Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Dari Roti Jadul hingga Satai Berbumbu Oncom, Ini 5 Kuliner Unik di Cianjur

Sabtu, 17 Oktober 2026 06:00 WIB
bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

BSU Rp900 Ribu untuk Pekerja Kembali Jadi Sorotan, Ini Syarat yang Perlu Diketahui

Sabtu, 17 Oktober 2026 05:00 WIB

Berburu Kuliner di Sukabumi, Ini 5 Tempat Makan yang Bisa Jadi Pilihan Bareng Keluarga

Sabtu, 17 Oktober 2026 04:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Dari Roti Jadul hingga Satai Berbumbu Oncom, Ini 5 Kuliner Unik di Cianjur
  • BSU Rp900 Ribu untuk Pekerja Kembali Jadi Sorotan, Ini Syarat yang Perlu Diketahui
  • Berburu Kuliner di Sukabumi, Ini 5 Tempat Makan yang Bisa Jadi Pilihan Bareng Keluarga
  • Nama Pernah Terdaftar sebagai Penerima Bansos? Cek Lagi Status PKH dan BPNT Oktober 2026
  • 7 Sport Center di Bandung dengan Fasilitas Lengkap, Ada Kolam Renang hingga Padel
  • Menunggu BLT Kesra Rp900 Ribu? Ini Fakta Terbaru dan Link Cek Bansos Kemensos
  • 100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?
  • Target 4 Perunggu Asian Para Games 2026, Indonesia Awali Perjuangan dengan Dua Kemenangan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 17 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Darurat Kekerasan Seksual Anak di Cianjur: 17 Kasus dalam 4 Bulan

By Aga GustianaMinggu, 20 April 2025 20:51 WIB2 Mins Read
Pelecehan Seksual
Kasus pelecehan seksual. Foto: ilustrasi/Shutterstock/Peter Leee
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kabupaten Cianjur tengah menghadapi situasi darurat kekerasan seksual terhadap anak. Dalam kurun waktu empat bulan terakhir, sebanyak 17 kasus pencabulan dan pemerkosaan tengah ditangani oleh Polres Cianjur.

Kasatreskrim Polres Cianjur, AKP Tono Listianto, mengungkapkan bahwa dari total laporan tersebut, 11 merupakan kasus persetubuhan atau pemerkosaan, sementara 6 lainnya adalah kasus pencabulan anak. Yang mengkhawatirkan, sebagian besar pelaku merupakan orang dekat atau kenalan korban.

“Angka ini cukup tinggi untuk periode empat bulan, dan menunjukkan perlunya langkah antisipasi bersama oleh pemerintah daerah dan masyarakat,” ujar Tono, Minggu (20/4/2025), dikutip dari Antara.

Berdasarkan data Polres Cianjur, sepanjang tahun 2024, total 77 kasus kekerasan seksual terhadap anak telah ditangani. Rinciannya: 60 kasus persetubuhan, 15 pencabulan, dan 2 kasus pemerkosaan. Pola yang sama terlihat—pelaku dan korban sering kali saling mengenal.

Baca Juga:  Anggaran Belum Siap, Pilkades Serentak 2026 di Cianjur Terpaksa Diundur

Salah satu kasus yang paling menghebohkan terjadi di Kecamatan Ciranjang, di mana seorang ayah kandung tega menyetubuhi anaknya yang masih duduk di bangku SMP. Kasus ini memperlihatkan betapa rapuhnya perlindungan anak dalam lingkungan rumah sekalipun.

Baca Juga:  Berkat Film Walid, Skandal Pelecehan Seksual di Pesantren Lombok Terungkap

Untuk membantu para korban, pihak kepolisian telah memberikan pendampingan psikologis guna mengatasi trauma yang mereka alami.

“Kami ingin korban bisa kembali menjalani hidup dengan normal, mewujudkan cita-cita mereka tanpa dibayangi trauma,” ujar Tono.

Aktivis perlindungan perempuan dan anak di Cianjur, Tika Latifah, menyebut situasi ini sebagai kondisi darurat. Ia mendorong pemerintah daerah untuk lebih aktif dalam upaya pencegahan dengan mendirikan posko laporan kekerasan di tingkat RT/RW.

Baca Juga:  Gunung Padang Siap Dipugar, Misteri Peradaban Tua di Indonesia Segera Terungkap

“Sebagian besar korban masih takut melapor karena stigma dan ancaman dari pelaku. Edukasi publik sangat penting agar korban berani bicara,” tegas Tika.

Menurutnya, pembatasan pergaulan bahkan dengan orang terdekat juga perlu menjadi perhatian. Selain itu, sosialisasi rutin di sekolah, lingkungan, dan keluarga wajib digalakkan untuk menciptakan lingkungan yang aman bagi anak.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

cianjur pelecehan seksual
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

BSU Rp900 Ribu untuk Pekerja Kembali Jadi Sorotan, Ini Syarat yang Perlu Diketahui

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Nama Pernah Terdaftar sebagai Penerima Bansos? Cek Lagi Status PKH dan BPNT Oktober 2026

Bansos

Menunggu BLT Kesra Rp900 Ribu? Ini Fakta Terbaru dan Link Cek Bansos Kemensos

IHSG Terjun ke Level 5.185, Kapolri Perintahkan Bareskrim Selidiki Dugaan Pidana

Tragedi Kebakaran Bromo! 4 Orang Tewas, Petugas TNBTS dan Relawan Terjebak Kobaran Api

Ilustrasi korupsi

Dana Bencana Rp148 Miliar Diduga Dikorupsi, Adik Eks Kepala BNPB Jadi Tersangka

Terpopuler
  • Humas Era Digital Tak Cukup Viral! Mahasiswa UIN Bandung Dibekali Strategi Algoritma hingga Etika
  • Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!
  • Viral! Dana Donasi Pak Santoso Tercatat Rp14,3 Juta, Disebut Hanya Terima Rp600 Ribu
  • Kontroversi Jalan Diponegoro Bandung: Demi Ruang Publik atau Menabrak Tata Ruang?
  • Siap-siap Cair! Panduan Cek Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 Oktober-Desember 2026 Pakai NIK KTP
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.