Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Viral TikTok! Video Guru Bahasa Inggris Bikin Geger, Netizen Cari Link Telegram

Kamis, 14 Mei 2026 20:43 WIB

Transfer Panas Persib! Striker Mahal Ini Diprediksi Tak Bertahan Lama

Kamis, 14 Mei 2026 20:11 WIB

Ternyata Settingan? Terbongkar Fakta di Balik Video Viral ‘Guru vs Murid’ 6 Menit yang Buru Netizen!

Kamis, 14 Mei 2026 20:01 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Viral TikTok! Video Guru Bahasa Inggris Bikin Geger, Netizen Cari Link Telegram
  • Transfer Panas Persib! Striker Mahal Ini Diprediksi Tak Bertahan Lama
  • Ternyata Settingan? Terbongkar Fakta di Balik Video Viral ‘Guru vs Murid’ 6 Menit yang Buru Netizen!
  • Pulang Malam Jadi Maut! Mahasiswi Unpad Diserang OTK di Jatinangor
  • Bukan Turnamen Biasa! 64 Klub Liga 4 Rebut Tiket Promosi di Piala Presiden 2026
  • Skatepark Bukan Playground! Ibu Ini Tak Terima Ditegur Padahal Anaknya Nyaris Tertabrak!
  • Marc Klok Beri Sinyal Perang! Persib Siap Habis-Habisan Demi Gelar Juara
  • Ramai Diburu di TikTok, Video ‘Bu Guru Bahasa Inggris vs Siswa’ Diduga Cuma Settingan?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 14 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bey Minta bank bjb Evaluasi Kepatuhan Secara Menyeluruh, Kenapa?

By Putra JuangSenin, 11 Maret 2024 12:07 WIB2 Mins Read
bank bjb. (Foto: bjb)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin menilai, bank bjb merupakan bank terbesar ke-13 dengan total aset Rp188 triliun dari 106 bank di Indonesia.

Hal itu disampaikan Bey Machmudin saat menerima Laporan Hasil Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Jabar terhadap bank bjb di kantor BPK Jabar, Kota Bandung, Jumat (8/3/2024).

“Ini memang yang terbaik untuk bank sekelas pembangunan daerah,” ucap Bey.

Adapun objek yang menjadi bahan pemeriksaan BPK yakni kegiatan operasional bank bjb tahun buku 2021 – 2023 semester I. Bey mengatakan, penyerahan LHP BPK merupakan momen penting untuk memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan kinerja perbankan bank bjb.

“Dengan tujuan mendukung penuh tata kelola melalui pengukuran transparansi, akuntabilitas dan kinerja perbankan bank bjb dan hasil pemeriksaan BPK Jabar,” ungkapnya.

Dengan diterimanya LHP dari BPK, Bey meminta agar laporan tersebut dijadikan basis oleh direksi dan manajemen bank bjb dalam evaluasi kepatuhan secara menyeluruh.

Baca Juga:  Dorong Inklusi Keuangan, bank bjb Gandeng Pos Indonesia Hadirkan Solusi Transaksi Modern

“Memperbaiki hal – hal yang belum sesuai dengan tata kelola dalam upaya meningkatkan kinerja bank bjb di masa depan,” imbuhnya.

Selain itu, aksi korporasi yang dilakukan bank bjb dengan menggagas Kelompok Usaha Bank (KUB) antar sesama bank pembangunan daerah (BPD) dengan kriteria modal di bawah Rp3 triliun, Bey meminta peta dan mitigasi risiko agar senantiasa dimutakhirkan.

“Saya minta peta risiko dan mitigasi risiko agar senantiasa dimutakhirkan keseragaman sistem kepatuhan, dan juga pengelolaan risiko kredit pun agar diperhatikan,” katanya.

Baca Juga:  Hadiri TOP CEO Indonesia Awards 2024, Bey Dorong Kolaborasi Pemerintah-Swasta Majukan Ekonomi

Bey menginstruksikan jajaran direksi bank bjb memperhatikan prinsip kehati-hatian dalam menjalankan kegiatan perbankan, selain terus meningkatkan layanan berkualitas.

“Unggul dalam memberikan pelayanan yang berkualitas bagi nasabah, memberikan solusi perbankan dan inovasi produk yang terukur karena pada saatnya akan memberikan ketahanan kepada bank bjb untuk berkompetisi,” jelas Bey.

“Saya juga perlu sampaikan, pentingnya peningkatan sinergi antara bank bjb dengan pemerintah daerah baik Pemprov Jabar maupun pemda kabupaten kota dalam bentuk dokumen perbankan kepada UMKM yang berkelanjutan dan akuntabel,” tambahnya.

Dengan adanya disrupsi digital, Bey juga mengingatkan agar bank bjb lebih responsif dalam pengolaan risiko, tata kelola dan memiliki SDM yang siap dalam menghadapi disrupsi digital.

Baca Juga:  Pemprov Jabar Raih Dua Penghargaan di Anugerah Media Humas 2024

“Bank bjb harus lebih responsif dengan adanya disrupsi digital yang tidak bisa kita hindari lagi, itu merupakan elemen penting yang harus diperhatikan oleh bank bjb,” katanya.

Bey berharap, BPK Jabar terus mendampingi bank bjb untuk menghasilkan sistem tata kelola yang baik, akuntabel, dan transparan.

“Pendampingan akan menimbulkan sistem tata kelola yang lebih baik, akuntabel, transparan, dan sehat yang pada akhirnya akan memiliki daya saing dan menumbuhkan tingkat kepercayaan dari pemegang saham dan nasabah,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Badan Pemeriksa Keuangan bank bjb Bey Machmudin BPK
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Pulang Malam Jadi Maut! Mahasiswi Unpad Diserang OTK di Jatinangor

Hantavirus Ramai Dibahas, Populasi Tikus Perkotaan Bandung Jadi Sorotan

Rakyat Bahas Nyawa, Dewan Sibuk Push Rank: Skandal Asap Rokok di Gedung Rakyat Jember!

Nadiem Makarim

Dituntut 18 Tahun Penjara, Nadiem Makarim ‘Meledak’: Mengapa Hukuman Saya Lebih Berat dari Teroris?

Dewan Hisbah PP Persis Bahas Zakat hingga Baiat dalam Safari Dakwah di Majalengka

Sinergi Kreatif: Abizar Machmud dan Menteri LH Perkuat Gerakan Lingkungan Jabar

Terpopuler
  • Link Full Video Guru Bahasa Inggris Viral Banyak Dicari, Publik Diingatkan Bahaya Phishing
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Ramai Dicari, Link 6 Menit Ternyata Jebakan Phishing
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Viral Berdurasi Panjang Ramai Dicari, Ini Faktanya
  • Link Video Bu Guru Bahasa Inggris Diburu Netizen, Identitas Pemeran Masih Misterius
  • Persib Bandung Gigit Jari? Striker Abroad Timnas Indonesia Dipastikan Bertahan di Eropa Musim Depan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.