Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Wanita di Bandung Diduga Disekap dan Dianiaya di Apartemen, Uang Rp6 Juta Raib

Kamis, 15 Oktober 2026 19:20 WIB
Colenak

Berburu Kuliner di Purwakarta? Ini 5 Makanan Tradisional yang Cocok Jadi Oleh-Oleh

Kamis, 15 Oktober 2026 19:01 WIB

Mayoritas Muslim Tapi Dilarang Berhijab? Kisah Pilu Siswi di Azerbaijan Terusir dari Sekolah

Kamis, 15 Oktober 2026 18:39 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Wanita di Bandung Diduga Disekap dan Dianiaya di Apartemen, Uang Rp6 Juta Raib
  • Berburu Kuliner di Purwakarta? Ini 5 Makanan Tradisional yang Cocok Jadi Oleh-Oleh
  • Mayoritas Muslim Tapi Dilarang Berhijab? Kisah Pilu Siswi di Azerbaijan Terusir dari Sekolah
  • Persib Didenda Rp50 Juta, Luka Menalo Rusak LED Board dan Kaca Ruang Ganti
  • Beda Kelas atau Beda Nasib? Aiswarya Bawa Pulang Mahkota, Reno Pulang Dihujat Satu Indonesia!
  • Prabowo Lantik 9 Pejabat Baru, Maruli Simanjuntak Jadi Wakil Panglima TNI
  • Belum Menang dalam 4 Laga, Garudayaksa FC Punya Misi Penting Lawan Arema FC
  • Jalan Perbatasan Ciwidey–Gununghalu Kini Mulus, KDS: Dorong Ekonomi Warga
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 15 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Waspada! Penipuan Reservasi Hotel di Bandung Bikin Tamu Gigit Jari

By SusanaMinggu, 6 April 2025 11:00 WIB2 Mins Read
Ilustrasi hotel di Bandung. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kasus penipuan reservasi kamar hotel di Kota Bandung kembali mencuat selama musim libur Lebaran Idulfitri 2025.

Menanggapi hal ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dalam melakukan pemesanan kamar hotel secara online.

Modus penipuan yang digunakan cukup canggih. Pelaku memanipulasi informasi kontak hotel di hasil pencarian Google, mengganti nomor telepon asli dengan milik mereka.

Saat calon tamu menghubungi nomor tersebut, pelaku mengaku sebagai agen resmi atau perwakilan hotel dan menawarkan diskon besar.

Ketua Badan Promosi Pariwisata Kota Bandung, Arief Bonafianto, menyebutkan bahwa modus serupa pernah terjadi pada tahun sebelumnya dan kini kembali terulang.

Baca Juga:  Bandung Open Tournament Championship Hari Ketiga, Ada Laga Jeff De Luna vs Alvin Anggito

“Mereka mengganti nomor reservasi hotel di Google dan menawarkan potongan harga hingga 50%. Namun, calon tamu diminta mentransfer uang muka (DP) sebesar 50% ke rekening pribadi pelaku sebelum kedatangan,” ungkap Arief melalui laman resmi Pemkot Bandung, dikutip Minggu (6/4/2025).

Lebih lanjut, Arief menambahkan bahwa praktik penipuan ini tidak hanya merugikan wisatawan, tetapi juga berdampak negatif terhadap industri perhotelan karena menurunkan tingkat kepercayaan konsumen.

“Sekitar 80% anggota Asosiasi Riung Priangan yang menaungi hotel bintang 3 hingga 5 di Bandung mengalami kasus serupa. Bahkan laporan dari Yogyakarta dan Makassar menunjukkan pola penipuan yang identik,” jelasnya.

Baca Juga:  Peran 'Mereka' yang Ditahan KPK dalam Dugaan Korupsi Bandung Smart City

Arief menegaskan bahwa hotel resmi tidak pernah meminta pembayaran melalui rekening pribadi. Oleh karena itu, ia mengimbau para wisatawan agar selalu berhati-hati dan memastikan informasi yang diperoleh berasal dari sumber yang valid.

Senada dengan itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandung, Yayan Ahmad Brilyana, juga meminta masyarakat untuk hanya menggunakan layanan pemesanan yang terpercaya.

“Kami sarankan masyarakat untuk melakukan reservasi melalui online travel agent resmi seperti Traveloka, Agoda, dan Booking.com. Jangan pernah mentransfer uang ke rekening pribadi yang tidak dikenal,” tegas Yayan.

Untuk menghindari penipuan serupa, masyarakat disarankan menerapkan tiga langkah penting berikut ini:

  1. Selalu periksa nomor resmi hotel melalui situs web atau media sosial resmi, bukan hanya dari hasil pencarian Google.
  2. Gunakan agen perjalanan online terpercaya untuk melakukan pemesanan.
  3. Hindari melakukan pembayaran ke rekening pribadi, karena hotel profesional tidak akan meminta transfer ke rekening perorangan.
Baca Juga:  Tempat Hiburan Malam di Kota Bandung Wajib Tutup saat Maulid Nabi

Sebagai langkah lanjut, Diskominfo Kota Bandung akan melaporkan kasus ini secara resmi ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).

“Kami akan minta investigasi lebih dalam, apakah terjadi peretasan atau manipulasi sistem Google My Business yang dimanfaatkan oknum penipu,” pungkas Yayan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

hotel Kota Bandung Penipuan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Wanita di Bandung Diduga Disekap dan Dianiaya di Apartemen, Uang Rp6 Juta Raib

Mayoritas Muslim Tapi Dilarang Berhijab? Kisah Pilu Siswi di Azerbaijan Terusir dari Sekolah

Prabowo Lantik 9 Pejabat Baru, Maruli Simanjuntak Jadi Wakil Panglima TNI

Jalan Perbatasan Ciwidey–Gununghalu Kini Mulus, KDS: Dorong Ekonomi Warga

Serangan di Arab Saudi Tewaskan 12 Orang, Kemlu Pantau Keselamatan WNI

Perbup Tak Kunjung Terbit, Ketua FPP dan PKB KBB Pertanyakan Komitmen Bupati Jeje

Terpopuler
  • Humas Era Digital Tak Cukup Viral! Mahasiswa UIN Bandung Dibekali Strategi Algoritma hingga Etika
  • bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.
    BLT Kesra 2026 Kapan Cair? Cek Update Bantuan Sosial Akhir Tahun dan Cara Cek NIK Kemensos
  • Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!
  • Terbongkar! Pengakuan Jujur Anggun C Sasmi Soal Paspor Prancis yang Selama Ini Disembunyikan
  • Viral! Dana Donasi Pak Santoso Tercatat Rp14,3 Juta, Disebut Hanya Terima Rp600 Ribu
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.