Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
pembunuhan

Ledakan Keras Hancurkan Toko Bangunan di Purwakarta, Satu Korban Meninggal Dunia

Minggu, 12 Juli 2026 19:10 WIB

Persib Punya Skuad Mewah, Adam Alis Pede Bisa Bersaing di Empat Kompetisi

Minggu, 12 Juli 2026 16:25 WIB

Lansia di Cimahi yang Sempat Hilang Ditemukan Tewas di Sumur Sedalam 14 Meter

Minggu, 12 Juli 2026 15:11 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Ledakan Keras Hancurkan Toko Bangunan di Purwakarta, Satu Korban Meninggal Dunia
  • Persib Punya Skuad Mewah, Adam Alis Pede Bisa Bersaing di Empat Kompetisi
  • Lansia di Cimahi yang Sempat Hilang Ditemukan Tewas di Sumur Sedalam 14 Meter
  • Empat Raksasa Lolos! Ini Jadwal Lengkap Semifinal Piala Dunia 2026
  • Selamat Jalan Temon, Kisah Haru Mantan Staf HRD yang Pilih Jadi Pelawak Legendaris Kini Berpulang
  • Persib Batal TC ke Bangkok, Igor Tolic Fokus Hadapi Piala Presiden dan ACL Two
  • Jalan Diponegoro Bandung Resmi Ditutup Permanen, Ini Rute Alternatif Terbaru di Sekitar Gedung Sate
  • Kabar Duka! Komedian Temon Templar Meninggal Dunia
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 12 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Waspada! Penipuan Reservasi Hotel di Bandung Bikin Tamu Gigit Jari

By SusanaMinggu, 6 April 2025 11:00 WIB2 Mins Read
Ilustrasi hotel di Bandung. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kasus penipuan reservasi kamar hotel di Kota Bandung kembali mencuat selama musim libur Lebaran Idulfitri 2025.

Menanggapi hal ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dalam melakukan pemesanan kamar hotel secara online.

Modus penipuan yang digunakan cukup canggih. Pelaku memanipulasi informasi kontak hotel di hasil pencarian Google, mengganti nomor telepon asli dengan milik mereka.

Saat calon tamu menghubungi nomor tersebut, pelaku mengaku sebagai agen resmi atau perwakilan hotel dan menawarkan diskon besar.

Ketua Badan Promosi Pariwisata Kota Bandung, Arief Bonafianto, menyebutkan bahwa modus serupa pernah terjadi pada tahun sebelumnya dan kini kembali terulang.

Baca Juga:  Surga Jajanan Pasar Tradisional Kini Hadir di Tengah Kota Bandung

“Mereka mengganti nomor reservasi hotel di Google dan menawarkan potongan harga hingga 50%. Namun, calon tamu diminta mentransfer uang muka (DP) sebesar 50% ke rekening pribadi pelaku sebelum kedatangan,” ungkap Arief melalui laman resmi Pemkot Bandung, dikutip Minggu (6/4/2025).

Lebih lanjut, Arief menambahkan bahwa praktik penipuan ini tidak hanya merugikan wisatawan, tetapi juga berdampak negatif terhadap industri perhotelan karena menurunkan tingkat kepercayaan konsumen.

“Sekitar 80% anggota Asosiasi Riung Priangan yang menaungi hotel bintang 3 hingga 5 di Bandung mengalami kasus serupa. Bahkan laporan dari Yogyakarta dan Makassar menunjukkan pola penipuan yang identik,” jelasnya.

Baca Juga:  Long Weekend, Ribuan Kendaraan Wisatawan Mulai Padati Kota Bandung

Arief menegaskan bahwa hotel resmi tidak pernah meminta pembayaran melalui rekening pribadi. Oleh karena itu, ia mengimbau para wisatawan agar selalu berhati-hati dan memastikan informasi yang diperoleh berasal dari sumber yang valid.

Senada dengan itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandung, Yayan Ahmad Brilyana, juga meminta masyarakat untuk hanya menggunakan layanan pemesanan yang terpercaya.

“Kami sarankan masyarakat untuk melakukan reservasi melalui online travel agent resmi seperti Traveloka, Agoda, dan Booking.com. Jangan pernah mentransfer uang ke rekening pribadi yang tidak dikenal,” tegas Yayan.

Untuk menghindari penipuan serupa, masyarakat disarankan menerapkan tiga langkah penting berikut ini:

  1. Selalu periksa nomor resmi hotel melalui situs web atau media sosial resmi, bukan hanya dari hasil pencarian Google.
  2. Gunakan agen perjalanan online terpercaya untuk melakukan pemesanan.
  3. Hindari melakukan pembayaran ke rekening pribadi, karena hotel profesional tidak akan meminta transfer ke rekening perorangan.
Baca Juga:  Kenal Bambang Tirtoyuliono sebagai Kawan, Ema Sumarna Harap Kota Bandung Jadi Lebih Baik

Sebagai langkah lanjut, Diskominfo Kota Bandung akan melaporkan kasus ini secara resmi ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).

“Kami akan minta investigasi lebih dalam, apakah terjadi peretasan atau manipulasi sistem Google My Business yang dimanfaatkan oknum penipu,” pungkas Yayan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

hotel Kota Bandung Penipuan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

pembunuhan

Ledakan Keras Hancurkan Toko Bangunan di Purwakarta, Satu Korban Meninggal Dunia

Lansia di Cimahi yang Sempat Hilang Ditemukan Tewas di Sumur Sedalam 14 Meter

Jalan Diponegoro Bandung Resmi Ditutup Permanen, Ini Rute Alternatif Terbaru di Sekitar Gedung Sate

Mobil Hantam Tiang PJU di Jalan Dago Bandung, Polisi Selidiki Dugaan Pengemudi Mabuk

Hancur Luar Dalam! Bupati Gowa Kini Dilaporkan Mantan Suami dan Didepak Keluarga Kandung?!

2.663 ASN Jabar Terindikasi Judi Online, Ada yang Depositnya Melebihi Gaji!

Terpopuler
  • Retaknya Panca Curiga di Tanah Purwakarta: Di Mana Batas ‘Heureuy’ Sunda Saat Tubuh Perempuan Jadi Bahan Jenaka?
  • Sosok Febrie Adriansyah, Sang Pemburu Jadi Buruan? Menguak Sisi Lain Kasus Korupsi yang Mengguncang Negeri!
  • Muhammad Farhan Dilarikan ke Rumah Sakit, Ini Kondisi Terbarunya
  • Polemik Aksi Kamisan, Kehadiran Kelompok LGBT dalam Gerakan HAM Jadi Sorotan
  • Selangor Malaysia Bidik Pasar Indonesia Lewat Promosi Wisata Medis di Bandung
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.