Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Hanya Ada di Indonesia! Jalan Menuju Sekolah yang Juga Jadi Landasan Pacu Pesawat Aktif!

Sabtu, 21 Februari 2026 18:59 WIB

Ini Jadwal Buka Puasa Hari Ketiga Ramadan 2026 untuk Berbagai Kota di Indonesia

Sabtu, 21 Februari 2026 17:34 WIB

Ramai Dicari! Link Video The Connell Twins Kembali Diburu, Ternyata Ini Fakta di Baliknya

Sabtu, 21 Februari 2026 17:26 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Hanya Ada di Indonesia! Jalan Menuju Sekolah yang Juga Jadi Landasan Pacu Pesawat Aktif!
  • Ini Jadwal Buka Puasa Hari Ketiga Ramadan 2026 untuk Berbagai Kota di Indonesia
  • Ramai Dicari! Link Video The Connell Twins Kembali Diburu, Ternyata Ini Fakta di Baliknya
  • Sejarah Baru! BLACKPINK Jadi Musisi Pertama Dunia Tembus 100 Juta Subscriber YouTube
  • Cek Jadwal Buka Puasa Bandung Raya Hari Ini, Sabtu 21 Februari 2026
  • Link Video Teh Pucuk 17 Menit Tanpa Sensor Bikin Geger, Waspada Jebakan Mengintai!
  • Misi Amankan Takhta: Prediksi Duel Panas Persib Bandung vs Persita Tangerang di GBLA
  • Nasib Terbaru Panji Gumilang: Vonis Disunat Jadi 9 Bulan dan Kini Berstatus Tahanan Kota
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 22 Februari 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Berkat Film Walid, Skandal Pelecehan Seksual di Pesantren Lombok Terungkap

By SusanaJumat, 25 April 2025 14:45 WIB2 Mins Read
Pencabulan
Kasus Pelecehan seksual. Foto: ilustrasi/Freepik)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kasus dugaan pelecehan seksual kembali mencuat dari lingkungan pondok pesantren, kali ini terjadi di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB). Seorang ketua yayasan pondok pesantren diduga menjadi pelaku dalam kasus yang mengejutkan ini.

Pengungkapan kasus tersebut terjadi berkat keberanian para korban yang terinspirasi dari film asal Malaysia berjudul Walid.

Film tersebut mengangkat kisah kelam di lingkungan pesantren yang ternyata memiliki kesamaan dengan pengalaman para korban, sehingga mendorong mereka untuk melaporkan kejadian yang mereka alami kepada pihak berwajib.

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram, Joko Jumadi, membenarkan adanya laporan dugaan pelecehan seksual yang dialami oleh para santri.

Baca Juga:  Polisi Tetapkan Dokter Kandungan Tersangka Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di Garut

Hingga saat ini, jumlah korban yang teridentifikasi mencapai 20 orang.

“Dugaan pelecehan seksual ini terjadi di salah satu pondok pesantren di Lombok Barat. Berdasarkan laporan yang kami terima, sebanyak 20 santri menjadi korban, dan pelaku diduga adalah ketua yayasan pondok pesantren tersebut,” ujar Joko, dikutip dari keterangan resminya, Jumat (25/4/2025).

Baca Juga:  Darurat Kekerasan Seksual Anak di Cianjur: 17 Kasus dalam 4 Bulan

Ia menjelaskan bahwa proses pelaporan terus berkembang. “Pada Rabu lalu, tiga korban pertama mengajukan laporan. Hari berikutnya bertambah satu orang, dan hari ini kami menerima informasi akan ada tiga korban lagi yang siap memberikan keterangan kepada pihak kepolisian,” tambahnya.

Terduga pelaku berinisial AF (60), merupakan warga Lombok Barat yang diketahui menjabat sebagai ketua yayasan dari pondok pesantren tempat kejadian berlangsung. Beberapa korban diketahui merupakan alumni pondok tersebut.

Baca Juga:  Aksi Cabul Oknum Dokter Kandungan di Garut Terjadi Tahun 2024, Korban Belum Melapor

Joko juga menyoroti peran besar film Walid dalam membangkitkan keberanian para korban untuk bersuara dan mengungkap pengalaman traumatis mereka.

“Film tersebut menjadi pemantik keberanian para korban. Mereka melihat cerita yang mirip dengan pengalaman pribadi di pesantren, dan dari situlah muncul keberanian untuk berbicara,” tandasnya.

Pihak berwenang kini tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap kebenaran dan memberikan perlindungan serta pendampingan kepada para korban.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Film Walid Lombok pelecehan seksual Pesantren
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Panji Gumilang

Nasib Terbaru Panji Gumilang: Vonis Disunat Jadi 9 Bulan dan Kini Berstatus Tahanan Kota

Kronologi Lengkap Pelajar 14 Tahun di Tual Tewas Usai Dihantam Helm Oknum Brimob

Cita-cita Jadi Kiai Kandas Tragis, Bocah 12 Tahun di Sukabumi Pergi dengan Luka Misterius

Hasil Autopsi Ungkap Dugaan Penganiayaan Bocah di Sukabumi oleh Ibu Tiri, Polisi Temukan Luka Bakar Tak Wajar

Warga Jabar Siap-siap! Mudik Gratis Lebaran 2026 Dibuka: Kuota 3.040 Tiket, Ini Cara Daftarnya

PPPK

ASN Wajib Tahu! Prediksi Tanggal Cair Gaji ke-14 Tahun 2026

Terpopuler
  • Apa Isi Video Teh Pucuk 17 Menit? Link No Sensor Bikin Penasaran
  • Viral No Sensor Video Teh Pucuk Durasi Panjang 17 Menit, Cek Faktanya!
  • Link Video Teh Pucuk 17 Menit vs 1 Menit 50 Detik: Benarkah Ada Dua Versi atau Sekadar Jebakan?
  • Viral! Link Video Teh Pucuk 17 Menit No Sensor, Nonton Full Dimana?
  • No Sensor? Link Video Teh Pucuk 17 Menit Viral, Simak Klarifikasinya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.