Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Dugaan Keracunan MBG Kembali Terjadi di KBB, 14 Orang Alami Mual hingga Diare

Senin, 14 September 2026 06:00 WIB

Persib Mulai Perang Asia! FC Seoul Jadi Ujian Pertama Maung Bandung di ACL Two

Senin, 14 September 2026 03:00 WIB

Tragedi KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa, 6 Orang Tewas dan 140 Masih Dicari

Senin, 14 September 2026 01:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Dugaan Keracunan MBG Kembali Terjadi di KBB, 14 Orang Alami Mual hingga Diare
  • Persib Mulai Perang Asia! FC Seoul Jadi Ujian Pertama Maung Bandung di ACL Two
  • Tragedi KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa, 6 Orang Tewas dan 140 Masih Dicari
  • Bukan Cuma Polemik Batam, Jejak Digital Uan Juicy Luicy Ramai Dikulik Lagi
  • Bukan Cuma Susu! Serba Susu Lembang Hadirkan 12 Produk Baru di Usia 17 Tahun
  • BRT Bandung Bikin Jalan Makin Sempit? Ini Penjelasan soal 28 Halte di Tengah Jalan
  • Kecelakaan Maut di AH Nasution Bandung, Motor Terpental dan Pengendara Tewas di Tempat
  • Jadwal Persib Bikin Deg-degan: Persija Baru Lewat, FC Seoul Sudah Menunggu di Korea
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 14 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

BGN Gandeng BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Relawan SPPG dan Tingkatan Mutu Layanan

By Muhammad Rafki Razif KiransyahSabtu, 28 Juni 2025 11:45 WIB3 Mins Read
Acara Bimbingan Teknis (Bimtek) Penjamah Makanan 2025 Badan Gizi Nasional sekaligus penandatanganan perjanjian kerja sama antara BGN dan BPJS Ketenagakerjaan di Kota Bandung, Sabtu (28/6/2025). (Foto: Rafki Razif/bukamata.id)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas dan jangkauan program gizi, khususnya melalui penguatan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Hal ini disampaikan Deputi Penyaluran Badan Gizi Nasional, Suardi Samiran, dalam acara Bimbingan Teknis (Bimtek) Penjamah Makanan 2025 Badan Gizi Nasional sekaligus penandatanganan perjanjian kerja sama antara BGN dan BPJS Ketenagakerjaan di Asrilia Hotel, Kota Bandung, Sabtu (28/6/2025).

Perlindungan Jaminan Sosial untuk Relawan SPPG

Suardi Samiran menyatakan bahwa pada tahun 2025, BGN menargetkan pemenuhan seluruh kebutuhan SPPG dan tenaga kerja relawan yang terlibat.

“Insya Allah dengan adanya kehadiran negara terhadap relawan ini, perhatian terhadap relawan, kita insya Allah akan memenuhi seluruh SPPG yang ada, jumlah tenaga kerja relawan yang ada,” ucap Suardi.

Dia menambahkan bahwa para relawan tersebut akan di-backup dengan jaminan sosial ketenagakerjaan. Mengenai mekanisme pendaftaran, Suardi menjelaskan bahwa seluruh relawan yang terdaftar dalam SPPG sudah otomatis terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan.

Baca Juga:  Mengenal Agate, Studio Gim Terbesar di Asia Tenggara Asal Kota Bandung

“Jadi memang semua relawan yang ada di dalam SPPG itu sudah terdaftar semua. Seluruhnya terdaftar dan mustahil kalau mereka tidak terdaftar, kemudian ikut di dalam,” tegasnya.

Peningkatan Kualitas Melalui Bimbingan Teknis

Bimtek Penjamah Makanan ini, menurut Suardi, bertujuan untuk meningkatkan kualitas penyediaan makanan.

“Bimbingan teknis ini mereka diajarkan. Biasanya yang hadir, yang selama ini adalah ibu-ibu secara tradisional memasak dengan peralatan-peralatan yang canggih,” jelasnya.

Bimtek ini dibimbing oleh para ahli di bidang kuliner yang fokus pada cara mengolah makanan dan mengutamakan higienitas, demi mencegah kasus keracunan makanan.

“Kita berharap dan menargetkan jauh lebih baik daripada hari ini, harus lebih baik dari kemarin dan besok jauh lebih baik daripada hari ini,” harap Suardi.

Bimbingan teknis ini telah dilaksanakan sebanyak kurang lebih 10 kali per wilayah, meliputi Wilayah 1 (Sumatera), Wilayah 2 (Jawa), dan Wilayah 3 (Indonesia Timur).

Baca Juga:  Motah-19 Diklaim Jadi Solusi Atasi Sampah Sungai di Kota Bandung

Penyelenggaraan ini merupakan salah satu bentuk evaluasi dan upaya BGN untuk memberikan pencerahan serta bimbingan agar para relawan dapat berbuat lebih baik dan memiliki peran yang lebih jelas. Suardi juga menekankan bahwa akan ada peningkatan profesionalisme dari para penjamah makanan setelah mengikuti Bimtek ini.

Program Gizi Berkelanjutan Selama Libur Sekolah

Saat ditanya mengenai program gizi selama masa libur sekolah, Suardi menjelaskan bahwa fokus utama diberikan kepada ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Nantinya, bantuan gizi akan diantarkan langsung ke rumah masing-masing penerima.

“Sebenarnya untuk ibu hamil dan ibu menyusui sama saja. Berlaksana pada saat anak-anak sekolah. Karena mereka ini kan tidak sekolah ya,” ujarnya.

Meskipun libur sekolah, target dan jenis masakan yang diberikan tetap sama. Suardi menyoroti pentingnya protein, seperti susu dan telur, untuk ibu hamil dan ibu menyusui.

“Kan lebih cenderung pada susu ya. Untuk ibu hamil dan telur ya. Karena itu lebih mengarah pada protein,” sebutnya.

Baca Juga:  Waspada! Penipuan Reservasi Hotel di Bandung Bikin Tamu Gigit Jari

Selama masa libur sekolah, prioritas pemberian gizi adalah kepada ibu menyusui, ibu hamil, dan balita. Namun, pada saat sekolah aktif, bantuan gizi juga tetap diberikan kepada anak sekolah yang datang ke sekolah.

Selain Bimtek, acara ini juga dimeriahkan dengan beberapa agenda penting, di antaranya Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara BGN dan BPJS Ketenagakerjaan. Penyerahan simbolis Kartu BPJS bagi SPPG yang sudah terdaftar. Dan penyerahan simbolis manfaat dari program tersebut.

Acara ini dihadiri oleh sejumlah petinggi, antara lain Sony Sonjaya (Direktur Dialur II Badan Gizi Nasional), Hendra Nopriansyah (Deputi Kepesertaan Korporasi dan Institusi BPJS Ketenagakerjaan), dan Suardi Samiran (Deputi Bidang Penyediaan dan Penyaluran Badan Gizi Nasional). Sebanyak 2.000 peserta hadir di Asrilia Hotel, sementara 6.200 peserta lainnya tersebar di 10 titik di Jawa Barat.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Badan Gizi Nasional BGN Kota Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Dugaan Keracunan MBG Kembali Terjadi di KBB, 14 Orang Alami Mual hingga Diare

Tragedi KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa, 6 Orang Tewas dan 140 Masih Dicari

Bukan Cuma Susu! Serba Susu Lembang Hadirkan 12 Produk Baru di Usia 17 Tahun

BRT Bandung Bikin Jalan Makin Sempit? Ini Penjelasan soal 28 Halte di Tengah Jalan

Kecelakaan Maut di AH Nasution Bandung, Motor Terpental dan Pengendara Tewas di Tempat

Detik-Detik Pencarian Kapal Virgo Transport 8: 103 Orang Dievakuasi, 1 Meninggal

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Heboh Video Viral Kasir Indomaret, Lylia Beri Klarifikasi dan Bongkar Hal Ini
  • Gemuruh GBLA Bikin Merinding, Balsa Sekulic Terpukau oleh Militansi Bobotoh Persib
  • Uang Mertua Rp17 Miliar Raib, Shabrina Adfi Buka Suara Soal Kejahatan Perbankan di BTN
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.