Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Persib

Play-off ACL 2 Persib vs Manila Digger FC: Mengukur Potensi Ancam Skuad Underdog Filipina

Sabtu, 29 Agustus 2026 12:20 WIB
MotoGP

Jadwal MotoGP Aragon 2026 Akhir Pekan Ini: Cek Jam Tayang Sprint Race dan Race Utama!

Sabtu, 29 Agustus 2026 10:59 WIB

Terbongkar Sosok Melva Pardede! Sebut Ojol Dikhianati Botok Pati CS, Ternyata Cuma Driver Jadi-jadian?

Sabtu, 29 Agustus 2026 08:49 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Play-off ACL 2 Persib vs Manila Digger FC: Mengukur Potensi Ancam Skuad Underdog Filipina
  • Jadwal MotoGP Aragon 2026 Akhir Pekan Ini: Cek Jam Tayang Sprint Race dan Race Utama!
  • Terbongkar Sosok Melva Pardede! Sebut Ojol Dikhianati Botok Pati CS, Ternyata Cuma Driver Jadi-jadian?
  • Sederet Skandal Sesama Jenis di Cianjur yang Berakhir Tragis dan Memicu Amarah Warga
  • Banjir Hadiah Gratis! Serbu Kode Redeem FF Sabtu 29 Agustus 2026 Sebelum Kehabisan Kuota
  • September 2026 Jadi Batas Penting, 2 Bantuan Pemerintah Ini Masih Bisa Diterima
  • Surga Kuliner Bandung Makin Ramai, 5 Tempat Makan Ini Punya Menu dan Konsep Berbeda
  • Nama Bisa Berubah! Cek Bansos Tahap 3 2026 Pakai NIK KTP, Ini Caranya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 29 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bocah SD di Subang Alami Koma Usai Dibully Kakak Kelas

By Aga GustianaJumat, 22 November 2024 17:59 WIB3 Mins Read
Ilustrasi penculikan anak. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Nasib pilu dialami seorang anak berusia 9 tahun di Kecamatan Blanakan, Kabupaten Subang, Jawa Barat. Bocah SD kelas 3 itu kondisinya kritis di rumah sakit usai diduga dirundung kakak kelasnya.

Saudara korban, Sarti mengungkapkan, korban mengalami kondisi yang mengkhawatirkan.

“Dua hari itu dia muntah terus, kalau makan muntah, makan muntah, perutnya sakit, sama uwanya enggak cerita karena takut. Kata saya kenapa kamu kayak gitu, sakit perutnya, dibenerin (diurut) abis diurut nggak muntah lagi,” ujar Sarti saudara korban kepada awak media saat ditemui di rumahnya, Jumat (22/11/2024).

Korban sempat masuk sekolah, kata Sartin, namun kondisinya semakin memburuk. Bahkan, korban kesulitan membuka kelopak mata dan berjalan pun merangkak.

“Nggak pernah cerita, itu waktu dia mau drop, mau berangkat ke rumah sakit, saya tanya kamu kenapa kepalanya sakit, melek nggak bisa jalan susah, katanya dijedotin ke tembok, ditajong (tendang) pengakuannya sama tiga orang itu,” katanya.

Baca Juga:  Viral! Dedi Mulyadi Skakmat Aqua: Airnya Disedot, Pohonnya Ditebang!

Kini korban tengah dalam perawatan di rumah sakit, kondisinya koma. Pihak keluarga sudah menginformasikan kejadian tersebut ke wali kelas.

“Saat itu saya mau ke sekolah ke situ tahunya sudah bubar, kantor nggak ada sudah pada ke mana gurunya, jadi saya balik lagi gak jadi (laporan saat itu),” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SD tersebut, Kasim mengonfirmasi kejadian yang dialami korban.

Menurut Kasim, kejadiannya sudah berlangsung sekitar seminggu yang lalu dan baru diketahui oleh pihak sekolah.

“Iya betul tahunya sudah kritis, di rumah sakit itu baru tahu setelah seminggu kemudian, itu pun ada pihak keluarga tidak laporan tapi sambil ngomong ke guru kelas, itu pun saya tindak lanjuti, saya ke tempat korban saya tanyakan ke ortu, karena di cek buku kejadian tidak ada laporan,” ucap Kasim ditemui di sekolah.

Baca Juga:  Sayangkan Kasus Cuci Rapor di SMPN 19 Kota Depok, Bey Machmudin: Kami Sedih

Hasil pemeriksaan, ternyata korban mengalami perundungan saat jam istirahat dan di luar lingkungan sekolah.

“Memang ada kejadiannya, udah lama kejadiannya, kurang lebih satu mingguan, itu pun anak sempat masuk sekolah dan tidak menunjukkan anak sakit atau tidak, ketika di bully tidak ada lapor ke sekolah, itu kejadian di luar arena sekolah bukan di dalam, pada waktu istirahat, guru istirahat anak jajan di luar area sekolah,” jelasnya.

Kasim memastikan jika tidak terjadi perundungan di dalam lingkungan sekolah. Pasalnya, tidak ada laporan baik dari wali kelas maupun siswa-siswi lainnya.

“Kalau ada laporan wali kelas, anak kalau ribut pasti laporan ke sekolah, ini tidak ada , tidak ada berita apapun. Orang tua bilang anak ini sering di bully, kata ayahnya, anak dibully di lapangan, tapi saya lihat anak enggak apa-apa biarkan saja, di pengajian juga sering di bully, anak ini di bully tidak hanya di sekolah saja,” pungkasnya.

Baca Juga:  Program Barak Militer untuk Anak Nakal Dikritik, Dedi Mulyadi: Di Mana Letak Salahnya?

Kapolsek Subang, AKP Ariek Indra Sentanu melalui Kasat Reskrim AKP Gilang Indra Friyana mengatakan, pihaknya sudah menerima informasi tersebut. Kini kasusnya sedang diselidiki Unit PPA Satreskrim Polres Subang.

“Kasusnya akan kita tarik ke Polres karena berkaitan dengan anak untuk penyelidikan lebih lanjut,” kata Gilang.

“Intinya kita akan dalami. Anggota juga sudah merapat untuk berkoordinasi dengan keluarga untuk penyelidikan lebih lanjut,” kata dia.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

SD siswa Subang
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Terbongkar Sosok Melva Pardede! Sebut Ojol Dikhianati Botok Pati CS, Ternyata Cuma Driver Jadi-jadian?

Sederet Skandal Sesama Jenis di Cianjur yang Berakhir Tragis dan Memicu Amarah Warga

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

September 2026 Jadi Batas Penting, 2 Bantuan Pemerintah Ini Masih Bisa Diterima

Nama Bisa Berubah! Cek Bansos Tahap 3 2026 Pakai NIK KTP, Ini Caranya

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Bansos Tahap 3 2026 Cair hingga September, Cek Penerima Pakai NIK KTP di Sini

Anjing Pitbull Serang Anak di Arjasari Bandung, Warga Setempat Keluarkan 8 Petisi

Terpopuler
  • Janji Penguatan UMKM Dipertanyakan di Tengah Masifnya Penertiban PKL Kota Bandung
  • Lepas Saat Dijemur, Pitbull Ngamuk Serang Anak 9 Tahun di Arjasari Bandung
  • Loyalis Fanatik Mulai Tergerus, Warga Makin Berani Kritik Dedi Mulyadi!
  • Mesin Politik Mulai Dipanaskan! PRI Bidik 13 Kursi DPR RI dari Jawa Barat
  • Musda VI Demokrat Jabar Digelar, AHY Dorong Konsolidasi dan Kebangkitan Partai Menuju Pemilu 2029
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.