bukamata.id – Pemerintah mulai menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kesra Rp900.000 untuk periode Oktober, November, dan Desember 2025.
Namun, beberapa penerima masih mengalami kendala dalam pencairan melalui bank Himbara maupun Kantor Pos. Berikut panduan lengkap untuk mengatasi masalah pencairan BLT Kesra.
1. Cek Status Penerima BLT Kesra
Pastikan nama Anda tercatat aktif sebagai penerima bantuan melalui situs resmi: cekbansos.kemensos.go.id atau aplikasi Cek Bansos.
2. Pantau Status di Bank Penyalur
Jika status Anda menunjukkan SI (Standing Instruction), artinya dana sedang diproses otomatis. Jika status kosong atau tidak aktif, segera hubungi pendamping PKH atau kantor desa/kelurahan setempat.
3. Hubungi Pendamping PKH atau Dinas Sosial
Pendamping PKH akan membantu memeriksa masalah teknis, seperti:
- Kartu KKS bermasalah
- Data ganda
- Rekening bank tidak aktif
4. Pastikan Kartu KKS Aktif
Kegagalan pencairan sering disebabkan oleh kartu KKS yang tidak aktif atau jarang digunakan. Pastikan kartu Anda masih berlaku di bank penyalur.
5. Bersabar Menunggu Pencairan Bertahap
Pencairan BLT Kesra dilakukan secara bertahap dan melalui proses validasi data di DTKS. Untuk pencairan melalui Kantor Pos, dijadwalkan mulai Senin, 26 Oktober 2025. Pencairan bisa berlangsung hingga minggu ketiga atau akhir bulan, tergantung validasi data.
Cara Melaporkan BLT Kesra yang Belum Cair
Jika BLT Kesra belum diterima, masyarakat dapat melapor melalui:
- Hotline Kemensos: 0811-10-222-10
- SMS: 1708 (Telkomsel, Indosat, 3)
- X (Twitter): @lapor1708
- Email: bansos@kemensos.go.id
- Instagram resmi Kemensos: @kemensosri
Besaran dan Sasaran BLT Kesra
Setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima Rp300.000 per bulan selama 3 bulan, total Rp900.000 sekaligus. Program ini menyasar lebih dari 35 juta keluarga di DTSEN, khususnya kelompok ekonomi desil 1–4. Pencairan dilakukan melalui Bank Himbara (BRI, BNI, Mandiri, BTN) dan PT Pos Indonesia.
BLT Kesra diberikan untuk meningkatkan daya beli masyarakat, mendorong penciptaan lapangan kerja, dan mendukung pemulihan ekonomi nasional.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











