Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Siap Gelora! Lokasi Nobar Persib Bandung vs Melbourne Victory Sore Ini

Rabu, 4 November 2026 08:30 WIB

Dibikin Heran Satu Dunia! Selebrasi Paling Nyeleneh Veda Ega: Makan Belalang Goreng di Sepang!

Rabu, 4 November 2026 08:20 WIB

Bawa JNE Makin Adaptif, Hui Chandra Fireta Sabet Gelar Most Innovative CFO Awards 2026

Rabu, 4 November 2026 07:45 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Siap Gelora! Lokasi Nobar Persib Bandung vs Melbourne Victory Sore Ini
  • Dibikin Heran Satu Dunia! Selebrasi Paling Nyeleneh Veda Ega: Makan Belalang Goreng di Sepang!
  • Bawa JNE Makin Adaptif, Hui Chandra Fireta Sabet Gelar Most Innovative CFO Awards 2026
  • Pincang Tanpa Duo Asing, Persib Tetap Ngotot Segel Tiket 16 Besar ACL 2
  • Klaim Sekarang! Daftar Kode Redeem FF Terbaru 4 November 2026, Amankan Hadiah Gratisnya
  • Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Pemerintah Salurkan BSU Rp900 Ribu Lewat Bank Himbara dan Pos, Cek Namamu Sekarang!
  • Bareskrim Amankan Barang Bukti Digital, Listyo Sigit Cs Ditahan di Rutan Mabes Polri
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 4 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Bongkar Skandal Pelecehan di Ponpes Lombok, Begini Kisah Film Bidaah yang Buat Santri Tersadar

By SusanaJumat, 25 April 2025 18:00 WIB2 Mins Read
Poster Film Bidaah. Foto: Tangkapan layar VIU.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sebuah kasus pelecehan seksual kembali mengguncang dunia pendidikan berbasis agama. Seorang ketua yayasan pondok pesantren di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), diduga menjadi pelaku dalam skandal memalukan ini.

Yang mengejutkan, keberanian para korban dalam membongkar kasus ini ternyata terinspirasi dari film asal Malaysia berjudul Bidaah.

Para korban, sebagian besar merupakan santri dan alumni pesantren tersebut, mengaku merasa tergugah setelah menonton film Bidaah yang menyoroti kisah penyimpangan dalam lingkungan religius.

Kesamaan antara cerita dalam film dan pengalaman pribadi mereka, mendorong para korban untuk melaporkan tindakan tak senonoh tersebut ke pihak berwajib.

Baca Juga:  Sedang Tayang di Bioskop, Ini Sinopsis Film Komedi Indonesia 'Modal Nekad'

Sinopsis Film Bidaah

Film Bidaah, atau dalam versi internasionalnya berjudul Broken Heaven, adalah serial Malaysia yang mulai tayang di platform Viu pada 6 Maret 2025.

Serial yang disutradarai oleh Pali Yahya dan ditulis oleh Eirma Fatima ini langsung mencuri perhatian publik karena mengangkat isu agama dan penyimpangan dalam kelompok keagamaan.

Dengan total 15 episode berdurasi 42 menit, Bidaah bercerita tentang Baiduri (Riena Diana), seorang perempuan muda yang bergabung dengan sekte Jihad Ummah atas permintaan ibunya. Sekte tersebut dipimpin oleh Walid Muhammad (Faizal Hussein), sosok karismatik yang mengaku sebagai Imam Mahdi.

Baca Juga:  Segera Tayang! Kisah Perjanjian Gaib yang Menghantui di Film Hutang Nyawa

Seiring waktu, Baiduri dan Hambali (Fattah Amin), putra tangan kanan Walid, menyadari adanya penyimpangan ajaran dalam sekte tersebut.

Mereka mulai membongkar praktik pernikahan paksa, manipulasi keagamaan, dan tekanan spiritual yang terjadi dalam kelompok itu. Meski fiksi, kisah Bidaah terasa sangat dekat dengan realitas di sejumlah wilayah, termasuk Indonesia.

Kasus Masih Bergulir

Terduga pelaku dalam kasus pelecehan seksual ini diketahui berinisial AF (60), yang menjabat sebagai ketua yayasan pondok pesantren di Lombok Barat.

Baca Juga:  Skandal Pelecehan Siswi PKL di Sukabumi: Polisi Tetapkan Sekdis Dishub Sebagai Tersangka

Saat ini, penyelidikan masih berlangsung dan korban yang melapor terus bertambah.

Pihak kepolisian dan lembaga perlindungan anak mendukung penuh proses hukum agar para pelaku bisa diproses secara adil, dan mendorong lebih banyak korban yang mungkin masih bungkam untuk berani bersuara.

Kasus ini menjadi peringatan keras akan pentingnya pengawasan di lingkungan pesantren dan perlunya ruang aman bagi korban untuk berbicara.

Film seperti Bidaah membuktikan bahwa media bisa menjadi pemantik keberanian dan kesadaran sosial terhadap kejahatan yang kerap disembunyikan di balik simbol agama.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

pelecehan sinopsis
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bawa JNE Makin Adaptif, Hui Chandra Fireta Sabet Gelar Most Innovative CFO Awards 2026

Klaim Sekarang! Daftar Kode Redeem FF Terbaru 4 November 2026, Amankan Hadiah Gratisnya

Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!

Pekerja menerima BSU 2025 dari pemerintah

Pemerintah Salurkan BSU Rp900 Ribu Lewat Bank Himbara dan Pos, Cek Namamu Sekarang!

Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!

Ilustrasi video syur

Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!

Terpopuler
  • Ilustrasi video syur
    Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.