bukamata.id – Lini pertahanan Persib Bandung dipastikan bakal semakin kokoh untuk menyongsong kompetisi musim 2026/2027. Manajemen Pangeran Biru secara resmi mengumumkan kedatangan palang pintu tangguh asal Prancis, Gabriel Mutombo (30), pada Senin (29/06/2026).
Pemain dengan postur menjulang hingga 1,91 meter ini bukanlah sosok asing bagi publik sepak bola Jawa Barat. Ironisnya, Mutombo merupakan aktor utama yang sempat menghadirkan mimpi buruk bagi Maung Bandung di panggung antarklub Asia musim lalu.
Pernah Singkirkan Persib di Kancah Asia
Perekrutan ini menyimpan cerita unik yang menarik perhatian. Sebelum sepakat berseragam biru Barat, Mutombo merupakan pilar andalan klub asal Thailand, Ratchaburi FC. Both tim sempat bentrok pada babak 16 besar ajang AFC Champions League Two (ACL 2) 2025/2026.
Dalam laga leg pertama yang digelar 11 Februari 2026, Mutombo sukses membobol gawang yang dikawal Teja Paku Alam, sekaligus mengantar Ratchaburi menang telak 3-0. Ketangguhan Mutombo di sektor belakang akhirnya membuat langkah Persib di kompetisi Asia terhenti dengan kekalahan agregat 1-3. Kini, sang perobek jala resmi berbalik arah untuk berjuang demi kejayaan Persib.
Jebolan Akademi Elite Ligue 1 Prancis
Mutombo datang ke Indonesia dengan modal CV sepak bola yang mentereng hasil didikan sepak bola Eropa.
- 10 Tahun di Lyon: Pemain kelahiran Villeurbanne ini menghabiskan satu dekade masa mudanya dengan menimba ilmu di akademi elite Olympique Lyonnais, sebelum akhirnya hijrah ke tim junior Angers SCO.
- Juara Ligue 2: Pemain berdarah Republik Demokratik Kongo ini sempat merumput untuk klub mapan Prancis seperti US Orléans dan ES Troyes AC. Bersama Troyes, ia sukses mencicipi gelar juara Ligue 2 (kasta kedua Liga Prancis) pada musim 2020-2021.
Kualitas Komplet di Sektor Belakang
Keputusan manajemen Persib mendaratkan bek berkaki dominan kanan ini didasari oleh data statistik yang luar biasa selama ia berkarier di kompetisi Thailand. Mutombo dikenal sebagai tipe ball-playing defender—bek modern yang piawai membangun serangan dari bawah—dengan akurasi operan mencapai angka 89,8.
Berdasarkan catatan performa bersama Ratchaburi FC, ia mengemas rata-rata 4,2 sapuan bola serta 1,2 blok krusial per pertandingan. Kokohnya penjagaan Mutombo tercermin dari efisiensi pertahanan yang tinggi, di mana penyerang lawan secara rata-rata harus melepaskan hingga 7 kali tembakan hanya untuk bisa mencetak satu gol ke area yang ia kawal. Sepanjang musim lalu, Mutombo mengemas 2.835 menit bermain dari 34 laga di semua kompetisi, serta turut menyumbang dua gol.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News








