Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bukan Sekali! Jejak Insiden Mobil Travel di Tol Cipularang hingga Pasteur Bandung Kembali Disorot

Minggu, 19 April 2026 19:03 WIB

Run For Humanity 2026 Bandung: 2.750 Pelari Padukan Gaya Hidup Sehat dan Aksi Kemanusiaan

Minggu, 19 April 2026 18:29 WIB

Jadwal Lengkap Piala Thomas dan Uber 2026, Indonesia Hadapi Thailand dan Taiwan

Minggu, 19 April 2026 18:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bukan Sekali! Jejak Insiden Mobil Travel di Tol Cipularang hingga Pasteur Bandung Kembali Disorot
  • Run For Humanity 2026 Bandung: 2.750 Pelari Padukan Gaya Hidup Sehat dan Aksi Kemanusiaan
  • Jadwal Lengkap Piala Thomas dan Uber 2026, Indonesia Hadapi Thailand dan Taiwan
  • Link Video Syakirah 16 Part Viral, Netizen Ramai Cari di Telegram dan TikTok
  • Shock Transfer! Persib Incar Striker 62 Gol, Ini Dampaknya ke Skuad
  • Siapa Bu Atun? Guru SMAN 1 Purwakarta yang Viral Dilejek Siswa, Ternyata Punya Jasa Luar Biasa di Luar Sekolah!
  • Viral! Ronald Sinaga Sebut Bupati Purwakarta ‘Agak Laen’ Usai Kasus Pengeroyokan Hajatan Warga
  • Link Video Telegram ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Asli? Ini Fakta Mengejutkannya!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 19 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Besok, KPID Jabar Umumkan Calon Pemenang Anugerah Penyiaran ke-17

By Putra JuangSelasa, 10 September 2024 16:35 WIB2 Mins Read
Pers Conference Anugerah Penyiaran KPID Jawa Barat 2024. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Barat mengumumkan calon pemenang anugerah penyiaran ke-17 setelah melalui penilaian dan sidang maraton para dewan juri.

Total anugerah diberikan kepada 30 kategori, mulai dari program jurnalistik, hiburan, religi hingga lembaga penyiaran kolaboratif serta pemerintah daerah peduli penyiaran.

Ketua KPID Jabar, Adiyana Slamet mengatakan, anugerah penyiaran ini digelar sebagai bentuk apresiasi kepada berbagai pihak dalam rangka mewujudkan penyiaran yang sehat dan berkeadilan.

Selain itu, acara ini juga sebagai motivasi lembaga penyiaran dan konten kreator untuk menciptakan konten yang berkualitas.

Baca Juga:  Anugerah Penyiaran KPID Jabar ke-17 Usung Tema Penyiaran Berkeadilan

“Anugerah penyiaran kali ini juga sekaligus sebagai konsolidasi internal lembaga penyiaran untuk memperjuangkan penyiaran berkeadilan,” ucap Adiyana saat pers conference Anugerah Penyiaran KPID Jawa Barat 2024 di Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (10/9/2024).

“Jangan sampai lembaga penyiaran yang menggunakan frekuensi publik diatur sedemikian rupa, tapi ada lembaga penyiaran lain yang dibiarkan tanpa aturan,” tambahnya.

Adiyana mengatakan bahwa yang baru dalam kategori penilaian anugerah penyiaran kali ini adalah program siaran kebangsaan, program siaran lingkungan hidup dan iklan layanan masyarakat tentang pencegahan stunting.

Dia menjelaskan, kategori siaran kebangsaan kali ini merupakan respon dari hasil penelitian KPID Jabar bersama kampus yang menemukan masalah siaran kebangsaan harus menjadi prioritas untuk mengukukuhkan kembali nilai-nilai Pancasila.

Baca Juga:  Diskominfo Jabar Apresiasi Semangat KPID Wujudkan Penyiaran Berkeadilan

“Sesuai Undang-undang Penyiaran Nomor 32 Tahun 2002, Lembaga Penyiaran baik radio maupun Televisi adalah corong utama dalam menjunjung tinggi pelaksanaan Pancasila dan UUD 1945 serta memperkukuh integrasi nasional,” jelasnya.

Kemudian, siaran lingkungan saat ini menjadi prioritas karena telah banyak bencana alam karena faktor kelalaian manusia, sehingga lembaga penyiaran harus mengarusutamakan masalah ini.

“Dan KPID Jawa Barat bersama lembaga penyiaran telah menanam 2500 pohon produktif di Cimenyan Bandung dalam rangka meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan,” imbuhnya.

Baca Juga:  Lantik Anggota KPID Jabar Periode 2024-2027, Ini Pesan Bey Machmudin

Sedangkan masalah stunting, kata Adiyana, juga menjadi perhatian utama karena di Jabar prevalensi stunting mencapai 21,7 persen.

“Dengan kolaborasi lembaga penyiaran dalam edukasi pencegahan stunting diharapkan angka prevalensi stunting di Jabar akan turun signifikan pada akhir 2024 apabila semua pihak mengambil langkah-langkah akseleratif, progresif, dan terstruktur,” tandasnya.

Sebagai informasi, penghargaan semua kategori secara khusus akan diumumkan saat anugerah berlangsung di Trans Hotel Bandung, pada Rabu (11/9/2024).

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Adiyana Slamet Anugerah Penyiaran KPID Jabar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bukan Sekali! Jejak Insiden Mobil Travel di Tol Cipularang hingga Pasteur Bandung Kembali Disorot

Run For Humanity 2026 Bandung: 2.750 Pelari Padukan Gaya Hidup Sehat dan Aksi Kemanusiaan

Siapa Bu Atun? Guru SMAN 1 Purwakarta yang Viral Dilejek Siswa, Ternyata Punya Jasa Luar Biasa di Luar Sekolah!

Om Zein saat menghadiri acara di Purwakarta.

Viral! Ronald Sinaga Sebut Bupati Purwakarta ‘Agak Laen’ Usai Kasus Pengeroyokan Hajatan Warga

Bukan Sekadar Hujan! Inilah ‘Biang Kerok’ Banjir Bandung Selatan yang Terungkap

Dedi Mulyadi Tanggapi Kritik Revitalisasi Gedung Sate, Tegaskan Bukan Bangun Ulang

Terpopuler
  • Ole Romeny
    Rumor Transfer Persib: Skenario Gila Datangkan Ole Romeny dan Lepas Eliano ke Eropa
  • Rumor Transfer Persib: Antara Ronald Koeman Jr yang Dilirik Raksasa Belanda dan Kode Keras untuk Kadu
  • Viral! Link Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Full Durasi No Sensor dari Kebun Sawit ke Dapur
  • Shock Transfer! Persib Incar Striker 62 Gol, Ini Dampaknya ke Skuad
  • Diusir Secara Hukum, Dicintai Secara Nurani: Tragedi Dr. Badjora yang Mengguncang Padangsidimpuan!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.