Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kode Redeem FF Hari Ini 10 Agustus 2026, Klaim Skin dan Diamond Gratis

Senin, 10 Agustus 2026 11:40 WIB

Waspada Cuaca Ekstrem: BMKG Peringatkan Angin Kencang Mengintai Jawa Barat

Senin, 10 Agustus 2026 11:37 WIB

Anggota Polisi Gugur Diduga Tabrak Lari Usai Patroli, Farhan Berduka dan Minta Kasus Diusut Tuntas

Senin, 10 Agustus 2026 11:10 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kode Redeem FF Hari Ini 10 Agustus 2026, Klaim Skin dan Diamond Gratis
  • Waspada Cuaca Ekstrem: BMKG Peringatkan Angin Kencang Mengintai Jawa Barat
  • Anggota Polisi Gugur Diduga Tabrak Lari Usai Patroli, Farhan Berduka dan Minta Kasus Diusut Tuntas
  • Tak Cuma Denda Rp100 Juta, Pemkot Bandung Wajibkan Penebang Pohon Jalan Riau Serahkan 1.000 Bibit
  • Jamin Hak Pendidikan Siswa SDN 026 Bojongloa, Farhan Siapkan Skema Shift Siang di SDN 148
  • Harga Buyback Emas Antam Hari Ini 10 Agustus 2026 Tetap Rp2,511 Juta per Gram
  • Jadwal Resmi Super League 2026/2027, Persib Bandung Langsung Hadapi Musuh Bebuyutan
  • Teti Ratnasih Terpilih Pimpin FORHATI Jabar, Bawa Misi Besar Transformasi Keumatan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 10 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Waspada Cuaca Ekstrem: BMKG Peringatkan Angin Kencang Mengintai Jawa Barat

By Aga GustianaSenin, 10 Agustus 2026 11:37 WIB3 Mins Read
Cuaca Ekstrem. (Foto: Ilustrasi/bpbd.bogorkab.go.id)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Masyarakat di kawasan Jawa Barat diimbau untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah pada Selasa, 11 Agustus 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini mengenai ancaman cuaca ekstrem berupa tiupan angin kencang yang diproyeksikan menerjang sejumlah kawasan di Tanah Pasundan.

Peringatan ini menjadi bagian dari analisis peta cuaca nasional BMKG. Selain Jawa Barat, potensi terpaan angin kencang pada tanggal 11 Agustus 2026 tersebut juga mengintai sejumlah daerah lain di Indonesia.

Daftar Wilayah Terdampak Angin Kencang

Fenomena hembusan angin berkecepatan tinggi pada Selasa (11/8/2026) diprediksi melanda beberapa provinsi berikut:

  • Jawa Barat
  • Banten
  • Kepulauan Bangka Belitung
  • Maluku
  • Sulawesi Utara

Sementara untuk potensi curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, BMKG memperkirakan dampaknya akan terkonsentrasi di wilayah Pulau Papua.

Adanya potensi tiupan angin kencang ini meningkatkan risiko tumbangnya pohon, patahnya dahan besar, robohnya papan baliho, hingga terganggunya arus lalu lintas dan fasilitas publik di area terbuka. Oleh karena itu, warga yang sering beraktivitas di luar ruangan disarankan untuk ekstra waspada.

Mengapa Angin Kencang Terjadi Saat Kemarau?

Munculnya angin kencang dan potensi hujan lokal di tengah musim kemarau dipengaruhi oleh pergerakan dinamika iklim global. BMKG mencatat bahwa indikator iklim global saat ini masih konsisten mengarah pada kondisi kering di kawasan Nusantara, salah satunya ditandai oleh fenomena El Nino dengan intensitas kuat yang terus berlangsung.

Hasil pemantauan parameter iklim menunjukkan Indeks Nino 3.4 mencapai angka +2,02, dipadu dengan Southern Oscillation Index (SOI) yang menyentuh -27,7. Angka-angka ini mempertegas bahwa El Nino kategori kuat masih bertahan dan punya kecenderungan menguat. Di saat bersamaan, indeks Indian Ocean Dipole (IOD) berada pada kisaran +0,63 yang menandakan pergerakan menuju fase positif.

Kombinasi fenomena tersebut sejatinya menekan pembentukan awan hujan secara umum di wilayah Indonesia. Akan tetapi, gangguan atmosfer lokal dan regional tertentu masih mampu memicu konsentrasi awan tebal serta memicu embusan angin yang jauh lebih kencang di lokasi-lokasi spesifik.

Faktor Pemicu Pertumbuhan Awan dan Gangguan Atmosfer

Meski secara umum wilayah Indonesia didominasi kondisi kering akibat El Nino dan IOD positif, BMKG memetakan sejumlah gelombang atmosfer yang tetap aktif memicu dinamika cuaca lokal:

  • Gelombang Rossby Ekuatorial: Diprediksi aktif melintasi Sulawesi bagian tengah hingga selatan, Maluku Utara bagian selatan, Maluku, Papua Barat Daya bagian barat, serta Papua Barat bagian barat.
  • Gelombang Kelvin: Terdeteksi bergerak aktif di wilayah Sumatera bagian tengah hingga selatan, Aceh bagian utara, Kalimantan Utara bagian utara, Nusa Tenggara Timur, Maluku Utara, Maluku bagian selatan, hingga Papua bagian tengah dan selatan.
  • Madden-Julian Oscillation (MJO): Memasuki fase aktif di Sumatera, Banten bagian barat, Papua Barat Daya, Papua Barat bagian utara, dan Papua bagian utara.

Selain dinamika gelombang atmosfer tersebut, pembentukan pusat tekanan rendah di perairan Samudra Hindia barat Bengkulu memicu terbentuknya area konvergensi (pertemuan angin) dan konfluensi (perlambatan angin) yang memperbesar potensi pertumbuhan awan hujan serta peningkatan kecepatan angin.

Panduan Keselamatan untuk Warga Jawa Barat

BMKG mengingatkan publik agar tidak panik namun tetap meningkatkan kesiapsiagaan diri terhadap perubahan cuaca spontan. Apabila angin kencang mendadak bertiup saat Anda berada di jalan raya atau ruang terbuka, sangat disarankan untuk segera berlindung di dalam bangunan yang kokoh. Hindari berteduh atau memarkir kendaraan di bawah pohon tua, tiang listrik, serta struktur papan reklame yang rawan roboh.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Angin Kencang Jabar BMKG cuaca ekstrem Jawa Barat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Anggota Polisi Gugur Diduga Tabrak Lari Usai Patroli, Farhan Berduka dan Minta Kasus Diusut Tuntas

Tak Cuma Denda Rp100 Juta, Pemkot Bandung Wajibkan Penebang Pohon Jalan Riau Serahkan 1.000 Bibit

Jamin Hak Pendidikan Siswa SDN 026 Bojongloa, Farhan Siapkan Skema Shift Siang di SDN 148

Teti Ratnasih Terpilih Pimpin FORHATI Jabar, Bawa Misi Besar Transformasi Keumatan

Makan Beratap Asap, Sholat Beralas Debu: Kisah Gerilya Relawan Bromo

10 Pohon Hilang di Jalan Riau Bandung, Pemkot Kecolongan? Pengamat Bongkar Lemahnya Pengawasan

Terpopuler
  • Menuju Muswil VII KAHMI Jabar, Pansel Umumkan 16 Calon Presidium dengan Rekam Jejak Strategis
  • FOTO: Dedikasi Tanpa Batas Tim Medis Mengawal Keselamatan Laga Piala Presiden 2026
  • Genap 1 Tahun, PRI Jawa Barat Tegaskan Komitmen Jadi Rumah Rakyat
  • MUSWIL VII KAHMI Jabar Tuntas, 7 Presidium Terpilih Bawa Mandat Baru
  • 16 Bakal Calon Presidium MW KAHMI Jabar Jalani Verifikasi, Siapkan Pemimpin Baru Periode 2026-2031
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.