Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

10 Kedai Rujak Paling Unik di Bandung yang Wajib Masuk Daftar Kulineran

Selasa, 20 Oktober 2026 16:08 WIB

Jadwal & Rekor Pertemuan Madura United vs Persib: Maung Bandung Dominan!

Selasa, 20 Oktober 2026 15:56 WIB

Rifky Yafianda Sumbang Emas, Indonesia Koleksi 10 Medali di Asian Para Games 2026

Selasa, 20 Oktober 2026 15:34 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • 10 Kedai Rujak Paling Unik di Bandung yang Wajib Masuk Daftar Kulineran
  • Jadwal & Rekor Pertemuan Madura United vs Persib: Maung Bandung Dominan!
  • Rifky Yafianda Sumbang Emas, Indonesia Koleksi 10 Medali di Asian Para Games 2026
  • Kabar Kim Jong-un Meninggal Viral, Benarkah Pemimpin Korea Utara Telah Tiada?
  • 3.248 Personel Gabungan Amankan Demo Bandung, Ini Titik Pengamanan Polisi
  • Igor Tolic Ingin Marc Klok Bertahan, Sang Kapten Tunggu Kabar Baik Persib
  • Dulu Sinetron, Sekarang Layar Lebar Hollywood! Perkembangan Agnez Mo Bikin Syok
  • Langgar 115 Aturan Finansial, Manchester City Berpotensi Terdepak dari Liga Inggris!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 20 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Berkah di Balik Viral, Patung Macan Putih Kediri Kini Bawa Manfaat untuk Warga

By SusanaRabu, 7 Januari 2026 13:20 WIB3 Mins Read
Viral patung macan putih di Kediri. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Desa Balungjeruk, Kecamatan Kunjang, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, mendadak menjadi sorotan publik setelah patung macan putih di desa tersebut viral karena bentuknya yang dianggap “aneh” dan nyentrik.

Patung yang dibuat oleh pematung lokal, Suwarni, ini langsung memicu perbincangan hangat di media sosial. Banyak warganet menilai bentuknya mirip kuda nil, bukan macan putih sebagaimana seharusnya.

Meski awalnya menuai cibiran, justru keunikan inilah yang membuat patung ini ramai diperbincangkan.

Menurut pakar media sosial, fenomena seperti ini adalah contoh klasik dari viral capitalism, di mana kontroversi menjadi magnet perhatian. Hujatan dan komentar negatif berubah menjadi atensi yang mendorong traffic, yang akhirnya memunculkan peluang ekonomi bagi warga setempat.

“Kalau patungnya dibuat normal dan gagah seperti standar biasa, mungkin hanya dilewati orang. Tapi karena bentuknya ‘aneh’, orang datang, berbicara, bahkan memotretnya untuk media sosial,” ujar seorang analis media sosial.

Komentar Warganet Banjiri Media Sosial

Fenomena patung ini langsung menjadi bahan perdebatan di media sosial, terutama Instagram dan TikTok. Beberapa komentar menarik dikutip dari akun Instagram @opiniid, Rabu (7/1/2026):

  • “@vik***: Sedikit lebih beda lebih baik dari pada sedikit lebih baik.”
  • “@ali***: Justru di situ letak seninya.”
  • “@han***: Pematungnya hebat. Agar tidak menyerupai ciptaan Tuhan, dibuatkan kreasi seperti ini.”
  • “@lam***: Karena dia nggak pakai uang negara, maka diterima masyarakat. Coba kalau pakai anggaran 3,5 miliar, beda pasti ceritanya.”

Komentar-komentar ini menunjukkan bagaimana kontroversi dan keunikan bisa menjadi daya tarik yang kuat, bahkan untuk hal-hal yang awalnya dianggap “aneh” atau tidak lazim.

Patung Ditawar Rp 180 Juta, Pematung Pilih Tolak

Selain viral di media sosial, patung macan putih ini juga menarik perhatian kolektor dan penikmat seni. Suwarni mengungkapkan bahwa patungnya sempat ditawar Rp 180 juta oleh seorang warga asal Bali.

“Sempat ada yang menawar sampai Rp 180 juta, katanya orang Bali, tapi saya tolak,” kata Suwarni.

Suwarni sendiri dikenal sebagai pematung berbagai hewan dan sudah lama menekuni bidang seni pahat. Ia mengaku tidak menyangka patung yang awalnya hanya untuk hiasan desa bisa menjadi fenomena nasional.

Wisata Dadakan, Ekonomi Warga Melonjak

Sejak viral, Desa Balungjeruk ramai dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah. Pengunjung tidak hanya penasaran ingin melihat patung, tetapi juga berbelanja makanan, minuman, mainan anak, hingga parkir.

Kawasan sekitar patung kini menjadi pusat UMKM dadakan, dengan pedagang lokal dan luar desa memanfaatkan momentum ini.

Kepala Desa Balungjeruk, Safi’i, menyambut positif fenomena ini. Menurutnya, patung ini bukan hanya menyedot perhatian wisatawan, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi lokal.

“Harapan ke depan, patung ini terus bisa memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama untuk peningkatan kesejahteraan warga dan pelaku UMKM,” ujar Safi’i.

Fenomena Viral dan Pelajaran Seni Kreatif

Fenomena patung macan putih di Kediri ini menjadi pelajaran penting bagi dunia seni dan kreativitas. Kreativitas yang “tidak biasa” sering kali menjadi magnet publik.

Di era media sosial, keunikan dan kontroversi bisa lebih bernilai daripada kesempurnaan konvensional, karena menarik perhatian dan memicu interaksi yang luas.

Fenomena ini juga menunjukkan bagaimana masyarakat Indonesia kini semakin responsif terhadap seni publik yang memancing diskusi. Patung yang semula dicibir, kini menjadi ikon lokal, destinasi wisata dadakan, sekaligus peluang ekonomi baru.

Bagi Suwarni dan warga Desa Balungjeruk, patung macan putih bukan sekadar karya seni. Ia menjadi simbol kreativitas, keberanian berekspresi, dan kekuatan viral media sosial yang membawa dampak nyata bagi kehidupan masyarakat sekitar.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kabar Kim Jong-un Meninggal Viral, Benarkah Pemimpin Korea Utara Telah Tiada?

3.248 Personel Gabungan Amankan Demo Bandung, Ini Titik Pengamanan Polisi

Demo Jakarta

Siap-siap Macet! Ini Titik Demonstrasi Jakarta 20 Oktober dan Jalur Pintasnya

Ribuan Mahasiswa Demo di Bandung Hari Ini, Jalan Asia Afrika dan DPRD Jabar Jadi Sasaran

Sama-Sama Tercekik Biaya Hidup! Warga Prancis Berani Runtuhkan Kota, Rakyat RI Cuma Sibuk Mode Bertahan?

Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga

Terpopuler
  • Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!
  • Dedi Mulyadi Marah Ditagih Jalan Rusak, Pengamat: Batas Wewenang Bukan Alasan!
  • Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga
  • 100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?
  • Balita 3 Tahun di Bandung Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Kandung, Kuasa Hukum Minta Penanganan Kasus Dipercepat
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.