Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Banjir Hadiah Akhir Pekan! Daftar Kode Redeem FF 23 Agustus 2026 dan Cara Klaimnya

Minggu, 23 Agustus 2026 06:00 WIB
Begini cara dapat saldo DANA gratis, awas hati-hati kena tipu.

Klaim Saldo DANA Gratis Hingga Ratusan Ribu Rupiah Hari Ini, 23 Agustus 2026!

Minggu, 23 Agustus 2026 03:00 WIB
Game Free Fire

Klaim Skin & Diamond Gratis! Kode Redeem FF Terbaru 23 Agustus 2026 yang Masih Aktif

Minggu, 23 Agustus 2026 01:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Banjir Hadiah Akhir Pekan! Daftar Kode Redeem FF 23 Agustus 2026 dan Cara Klaimnya
  • Klaim Saldo DANA Gratis Hingga Ratusan Ribu Rupiah Hari Ini, 23 Agustus 2026!
  • Klaim Skin & Diamond Gratis! Kode Redeem FF Terbaru 23 Agustus 2026 yang Masih Aktif
  • Bongkar Kasus Argopuro: Bahaya Fatal Mandi Sabun di Sungai Qolbu yang Bikin Netizen Murka!
  • Turun Langsung ke Lokasi Karhutla Kalbar, Presiden Prabowo Perintahkan Mobilisasi 1.500 Pasukan dan Helikopter Boom
  • Rumor Transfer Mepet: Persib dan Persija Kompak Berburu Kiper Asal Eropa
  • Kejutan Buat Nasabah dan Bobotoh: bank bjb Sediakan 1.500 Kuota Early Access Jersey Persib Musim Baru
  • Mengenang 50 Tahun Kebersamaan, Alumni ITB 76 Unjuk Budaya Lokal Lewat Karnaval Sisingaan di Bandung
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 23 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Terungkap! Dokter Residen RSHS Diduga Gunakan Modus Serupa ke Korban Lain

By SusanaRabu, 16 April 2025 16:00 WIB2 Mins Read
Tersangka kasus kekerasan seksual terhadap keluarga korban di RSHS Bandung. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dokter residen anestesi, Priguna Anugerah Pratama (PAP), yang ditetapkan sebagai tersangka kasus pelecehan seksual terhadap FH (21), kini diduga melakukan tindakan serupa terhadap dua korban lainnya di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Polda Jawa Barat mengungkap bahwa kedua korban tambahan tersebut mengaku mengalami pelecehan dengan modus yang sama. Mereka melapor setelah kasus yang menimpa FH mencuat ke publik dan menjadi perhatian luas.

“Dua korban lain melapor melalui hotline pengaduan milik RSHS setelah kasus pertama ramai diberitakan,” ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jabar, Kombes Pol. Surawan, Senin (14/4/2025).

Baca Juga: Farhat Abbas Nilai Klaim Lisa Mariana Sengaja Didesain untuk Jatuhkan Ridwan Kamil

Baca Juga:  Proyek Rp29 Miliar Bermasalah, Dua Pejabat Kuningan Resmi Ditahan

Kedua korban merupakan pasien berusia 21 dan 31 tahun. Mereka melaporkan PAP, yang diketahui merupakan peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, atas dugaan pelecehan seksual yang dilakukan saat berpura-pura melakukan pemeriksaan medis.

Menurut Surawan, penyelidikan menunjukkan tindakan medis tersebut dilakukan tanpa izin dari pihak rumah sakit.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Minta Polri Terus Berbenah, Jangan Cepat Puas dengan Tingkat Kepuasan Publik

“Tidak ada izin dari RSHS untuk tindakan yang dilakukan tersangka, khususnya di lantai 7 Gedung MCHC,” jelasnya.

Baca Juga: Polisi Tangkap Dokter Kandungan yang Diduga Lecehkan Pasien di Garut

Meski begitu, PAP dalam keterangannya kepada polisi mengaku baru sekali melakukan tindakan asusila, yaitu kepada FH, yang saat itu tengah mendampingi ayahnya dirawat di RSHS.

Namun, pihak kepolisian menyatakan masih mendalami pengakuan tersangka dan terus mengembangkan kasus ini.

Baca Juga:  Terungkap! Pengakuan Mengejutkan Taufik Hidayat Usai Ditangkap Polisi

“Keterangan tersangka baru menyebut satu korban, tetapi kami masih terus melakukan penyelidikan terhadap laporan dua korban lainnya,” tambah Surawan.

Baca Juga: Viral Kasus Pelecehan di Garut, Dokter Kandungan Diduga Alumni Kedokteran Unpad

Polda Jabar juga telah membuka posko layanan pengaduan sebagai ruang bagi masyarakat atau korban lain yang mungkin mengalami perlakuan serupa namun belum melapor.

“Kami membuka layanan pengaduan agar korban lain bisa melapor, terutama jika kasusnya terjadi dalam waktu yang berbeda,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dokter pelecehan Polda Jabar RSHS Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Turun Langsung ke Lokasi Karhutla Kalbar, Presiden Prabowo Perintahkan Mobilisasi 1.500 Pasukan dan Helikopter Boom

Mengenang 50 Tahun Kebersamaan, Alumni ITB 76 Unjuk Budaya Lokal Lewat Karnaval Sisingaan di Bandung

Viral Pengakuan Wisatawan Talaga Bodas Garut, Kena Pungli Berdalih Uang Ojek ‘Saredona’

Ke Luar Negeri Gercep, Bencana NTT Malah ‘Direncanakan’? Beda Gaya Prabowo vs SBY Bikin Netizen Amuk!

Viral! Keberanian Dua Bocah Palangka Raya Duel Mulut dan Ungkap Terduga Pembakar Lahan

Aksi Pemotor Piting dan Hajar Pemobil Gara-gara Suara Klakson, Polisi Buru Pelaku

Terpopuler
  • Deretan Kode Redeem FF 19 Agustus 2026: Amankan Evolution Stone dan Skin Spesial Kemerdekaan!
  • Garena Free Fire
    Kode Redeem FF Terbaru 21 Agustus 2026: Serbu Evolution Stone dan Skin Senjata Gratis!
  • Mengenang 50 Tahun Kebersamaan, Alumni ITB 76 Unjuk Budaya Lokal Lewat Karnaval Sisingaan di Bandung
  • Menembus Angka 75,90: Menguji Rekor IPM Jawa Barat di Tengah Bayang Ketimpangan
  • Jabar Masih Dibelit Masalah, Kehadiran Dedi Mulyadi di NTT Dinilai Tak Urgent
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.