Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Ilustrasi emas antam

Emas Antam Mendadak Turun Rp15.000, Ini Daftar Harga Terbarunya Lengkap

Jumat, 25 September 2026 12:02 WIB

Solidarity in Harmony Jadi Pesan Keterbukaan dan Solidaritas Warga Bandung

Jumat, 25 September 2026 11:57 WIB

Naik 7 Tingkat! Indonesia Kini Tempati Peringkat 16 Klasemen Medali Asian Games 2026

Jumat, 25 September 2026 10:36 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Emas Antam Mendadak Turun Rp15.000, Ini Daftar Harga Terbarunya Lengkap
  • Solidarity in Harmony Jadi Pesan Keterbukaan dan Solidaritas Warga Bandung
  • Naik 7 Tingkat! Indonesia Kini Tempati Peringkat 16 Klasemen Medali Asian Games 2026
  • Catat Tanggalnya! Puncak HJKB ke-216 Baru Digelar Oktober, Ini Rangkaian Lengkapnya
  • Serasa Ninja Warrior! Trotoar Gasibu Diuji Komunitas Difabel, Desainnya Tuai Kritik Warganet
  • Pintu Transfer Resmi Ditutup, Skuad Persib Bandung Dipastikan Tanpa Wajah Baru
  • Baru Nikah Langsung Dihujat? Fakta di Balik Wedding Kiss Andre Taulany & Amanda Rigby
  • Panduan Lengkap Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Lewat HP Beserta Prosedur Alternatifnya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 25 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Ditinggal NTB dan Yogyakarta, Pendapatan-Belanja Jabar Merosot di Era Dedi Mulyadi

By Aga GustianaRabu, 9 Juli 2025 09:20 WIB3 Mins Read
Dedi Mulyadi
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (Demul). (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Capaian kinerja keuangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat menunjukkan penurunan pada pertengahan tahun 2025. Di bawah kepemimpinan Gubernur Dedi Mulyadi, provinsi dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia itu kini tergeser ke peringkat ketiga dalam realisasi pendapatan dan belanja daerah nasional.

Hal ini disampaikan langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang digelar Senin (7/7/2025) dan disiarkan melalui kanal YouTube resmi Kemendagri. Dalam kesempatan itu, Tito menyebut bahwa Jawa Barat yang sebelumnya konsisten berada di puncak, kini harus mengakui keunggulan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Dulu Jawa Barat nomor satu, sekarang Kang Dedi Mulyadi (KDM) kalah sama Ngarso Dalem Sri Sultan. Dan Pak Lalu Iqbal dari NTB sekarang di atas Jawa Barat,” ungkap Tito dikutip Rabu (9/7/2025).

Berdasarkan data Kementerian Dalam Negeri, Jawa Barat mencatatkan realisasi pendapatan sebesar 44,72 persen dan belanja 38,79 persen per Juni 2025. Angka ini masih tergolong tinggi, namun tak mampu mempertahankan posisi teratas yang sebelumnya menjadi langganan Jabar dalam pengelolaan anggaran.

Baca Juga:  Kata Dedi Mulyadi Soal Polemik Penjualan Gas LPG 3 Kg: Seharusnya...

Sebagai perbandingan, Yogyakarta kini memimpin nasional dengan pendapatan 57,43 persen dan serapan belanja mencapai 41,92 persen. Sementara NTB berhasil menyalip Jabar di posisi kedua, dengan pendapatan 46,26 persen dan belanja 38,99 persen.

“NTB, Pak Lalu Iqbal. Terima kasih, Pak. Bapak hebat, Pak,” ujar Tito saat memuji Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal.

Baca Juga:  Sekda Jabar Sebut Data yang Akurat Akan Hasilkan Kebijakan yang Tepat Sasaran

Mendagri menilai bahwa capaian NTB sangat impresif mengingat provinsi tersebut sedang menghadapi tantangan ekonomi akibat penundaan ekspor tambang di wilayah Sumbawa. Tito menyebut keberhasilan ini merupakan hasil kerja kolektif dari tim Pemerintah Provinsi NTB, mulai dari Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Dispenda, hingga seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Selain Jabar, provinsi lain yang masuk dalam 10 besar nasional untuk realisasi pendapatan dan belanja adalah:

  • Kepulauan Riau (Pendapatan: 39,48% | Belanja: 38,25%)
  • Jawa Timur (48,59% | 37,71%)
  • Lampung (39,94% | 37,70%)
  • Jawa Tengah (45,68% | 37,48%)
  • Sumatera Barat (47,59% | 37,48%)
  • Gorontalo (43,81% | 37,20%)
  • Banten (39,91% | 34,94%)

Dalam forum yang sama, apresiasi terhadap NTB juga datang dari Menteri PPN/Kepala Bappenas, Rahmat Pambudy. Ia mengakui belum sempat mengunjungi NTB secara langsung, namun laporan dari Wakil Menteri Bappenas menyatakan kondisi provinsi tersebut sangat kondusif dan progresif.

Baca Juga:  Kebijakan Dedi Mulyadi Soal Larangan Study Tour Berpotensi Picu Gelombang PHK

“Saya minta maaf Bapak Gubernur Lalu Muhammad Iqbal, belum sempat ke tempat Bapak. Namun, kami sudah mendapat laporan dari Wakil Menteri Bappenas. Rupanya beliau ini rekan Pak Dubes Lalu Muhammad Iqbal. Insyaallah saya akan sempatkan datang ke NTB,” ujar Rahmat.

Penurunan performa Jabar dalam aspek pendapatan dan belanja menjadi catatan penting di bawah kepemimpinan Dedi Mulyadi. Tantangan ke depan adalah mengembalikan posisi Jawa Barat sebagai provinsi dengan tata kelola anggaran terbaik secara nasional.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi jawa barat Kemendagri Tito Karnavian
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Solidarity in Harmony Jadi Pesan Keterbukaan dan Solidaritas Warga Bandung

Catat Tanggalnya! Puncak HJKB ke-216 Baru Digelar Oktober, Ini Rangkaian Lengkapnya

Serasa Ninja Warrior! Trotoar Gasibu Diuji Komunitas Difabel, Desainnya Tuai Kritik Warganet

15 Ribu Warga Bandung Alami Kenaikan Desil? Dinsos Buka Jalur Sanggah, Cek Caranya

3 Reformasi JKN Mulai Diuji Coba di Bandung, Layanan Kesehatan Bakal Berubah?

HUT Bandung ke-216, Naik Bandros dan TMB Cuma Rp216 Selama 3 Hari! Ini Jadwalnya

Terpopuler
  • Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • 118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?
  • Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership
  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
    Bursa Pilgub Jabar: Nama Purbaya Yudhi Sadewa Mulai Diperhitungkan, Parpol Pilih Wait and See
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.