mutombo yang tampak terguncang pasca-insiden.
“Saat kami melanjutkan pertandingan, saya melihat Mutombo gugup. Kemudian saya menariknya keluar, dia sudah mendapat kartu kuning, jadi ada risiko mendapat kartu kedua, jadi saya menariknya dan orang lain menyelesaikan pertandingan,” jelas Tolic.
Akibat kondisi mental yang mulai tertekan dan potensi akumulasi kartu, Tolic akhirnya memutuskan untuk melakukan pergantian krusial pada menit ke-76 dengan memasukkan Thom Haye demi menggantikan posisi Mutombo. Beruntung, tensi tinggi tersebut tidak mengendurkan fokus Maung Bandung, yang pada akhirnya sukses membalikkan keadaan dan mengamankan tiga poin penuh di markas lawan.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News








