Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Dulu Lawan Penguasa, Kini Said Iqbal Resmi Masuk Istana! Pengkhianatan atau Strategi?

Senin, 8 Juni 2026 20:04 WIB

Cut Salwa Trending di Media Sosial, Warganet Berburu Link Video Viral

Senin, 8 Juni 2026 19:56 WIB

Persija Daratkan STY, Bos Persib Siapkan Kejutan Balasan yang Tak Kalah Heboh

Senin, 8 Juni 2026 19:52 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Dulu Lawan Penguasa, Kini Said Iqbal Resmi Masuk Istana! Pengkhianatan atau Strategi?
  • Cut Salwa Trending di Media Sosial, Warganet Berburu Link Video Viral
  • Persija Daratkan STY, Bos Persib Siapkan Kejutan Balasan yang Tak Kalah Heboh
  • Bukan Sekadar Komunitas Trabas, Penjelajah Alam Jabar Ini Sasar Akses Pendidikan Pelosok
  • Geng Motor Blokir Jalan Depan BNN Jabar Bandung, Aksi Malam Bikin Warga Resah
  • Bikin Emosi dan Kuras Waktu, Orang Tua Murid Keluhkan Sengkarut Sistem Akun Sekolah Maung
  • Pencurian Massal Motor di Tritan Point Bandung, Korban Temukan Satu Motor Terdeteksi GPS Tapi Pelaku Kabur
  • Rayakan Rekor Juara Beruntun, Persib Gelar Pameran Seni “Cultura” di Braga! Catat Jadwal dan Harga Tiketnya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 8 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bikin Emosi dan Kuras Waktu, Orang Tua Murid Keluhkan Sengkarut Sistem Akun Sekolah Maung

By Aga GustianaSenin, 8 Juni 2026 19:17 WIB4 Mins Read
Orang Tua Murid berbondong-bondong mendatangi Kantor Disdik Jabar. (Foto: bukamata.id/Rizal Fadillah)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2026 di Jawa Barat diwarnai keluhan dari para orang tua murid. Selain kendala sistem aplikasi yang sempat down, buruknya sosialisasi mengenai mekanisme akun pendaftaran membuat ratusan orang tua telantar dan terpaksa mendatangi Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Barat.

Salah satu kendala pelik dihadapi oleh orang tua calon murid yang berasal dari SMP luar provinsi. Mereka harus berkejaran dengan waktu akibat sistem yang mewajibkan penggunaan akun berbeda untuk setiap tahapan seleksi, tanpa adanya panduan yang jelas sejak awal.

Keluhan Orang Tua: Harus Bolak-balik KCD demi Akun Berbeda

Suhadis Harim (52), warga Kecamatan Coblong, Kota Bandung, menceritakan pengalamannya saat mendaftarkan anaknya di Sekolah Manusia Unggul (Maung) 5 Bandung melalui jalur Akademik (Rapor dan Tes Kemampuan Akademik/TKA). Karena sang anak lulus dari SMP luar provinsi, proses login ke sistem SPMB terus-menerus mengalami kegagalan.

“Waktu mau login di Maung, saya gagal. Akhirnya saya langsung lari ke KCD (Kantor Cabang Dinas) di Baros. Ternyata diketahui kalau anak dari luar provinsi harus pakai akun khusus dari SMP asal. Petunjuk dari KCD diminta ke sekolah tujuan (Maung 5), akhirnya di sana baru lancar,” ujar Suhadis saat ditemui di Kantor Disdik Jabar, Senin (8/6/2026).

Baca Juga:  Disdik Jabar Izinkan Sekolah dengan Rombel 50 Siswa Belajar di Luar Kelas, Ini Syaratnya

Namun, persoalan tidak berhenti di situ. Setelah pengumuman keluar dan anaknya dinyatakan tidak lolos seleksi Sekolah Maung, Suhadis bermaksud mengalihkan pendaftaran ke jalur Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB) reguler.

Saat mencoba login ke sistem PCMB menggunakan username dan password yang sama, sistemnya kembali menolak. Ia pun terpaksa mengantre bersama ratusan orang tua lainnya di Kantor Disdik Jabar demi mendapatkan kejelasan.

“Ternyata baru ketahuan kalau mau daftar PCMB, login dan username-nya itu harus minta akun baru lagi ke sekolah tujuan. Saya rasa ini sangat tidak efisien kalau sampai harus punya tiga akun berbeda. Kami kehilangan waktu dan emosi terkuras karena posisi sudah sore,” sesal Suhadis.

Ia menyayangkan minimnya mitigasi dan sosialisasi dari pihak panitia pusat bagi calon siswa luar provinsi. Menurutnya, pihak dinas seharusnya sudah mengeluarkan petunjuk teknis sejak awal agar orang tua yang tidak lolos jalur Sekolah Maung bisa langsung bergerak cepat meminta akun PCMB tanpa perlu telantar di kantor dinas.

Baca Juga:  Hasil Seleksi SPMB Jabar 2025 Tahap 2 Diumumkan Hari Ini, Simak Cara Cek dan Info Daftar Ulang

Aplikasi Sempat Down, Disdik Buka Opsi Perpanjangan Waktu

Menanggapi membeludaknya orang tua murid yang mendatangi Kantor Disdik Jabar, Kepala UPTD Tikomdik Disdik Jabar, Suhendar, mengakui bahwa sistem aplikasi SPMB 2026 sempat mengalami gangguan teknis pada hari H pengumuman hasil seleksi Sekolah Maung.

“Hanya awal saja pada pukul 07.35 WIB sampai 09.00 WIB karena tiba-tiba banyak yang daftar, tapi sekarang sudah bisa diakses lagi,” jelas Suhendar.

Terkait tenggat waktu pendaftaran PCMB yang semula dijadwalkan ditutup pada Senin (8/6/2026) pukul 24.00 WIB, pihak Disdik Jabar memberikan kelonggaran berupa perpanjangan waktu pendaftaran hingga hari berikutnya untuk mengakomodir para pendaftar yang terkendala teknis sistem.

“Kita lihat kesiapan sistem dengan membeludaknya pendaftar, jika tidak kuat ya diperpanjang. PCMB itu pemetaan saja, bisa diambil atau tidak. Mulai pendaftaran SPMB tahap 1 baru tanggal 15 Juni, jadi masih ada kesempatan daftar,” pungkas Suhendar.

Baca Juga:  Kebijakan Rombel di Jabar Picu Protes, FKSS Siap Tempuh Jalur Hukum

Wakil Gubernur Jabar Minta Evaluasi Total Sistem IT

Di tempat terpisah, Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, meminta panitia pelaksana SPMB 2026 untuk bergerak cepat menyelesaikan kekecewaan masyarakat serta memperkuat infrastruktur digital agar masalah klasik seperti aplikasi down tidak terus berulang setiap tahun.

“Saya berharap aplikasi ini setiap tahun tidak berubah-ubah, bisa lebih diperkuat lagi, diperbaiki lagi. Sehingga ke depan tidak ada kejadian-kejadian yang tidak diinginkan seperti tiba-tiba aplikasinya tidak bisa digunakan dikarenakan sedang ada masalah,” tegas Erwan saat diwawancarai di Gedung Sate.

Erwan juga menekankan pentingnya panitia di lapangan untuk memberikan edukasi dan penjelasan yang humanis kepada orang tua murid yang tidak puas atau kebingungan dengan sistem seleksi tahun ini.

“Pastilah ada yang kecewa, ada yang merasa sistem sekarang kurang baik dari yang dulu karena anaknya tidak masuk. Ya, itu harus betul-betul diselesaikan dengan baik dan mengakomodir rasa keadilan untuk masyarakat,” tutupnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Disdik Jabar PCMB 2026 PPDB Jabar Sekolah Maung SPMB Jabar 2026
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Dulu Lawan Penguasa, Kini Said Iqbal Resmi Masuk Istana! Pengkhianatan atau Strategi?

Geng Motor Blokir Jalan Depan BNN Jabar Bandung, Aksi Malam Bikin Warga Resah

Pencurian Massal Motor di Tritan Point Bandung, Korban Temukan Satu Motor Terdeteksi GPS Tapi Pelaku Kabur

Ketua Timses Jadi Bos Anak Usaha PT MUJ, Dedi Mulyadi Terjebak Tradisi Balas Jasa?

Ilustrasi korban meninggal.

Heboh Jasinga! Bocah 9 Tahun Ditemukan Tewas Penuh Luka, Polisi Selidiki Dugaan Diserang Anjing

Sipil Bakal Pimpin Jabatan Strategis Polri? Usulan Kontroversial Menteri Pigai Bikin Istana dan DPR Terbelah!

Terpopuler
  • Video Cut Salwa Ramai Dicari di TikTok dan X, Ini Fakta yang Sebenarnya
  • Geger! Link Video Cut Salwa ‘No Sensor’ Viral Ramai Dicari Warganet
  • Video ‘Rok Hijau di Dapur’ Viral Dicari, Pakar Ingatkan Bahaya Link Palsu Mengintai
  • Tren Viral TikTok Meledak! Video Misterius Rok Hijau Jadi Buruan Netizen, Waspada Link Palsu
  • Viral di TikTok, Video Cut Salwa Jadi Perbincangan Publik, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.