Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Tragis! Pria di Bandung Meninggal Usai Terjatuh ke Sumur Sedalam 19 Meter

Kamis, 28 Mei 2026 11:30 WIB

Viral di TikTok dan X, Link Telegram Video Rok Hijau Jadi Buruan Warganet

Kamis, 28 Mei 2026 11:05 WIB
Ilustrasi emas antam

Update Harga Emas Antam Hari Ini, Kamis 28 Mei 2026: Turun Drastis!

Kamis, 28 Mei 2026 11:04 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Tragis! Pria di Bandung Meninggal Usai Terjatuh ke Sumur Sedalam 19 Meter
  • Viral di TikTok dan X, Link Telegram Video Rok Hijau Jadi Buruan Warganet
  • Update Harga Emas Antam Hari Ini, Kamis 28 Mei 2026: Turun Drastis!
  • Crystal Palace Juara Eropa! Oliver Glasner Tutup Era dengan Gelar Bersejarah
  • Tinggalkan Kursi Pelatih, Bojan Hodak Bongkar Rahasia Persib Juara 3 Kali Beruntun
  • Skandal Riset Palsu, Peneliti Indonesia Tipu Ilmuwan Dunia Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis?
  • Link Full Video Rok Hijau Tosca Viral 3 Menit Jadi Buruan, Waspada Phishing!
  • Full Lirik Lirik Lagu ‘My Little Bolu Ketan’, Nama Bahlil Ikut Jadi Sorotan!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 28 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Waspada! Penipuan Reservasi Hotel di Bandung Bikin Tamu Gigit Jari

By SusanaMinggu, 6 April 2025 11:00 WIB2 Mins Read
Ilustrasi hotel di Bandung. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kasus penipuan reservasi kamar hotel di Kota Bandung kembali mencuat selama musim libur Lebaran Idulfitri 2025.

Menanggapi hal ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dalam melakukan pemesanan kamar hotel secara online.

Modus penipuan yang digunakan cukup canggih. Pelaku memanipulasi informasi kontak hotel di hasil pencarian Google, mengganti nomor telepon asli dengan milik mereka.

Saat calon tamu menghubungi nomor tersebut, pelaku mengaku sebagai agen resmi atau perwakilan hotel dan menawarkan diskon besar.

Ketua Badan Promosi Pariwisata Kota Bandung, Arief Bonafianto, menyebutkan bahwa modus serupa pernah terjadi pada tahun sebelumnya dan kini kembali terulang.

Baca Juga:  Di Depan Masyarakat Kota Bandung, Bima Arya Deklarasi Maju Pilgub Jabar 2024

“Mereka mengganti nomor reservasi hotel di Google dan menawarkan potongan harga hingga 50%. Namun, calon tamu diminta mentransfer uang muka (DP) sebesar 50% ke rekening pribadi pelaku sebelum kedatangan,” ungkap Arief melalui laman resmi Pemkot Bandung, dikutip Minggu (6/4/2025).

Lebih lanjut, Arief menambahkan bahwa praktik penipuan ini tidak hanya merugikan wisatawan, tetapi juga berdampak negatif terhadap industri perhotelan karena menurunkan tingkat kepercayaan konsumen.

“Sekitar 80% anggota Asosiasi Riung Priangan yang menaungi hotel bintang 3 hingga 5 di Bandung mengalami kasus serupa. Bahkan laporan dari Yogyakarta dan Makassar menunjukkan pola penipuan yang identik,” jelasnya.

Baca Juga:  Mengenal Agate, Studio Gim Terbesar di Asia Tenggara Asal Kota Bandung

Arief menegaskan bahwa hotel resmi tidak pernah meminta pembayaran melalui rekening pribadi. Oleh karena itu, ia mengimbau para wisatawan agar selalu berhati-hati dan memastikan informasi yang diperoleh berasal dari sumber yang valid.

Senada dengan itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandung, Yayan Ahmad Brilyana, juga meminta masyarakat untuk hanya menggunakan layanan pemesanan yang terpercaya.

“Kami sarankan masyarakat untuk melakukan reservasi melalui online travel agent resmi seperti Traveloka, Agoda, dan Booking.com. Jangan pernah mentransfer uang ke rekening pribadi yang tidak dikenal,” tegas Yayan.

Untuk menghindari penipuan serupa, masyarakat disarankan menerapkan tiga langkah penting berikut ini:

  1. Selalu periksa nomor resmi hotel melalui situs web atau media sosial resmi, bukan hanya dari hasil pencarian Google.
  2. Gunakan agen perjalanan online terpercaya untuk melakukan pemesanan.
  3. Hindari melakukan pembayaran ke rekening pribadi, karena hotel profesional tidak akan meminta transfer ke rekening perorangan.
Baca Juga:  Viral Pria Bergolok Palak Pedagang Toko Kelontong di Cigadung Bandung, Polisi Buru Pelaku

Sebagai langkah lanjut, Diskominfo Kota Bandung akan melaporkan kasus ini secara resmi ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).

“Kami akan minta investigasi lebih dalam, apakah terjadi peretasan atau manipulasi sistem Google My Business yang dimanfaatkan oknum penipu,” pungkas Yayan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

hotel Kota Bandung Penipuan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Tragis! Pria di Bandung Meninggal Usai Terjatuh ke Sumur Sedalam 19 Meter

Skandal Riset Palsu, Peneliti Indonesia Tipu Ilmuwan Dunia Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis?

Dari Penarik Gerobak Jadi ‘Anak Emas’: Kisah Haru Sapi Matilda yang Bikin Netizen Mewek

Pengendara Motor Masuk Tol Purbaleunyi Berujung Kecelakaan, Polisi Lakukan Penyelidikan di KM 123 Bandung Barat

Teror Pocong di Bandung Barat Ternyata Hoaks AI, Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan

Gencatan Senjata AS-Iran di Ujung Tanduk, Ketegangan Timur Tengah Kian Membara

Terpopuler
  • Tebing Keraton
    Menjelajahi Pesona “Swiss van Java”: 5 Destinasi Unggulan di Bandung Barat yang Wajib Dikunjungi
  • Viral Video ‘3 vs 1’ TKW Taiwan: Jebakan Link Phishing di Balik Konten Sensasional
  • Pengusaha Tasikmalaya Bawa Rp1,3 Miliar Cash, Nekat Tawar Ikan Koi Irfan Hakim dan Bos Hartono tapi Ditolak!
  • Bandung Siap-siap Macet Total! Ini Skema Pengalihan Jalan dan Rute Konvoi Juara Persib
  • Dicap Sensasional! Video TKW Taiwan 3 Vs 1 Viral, Netizen Ramai Cari Link Aslinya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.