Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Wagub Jabar Imbau Bobotoh Tak Konvoi Berlebihan Jika Persib Juara Piala Presiden 2026

Rabu, 5 Agustus 2026 16:24 WIB

SIG Luncurkan Kembali Semen Kujang, Gandeng Persib Bandung Lewat Kerja Sama Tiga Tahun

Rabu, 5 Agustus 2026 16:11 WIB

Satpol PP Ungkap Pelaku Penebangan 10 Pohon di Jalan Riau, Ternyata Subkontraktor Taman

Rabu, 5 Agustus 2026 16:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Wagub Jabar Imbau Bobotoh Tak Konvoi Berlebihan Jika Persib Juara Piala Presiden 2026
  • SIG Luncurkan Kembali Semen Kujang, Gandeng Persib Bandung Lewat Kerja Sama Tiga Tahun
  • Satpol PP Ungkap Pelaku Penebangan 10 Pohon di Jalan Riau, Ternyata Subkontraktor Taman
  • Bangunan Six Nine Padel Tetap Beroperasi, Satpol PP Tegaskan yang Disegel Hanya Videotron Tak Berizin
  • Laga Hidup Mati Timnas Indonesia Kontra Singapura: Skenario Penentuan Tiket Semifinal Piala AFF 2026
  • Debut Singkat! Mariano Peralta Siap Jadi Senjata Persib di Final Piala Presiden 2026
  • Videotron Six Nine Padel di Jalan Riau Disegel, Satpol PP: Izin Reklame Belum Terbit
  • Kasus Penebangan Pohon di Jalan Riau Masuk Ranah Pidana, Polrestabes Bandung Dalami Unsur Perusakan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 5 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Gaya Blusukan Dedi Mulyadi Efektifkah? Pengamat Soroti Kebijakan Cepat yang Berujung Kurang Optimal

By Aga GustianaSabtu, 12 April 2025 12:00 WIB2 Mins Read
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (tengah). Foto: Instagram @dedimulyadi71.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dikenal sebagai sosok pemimpin yang aktif turun langsung ke tengah masyarakat untuk menyerap aspirasi dan merespons permasalahan di lapangan. Meski pendekatan ini kerap diapresiasi publik, beberapa kebijakan yang diambil secara cepat dinilai membawa konsekuensi yang kurang efektif.

Pengamat kebijakan publik dari Universitas Katolik Parahyangan (Unpar), Kristian Widya Wicaksono, mengungkapkan bahwa gaya kepemimpinan yang responsif memang penting, tetapi perlu dibarengi dengan pendekatan yang lebih strategis dan terstruktur.

“Beberapa kasus menunjukkan bahwa pengambilan keputusan yang terburu-buru bisa menimbulkan masalah baru di lapangan. Contohnya, antrian panjang di Samsat akibat kebijakan pemutihan pajak, jembatan Bailey di Karawang yang kembali amblas karena pengerjaan kilat, hingga distribusi bantuan Idulfitri untuk sopir angkot di Bogor yang tak sesuai janji awal,” jelas Kristian, Sabtu (12/4/2025).

Namun demikian, ia menegaskan bahwa tantangan-tantangan ini tidak seharusnya membuat pemimpin seperti Dedi berhenti melakukan pendekatan langsung ke masyarakat. Sebaliknya, ini menjadi peluang untuk meningkatkan kualitas pengambilan keputusan melalui pendekatan yang lebih menyeluruh.

Kristian merujuk pada sebuah artikel dari IBM Center for the Business of Government yang terbit pada 7 April lalu. Artikel tersebut menggarisbawahi pentingnya mengintegrasikan empat pola pikir dalam kepemimpinan sektor publik, yaitu expert thinking (pemikiran ahli), critical thinking (pemikiran kritis), strategic thinking (pemikiran strategis), dan system thinking (pemikiran sistem).

“Penerapan keempat pola pikir ini dapat menjadi kerangka kerja bagi kepala daerah di seluruh Indonesia untuk menciptakan inovasi dalam tata kelola pemerintahan,” kata Kristian.

Ia menambahkan, integrasi pola pikir tersebut tidak hanya meningkatkan efisiensi birokrasi, tetapi juga memperkuat koneksi antara kebijakan dan kebutuhan riil masyarakat.

Dengan tantangan yang semakin kompleks di era modern, para pemimpin daerah diharapkan mampu menggabungkan interaksi langsung dengan masyarakat dan pendekatan berpikir strategis demi menciptakan kebijakan yang lebih efektif dan berdampak nyata.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi gubernur jawa barat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Satpol PP Ungkap Pelaku Penebangan 10 Pohon di Jalan Riau, Ternyata Subkontraktor Taman

Bangunan Six Nine Padel Tetap Beroperasi, Satpol PP Tegaskan yang Disegel Hanya Videotron Tak Berizin

Videotron Six Nine Padel di Jalan Riau Disegel, Satpol PP: Izin Reklame Belum Terbit

Kasus Penebangan Pohon di Jalan Riau Masuk Ranah Pidana, Polrestabes Bandung Dalami Unsur Perusakan

BOCOR KE PUBLIK! Parodi Pedas dan Rekaman Kamera Raksasa Dedi Mulyadi Meledak di Medsos!

Aksi Nekat di Andir Bandung, Bendera Merah Putih Dibakar, Pelaku Masih Diburu Polisi

Terpopuler
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • FOTO: Dedikasi Tanpa Batas Tim Medis Mengawal Keselamatan Laga Piala Presiden 2026
  • Pengelola Harian SixNine Buka Suara soal Dugaan Penebangan Pohon di Jalan Riau: Kami Hanya Jalankan Operasional
  • Cara Nonton Link Live Streaming Persib vs Tampines Rovers Malam Ini di Piala Presiden 2026
  • Gebrakan atau Kontroversi? Polemik Hadiah Tangkap Begal ala Dedi Mulyadi di Tengah Resah Warga Jabar
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.