Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Soroti Rekening Divisi Terpisah, Walikota Farhan Bongkar Kejanggalan Keuangan Perumda Tirtawening

Senin, 31 Agustus 2026 16:08 WIB

BMKG Beri Peringatan Serius: Karhutla Makin Parah, Kualitas Udara 8 Daerah Ini Menyentuh Level Berbahaya

Senin, 31 Agustus 2026 15:37 WIB
bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Bansos September 2026 Cair, Desil 1-4 Jadi Sorotan! Ini 5 Bantuan yang Perlu Dicek KPM

Senin, 31 Agustus 2026 15:26 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Soroti Rekening Divisi Terpisah, Walikota Farhan Bongkar Kejanggalan Keuangan Perumda Tirtawening
  • BMKG Beri Peringatan Serius: Karhutla Makin Parah, Kualitas Udara 8 Daerah Ini Menyentuh Level Berbahaya
  • Bansos September 2026 Cair, Desil 1-4 Jadi Sorotan! Ini 5 Bantuan yang Perlu Dicek KPM
  • Dari Rapat Zoom hingga Langit Kalteng Berasap, Sosok Kadisdik M. Reza Prabowo Kini Disorot
  • Hari Ke-6 Evakuasi Banjir Bandang Nepal: Angka Kematian Tembus 900 Jiwa, 4.000 Orang Masih Hilang
  • Penyebab Jembatan Gantung Pongpet Pangandaran Ambruk Usai Diresmikan
  • Bukan Cuma Percaya Diri, Julio Cesar Sebut Dua Modal Persib untuk Hancurkan Manila Digger
  • Prabowo Ngaku Tolak Tawaran Utang IMF, Sebut Indonesia Mampu Jalan Tanpa Pinjaman Luar Negeri
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 31 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

BMKG Beri Peringatan Serius: Karhutla Makin Parah, Kualitas Udara 8 Daerah Ini Menyentuh Level Berbahaya

By Aga GustianaSenin, 31 Agustus 2026 15:37 WIB2 Mins Read
Karhutla Kalimantan. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus memperburuk kondisi lingkungan dan memicu krisis kualitas udara di berbagai daerah. Berdasarkan data pemantauan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) pada Senin (31/8/2026) pukul 10.54 WIB, sejumlah kawasan mencatatkan kualitas udara yang masuk dalam kategori Sangat Tidak Sehat hingga Berbahaya bagi kesehatan.

Kabupaten Murung Raya di Kalimantan Tengah menjadi wilayah dengan tingkat polusi terparah setelah angka ISPU melonjak drastis hingga menyentuh 848 dengan polutan utama partikel PM10.

Tak jauh berbeda, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kalteng) menyusul di posisi kedua dengan skor ISPU 773 (dominan PM10), disusul area Pontianak Tenggara di Kalimantan Barat yang berada di angka 732 dengan parameter utama PM2.5.

Daftar 10 Daerah dengan Kualitas Udara Terburuk

Baca Juga:  Waspada Cuaca Ekstrem: BMKG Peringatkan Angin Kencang Mengintai Jawa Barat

Dari hasil pemantauan pada Senin (31/8/2026) pukul 10.54 WIB, sebanyak delapan dari sepuluh wilayah teratas mencatatkan nilai ISPU di atas ambang batas 300, yang mengindikasikan status udara sudah sangat Berbahaya.

Berikut rincian 10 wilayah dengan tingkat pencemaran udara tertinggi:

  • Kabupaten Murung Raya (Kalteng): 848 (PM10) – Berbahaya
  • Kabupaten Kotawaringin Timur (Kalteng): 773 (PM10) – Berbahaya
  • Pontianak Tenggara (Kalbar): 732 (PM2.5) – Berbahaya
  • Kabupaten Gunung Mas (Kalteng): 578 (PM2.5) – Berbahaya
  • Kabupaten Tabalong (Kalsel): 399 (PM2.5) – Berbahaya
  • Kabupaten Kapuas (Kalteng): 390 (PM10) – Berbahaya
  • Kabupaten Hulu Sungai Selatan (Kalsel): 373 (PM2.5) – Berbahaya
  • Mobile AQMS BPBD Kalimantan Tengah: 367 (PM2.5) – Berbahaya
  • Kabupaten Tebo (Jambi): 211 (PM2.5) – Sangat Tidak Sehat
  • Kabupaten Kutai Barat (Kaltim): 201 (PM2.5) – Sangat Tidak Sehat

Ancaman Serius Partikel PM10 dan PM2.5 bagi Kesehatan

Baca Juga:  Atasi Polusi Udara Jakarta, Menhub Pertimbangkan Sistem 4 in 1

Tingginya konsentrasi partikel mikro di udara ini memerlukan kewaspadaan ekstra. Paparan polutan berisiko tinggi memicu berbagai masalah pernapasan akut.

“PM10 dapat terhirup dan masuk ke saluran pernapasan bagian atas. Paparan PM10 berpotensi menyebabkan iritasi pada hidung, tenggorokan, dan mata, terutama saat konsentrasinya meningkat,” tulis BMKG dalam laman resminya, dikutip Senin (31/8).

Baca Juga:  Kapan Awal Musim Hujan 2024/2025 di Indonesia Tiba? Ini Prediksi BMKG

Bahaya mendalam juga mengintai dari paparan mikroskopis partikel PM2.5 yang lebih mudah menembus pertahanan tubuh manusia.

“Karena ukurannya sangat halus, PM2.5 dapat masuk lebih dalam ke paru-paru dan meningkatkan risiko gangguan pernapasan. Kelompok yang paling rentan terdampak antara lain anak-anak, lansia, serta pengidap penyakit pernapasan dan jantung,” lanjut BMKG.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BMKG ISPU Karhutla Kualitas Udara polusi udara
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Soroti Rekening Divisi Terpisah, Walikota Farhan Bongkar Kejanggalan Keuangan Perumda Tirtawening

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Bansos September 2026 Cair, Desil 1-4 Jadi Sorotan! Ini 5 Bantuan yang Perlu Dicek KPM

Dari Rapat Zoom hingga Langit Kalteng Berasap, Sosok Kadisdik M. Reza Prabowo Kini Disorot

Hari Ke-6 Evakuasi Banjir Bandang Nepal: Angka Kematian Tembus 900 Jiwa, 4.000 Orang Masih Hilang

Penyebab Jembatan Gantung Pongpet Pangandaran Ambruk Usai Diresmikan

Prabowo Ngaku Tolak Tawaran Utang IMF, Sebut Indonesia Mampu Jalan Tanpa Pinjaman Luar Negeri

Terpopuler
  • Benarkah Azab? Di Balik Narasi Bencana Nepal dan Isu Perusakan Masjid yang Viral
  • Musda VI Demokrat Jabar Digelar, AHY Dorong Konsolidasi dan Kebangkitan Partai Menuju Pemilu 2029
  • Game Free Fire
    Kumpulan Kode Redeem FF Terbaru 25 Agustus 2026, Klaim Skin dan Diamond Gratis Sebelum Hangus
  • PN Bandung Tolak Lagi Praperadilan Mantan Pengurus Gereja: Status Tersangka ITE Bambang Soeharto Sah
  • HMI Cabang Bandung Demo Balai Kota: Desak Pemkot Buka Mata Soal RTH dan Kemiskinan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.