Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Video Viral Bandar Batang Bergetar Terungkap! Pemeran Dijanjikan Rp250 Juta

Kamis, 30 April 2026 21:28 WIB

Mental Juara! Persib Bandung Ngamuk, Comeback Fantastis Bungkam Bhayangkara FC 4-2

Kamis, 30 April 2026 21:10 WIB

Eksodus Bintang Persib Dimulai? Alfeandra Dewangga Dirumorkan Merapat ke Bali United Musim Depan

Kamis, 30 April 2026 21:04 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Video Viral Bandar Batang Bergetar Terungkap! Pemeran Dijanjikan Rp250 Juta
  • Mental Juara! Persib Bandung Ngamuk, Comeback Fantastis Bungkam Bhayangkara FC 4-2
  • Eksodus Bintang Persib Dimulai? Alfeandra Dewangga Dirumorkan Merapat ke Bali United Musim Depan
  • Awas Jebakan! Link Video Viral Tasya Gym Bandar Batang Ternyata Pintu Masuk Hacker?
  • ASN Wajib Tahu! Salah Terima Gaji ke-13 Bisa Jadi Utang Negara
  • Tinggal 30 Langkah Lagi! Cristiano Ronaldo Menuju Rekor 1.000 Gol Dunia
  • Link Video Tasya Gym Bandar Batang 15 Menit Diburu, Ternyata Banyak yang Palsu
  • Bhayangkara Unggul 2-1, Persib Kejar Lewat Gol Injury Time
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 1 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bocah SD di Subang Alami Koma Usai Dibully Kakak Kelas

By Aga GustianaJumat, 22 November 2024 17:59 WIB3 Mins Read
Ilustrasi penculikan anak. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Nasib pilu dialami seorang anak berusia 9 tahun di Kecamatan Blanakan, Kabupaten Subang, Jawa Barat. Bocah SD kelas 3 itu kondisinya kritis di rumah sakit usai diduga dirundung kakak kelasnya.

Saudara korban, Sarti mengungkapkan, korban mengalami kondisi yang mengkhawatirkan.

“Dua hari itu dia muntah terus, kalau makan muntah, makan muntah, perutnya sakit, sama uwanya enggak cerita karena takut. Kata saya kenapa kamu kayak gitu, sakit perutnya, dibenerin (diurut) abis diurut nggak muntah lagi,” ujar Sarti saudara korban kepada awak media saat ditemui di rumahnya, Jumat (22/11/2024).

Korban sempat masuk sekolah, kata Sartin, namun kondisinya semakin memburuk. Bahkan, korban kesulitan membuka kelopak mata dan berjalan pun merangkak.

“Nggak pernah cerita, itu waktu dia mau drop, mau berangkat ke rumah sakit, saya tanya kamu kenapa kepalanya sakit, melek nggak bisa jalan susah, katanya dijedotin ke tembok, ditajong (tendang) pengakuannya sama tiga orang itu,” katanya.

Kini korban tengah dalam perawatan di rumah sakit, kondisinya koma. Pihak keluarga sudah menginformasikan kejadian tersebut ke wali kelas.

Baca Juga:  Viral! Aksi 'Putra Wilayah' Hentikan Pembangunan Pagar Sekolah di Bekasi

“Saat itu saya mau ke sekolah ke situ tahunya sudah bubar, kantor nggak ada sudah pada ke mana gurunya, jadi saya balik lagi gak jadi (laporan saat itu),” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SD tersebut, Kasim mengonfirmasi kejadian yang dialami korban.

Menurut Kasim, kejadiannya sudah berlangsung sekitar seminggu yang lalu dan baru diketahui oleh pihak sekolah.

“Iya betul tahunya sudah kritis, di rumah sakit itu baru tahu setelah seminggu kemudian, itu pun ada pihak keluarga tidak laporan tapi sambil ngomong ke guru kelas, itu pun saya tindak lanjuti, saya ke tempat korban saya tanyakan ke ortu, karena di cek buku kejadian tidak ada laporan,” ucap Kasim ditemui di sekolah.

Baca Juga:  Ketimbang Diliburkan, Ramadhan Jadi Momen Penguatan Keagamaan di Sekolah

Hasil pemeriksaan, ternyata korban mengalami perundungan saat jam istirahat dan di luar lingkungan sekolah.

“Memang ada kejadiannya, udah lama kejadiannya, kurang lebih satu mingguan, itu pun anak sempat masuk sekolah dan tidak menunjukkan anak sakit atau tidak, ketika di bully tidak ada lapor ke sekolah, itu kejadian di luar arena sekolah bukan di dalam, pada waktu istirahat, guru istirahat anak jajan di luar area sekolah,” jelasnya.

Kasim memastikan jika tidak terjadi perundungan di dalam lingkungan sekolah. Pasalnya, tidak ada laporan baik dari wali kelas maupun siswa-siswi lainnya.

Baca Juga:  Puluhan Siswa SD Alami Keracunan Massal di Bandung Barat, 10 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit

“Kalau ada laporan wali kelas, anak kalau ribut pasti laporan ke sekolah, ini tidak ada , tidak ada berita apapun. Orang tua bilang anak ini sering di bully, kata ayahnya, anak dibully di lapangan, tapi saya lihat anak enggak apa-apa biarkan saja, di pengajian juga sering di bully, anak ini di bully tidak hanya di sekolah saja,” pungkasnya.

Kapolsek Subang, AKP Ariek Indra Sentanu melalui Kasat Reskrim AKP Gilang Indra Friyana mengatakan, pihaknya sudah menerima informasi tersebut. Kini kasusnya sedang diselidiki Unit PPA Satreskrim Polres Subang.

“Kasusnya akan kita tarik ke Polres karena berkaitan dengan anak untuk penyelidikan lebih lanjut,” kata Gilang.

“Intinya kita akan dalami. Anggota juga sudah merapat untuk berkoordinasi dengan keluarga untuk penyelidikan lebih lanjut,” kata dia.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

SD siswa Subang
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

ASN

ASN Wajib Tahu! Salah Terima Gaji ke-13 Bisa Jadi Utang Negara

Upadate Kasus Dugaan Penculikan Bayi di RSHS Bandung, Perawat Diduga Langgar SOP

Aksi Koboi di Cianjur: Tembak Pemilik Toko Pakai Airsoft Gun Usai Ketahuan Nyelinap

Underpass Pasteur Masih Tahap Wacana, Pemprov Jabar Soroti Risiko Banjir dan Lahan

Fakta Baru Video Viral Batang: Pemeran Wanita Diduga Tak Tahu Aksinya Direkam Diam-diam dan Diduplikas

Resmi! Gaji Pensiunan PNS Mei 2026 Cair Tepat Waktu, Cek Detailnya

Terpopuler
  • Link Video Bandar Batang Viral! Waspada Phising
  • Link Asli Video Bandar Membara Full Durasi, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Link Video Viral Vell Blunder Durasi Panjang, Waspada Modus Phising!
  • Viral ‘Video Bandar Membara’ di Media Sosial, Warganet Cari Link Asli No Sensor
  • Gebrakan Mewah di Bursa Transfer: Persib Bandung Incar Bintang-bintang Eks Eropa
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.