Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Peuyeum Bendul, kuliner khas Purwakarta.

Panduan Wisata Kuliner Purwakarta: Dari Olahan Peuyeum Manis Hingga Soto Gurih Khas Sadang

Minggu, 18 Oktober 2026 02:00 WIB

Anak Dijamin Happy! Ini 8 Tempat Wisata Liburan Keluarga Paling Hits di Bandung dan Bandung Barat

Minggu, 18 Oktober 2026 01:00 WIB

Drama Injury Time! Persita Taklukkan Persija 3-2, Rekor Sempurna Macan Kemayoran Terhenti

Sabtu, 17 Oktober 2026 21:45 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Panduan Wisata Kuliner Purwakarta: Dari Olahan Peuyeum Manis Hingga Soto Gurih Khas Sadang
  • Anak Dijamin Happy! Ini 8 Tempat Wisata Liburan Keluarga Paling Hits di Bandung dan Bandung Barat
  • Drama Injury Time! Persita Taklukkan Persija 3-2, Rekor Sempurna Macan Kemayoran Terhenti
  • Sindir Kepemimpinan Iran, Donald Trump Buat Lelucon Soal Nama ‘Mohammad’ di Panggung Kampanye
  • Kaya Serat dan Antioksidan, Ahli Gizi Sarankan Jangan Buang Kulit Ubi Saat Dimasak!
  • Imbas Dampak Buruk ChatGPT, OpenAI Dituntut Bayar Ganti Rugi Hingga Hapus Data Pengguna
  • Ada Braga Bebas Kendaraan Hingga Persib Day, Ini Agenda Lengkap Kota Bandung Akhir Pekan Ini
  • Jangan Nonton Sendiri! Ini 10 Titik Nobar Persib vs Persik di Bandung & Sekitarnya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 18 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bocah SD di Subang Alami Koma Usai Dibully Kakak Kelas

By Aga GustianaJumat, 22 November 2024 17:59 WIB3 Mins Read
Ilustrasi penculikan anak. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Nasib pilu dialami seorang anak berusia 9 tahun di Kecamatan Blanakan, Kabupaten Subang, Jawa Barat. Bocah SD kelas 3 itu kondisinya kritis di rumah sakit usai diduga dirundung kakak kelasnya.

Saudara korban, Sarti mengungkapkan, korban mengalami kondisi yang mengkhawatirkan.

“Dua hari itu dia muntah terus, kalau makan muntah, makan muntah, perutnya sakit, sama uwanya enggak cerita karena takut. Kata saya kenapa kamu kayak gitu, sakit perutnya, dibenerin (diurut) abis diurut nggak muntah lagi,” ujar Sarti saudara korban kepada awak media saat ditemui di rumahnya, Jumat (22/11/2024).

Korban sempat masuk sekolah, kata Sartin, namun kondisinya semakin memburuk. Bahkan, korban kesulitan membuka kelopak mata dan berjalan pun merangkak.

“Nggak pernah cerita, itu waktu dia mau drop, mau berangkat ke rumah sakit, saya tanya kamu kenapa kepalanya sakit, melek nggak bisa jalan susah, katanya dijedotin ke tembok, ditajong (tendang) pengakuannya sama tiga orang itu,” katanya.

Baca Juga:  PPDB Bandung 2024 SD dan SMP: Cek Jadwal Pendaftaran, Daftar Ulang hingga Pengumuman

Kini korban tengah dalam perawatan di rumah sakit, kondisinya koma. Pihak keluarga sudah menginformasikan kejadian tersebut ke wali kelas.

“Saat itu saya mau ke sekolah ke situ tahunya sudah bubar, kantor nggak ada sudah pada ke mana gurunya, jadi saya balik lagi gak jadi (laporan saat itu),” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SD tersebut, Kasim mengonfirmasi kejadian yang dialami korban.

Menurut Kasim, kejadiannya sudah berlangsung sekitar seminggu yang lalu dan baru diketahui oleh pihak sekolah.

“Iya betul tahunya sudah kritis, di rumah sakit itu baru tahu setelah seminggu kemudian, itu pun ada pihak keluarga tidak laporan tapi sambil ngomong ke guru kelas, itu pun saya tindak lanjuti, saya ke tempat korban saya tanyakan ke ortu, karena di cek buku kejadian tidak ada laporan,” ucap Kasim ditemui di sekolah.

Baca Juga:  Viral Guru Ogah Tegur Siswa Lantaran Takut Dilaporkan ke Polisi

Hasil pemeriksaan, ternyata korban mengalami perundungan saat jam istirahat dan di luar lingkungan sekolah.

“Memang ada kejadiannya, udah lama kejadiannya, kurang lebih satu mingguan, itu pun anak sempat masuk sekolah dan tidak menunjukkan anak sakit atau tidak, ketika di bully tidak ada lapor ke sekolah, itu kejadian di luar arena sekolah bukan di dalam, pada waktu istirahat, guru istirahat anak jajan di luar area sekolah,” jelasnya.

Kasim memastikan jika tidak terjadi perundungan di dalam lingkungan sekolah. Pasalnya, tidak ada laporan baik dari wali kelas maupun siswa-siswi lainnya.

“Kalau ada laporan wali kelas, anak kalau ribut pasti laporan ke sekolah, ini tidak ada , tidak ada berita apapun. Orang tua bilang anak ini sering di bully, kata ayahnya, anak dibully di lapangan, tapi saya lihat anak enggak apa-apa biarkan saja, di pengajian juga sering di bully, anak ini di bully tidak hanya di sekolah saja,” pungkasnya.

Baca Juga:  Heboh Begal Payudara di Cimahi, Bocah SD Jadi Korban

Kapolsek Subang, AKP Ariek Indra Sentanu melalui Kasat Reskrim AKP Gilang Indra Friyana mengatakan, pihaknya sudah menerima informasi tersebut. Kini kasusnya sedang diselidiki Unit PPA Satreskrim Polres Subang.

“Kasusnya akan kita tarik ke Polres karena berkaitan dengan anak untuk penyelidikan lebih lanjut,” kata Gilang.

“Intinya kita akan dalami. Anggota juga sudah merapat untuk berkoordinasi dengan keluarga untuk penyelidikan lebih lanjut,” kata dia.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

SD siswa Subang
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Sindir Kepemimpinan Iran, Donald Trump Buat Lelucon Soal Nama ‘Mohammad’ di Panggung Kampanye

Buntut Polusi Udara Lintas Negara, 7 Persusahaan RI Terancam Sanksi Singapura

Sambangi Bandung Lewat GO! NEXT 2026, FiberStar Kenalkan Solusi Digital Terintegrasi untuk Bisnis

Diduga Kalap Akibat Tekanan Kerja, Pria di Sukabumi Tega Bacok Istri Tanpa Cekcok

Langit Jakarta dan Jawa Barat Dirayapi Asap Karhutla Kalimantan, Kualitas Udara Mulai Terancam?

Ironi Gubernur Konten: Pamer Aduan di Medsos, Tapi Gagap Saat Diadang Warga

Terpopuler
  • Humas Era Digital Tak Cukup Viral! Mahasiswa UIN Bandung Dibekali Strategi Algoritma hingga Etika
  • Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!
  • 100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?
  • Kontroversi Jalan Diponegoro Bandung: Demi Ruang Publik atau Menabrak Tata Ruang?
  • Siap-siap Cair! Panduan Cek Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 Oktober-Desember 2026 Pakai NIK KTP
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.