Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

10 Wisata Kuliner Legendaris di Karawang yang Wajib Dicoba

Minggu, 20 September 2026 06:00 WIB
Keindahan Curug Cimahi, destinasi utama Wisata Cimahi dengan udara sejuk dan pemandangan mempesona

Bosan ke Bandung? Saatnya Eksplorasi 9 Permata Tersembunyi di Kota Cimahi

Minggu, 20 September 2026 01:00 WIB
Ilustrasi begal

Driver Ojol di Garut Ngaku Dibegal dan Dibacok, Ternyata Bohong!

Sabtu, 19 September 2026 20:03 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • 10 Wisata Kuliner Legendaris di Karawang yang Wajib Dicoba
  • Bosan ke Bandung? Saatnya Eksplorasi 9 Permata Tersembunyi di Kota Cimahi
  • Driver Ojol di Garut Ngaku Dibegal dan Dibacok, Ternyata Bohong!
  • Waspada Lonjakan Influenza A: Kenali Gejala, Risiko Komplikasi, dan Cara Ampuh Pencegahannya
  • Skandal Pungli Alkid Jogja Memanas! Owner Bolosego Skakmat Klarifikasi Jukir di Depan Wawali, Publik Geram!
  • Insiden Memalukan di Asian Games 2026, Korea Selatan Diputarkan Lagu Korea Utara
  • Daftar Lokasi Nobar Resmi Persijap vs Persib Bandung: Titik Kumpul Bobotoh Akhir Pekan Ini
  • Kronologi Lengkap Mahasiswa UPI Tewas Usai Kecelakaan di Jalan A.H. Nasution Bandung
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 20 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Bongkar Skandal Pelecehan di Ponpes Lombok, Begini Kisah Film Bidaah yang Buat Santri Tersadar

By SusanaJumat, 25 April 2025 18:00 WIB2 Mins Read
Poster Film Bidaah. Foto: Tangkapan layar VIU.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sebuah kasus pelecehan seksual kembali mengguncang dunia pendidikan berbasis agama. Seorang ketua yayasan pondok pesantren di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), diduga menjadi pelaku dalam skandal memalukan ini.

Yang mengejutkan, keberanian para korban dalam membongkar kasus ini ternyata terinspirasi dari film asal Malaysia berjudul Bidaah.

Para korban, sebagian besar merupakan santri dan alumni pesantren tersebut, mengaku merasa tergugah setelah menonton film Bidaah yang menyoroti kisah penyimpangan dalam lingkungan religius.

Kesamaan antara cerita dalam film dan pengalaman pribadi mereka, mendorong para korban untuk melaporkan tindakan tak senonoh tersebut ke pihak berwajib.

Baca Juga:  Tayang Besok! Simak Sinopsis 2nd Miracle in Cell No 7

Sinopsis Film Bidaah

Film Bidaah, atau dalam versi internasionalnya berjudul Broken Heaven, adalah serial Malaysia yang mulai tayang di platform Viu pada 6 Maret 2025.

Serial yang disutradarai oleh Pali Yahya dan ditulis oleh Eirma Fatima ini langsung mencuri perhatian publik karena mengangkat isu agama dan penyimpangan dalam kelompok keagamaan.

Dengan total 15 episode berdurasi 42 menit, Bidaah bercerita tentang Baiduri (Riena Diana), seorang perempuan muda yang bergabung dengan sekte Jihad Ummah atas permintaan ibunya. Sekte tersebut dipimpin oleh Walid Muhammad (Faizal Hussein), sosok karismatik yang mengaku sebagai Imam Mahdi.

Baca Juga:  Sinopsis Queen Woo, Drakor yang Dibintangi Jeon Jong Seo Viral di TikTok!

Seiring waktu, Baiduri dan Hambali (Fattah Amin), putra tangan kanan Walid, menyadari adanya penyimpangan ajaran dalam sekte tersebut.

Mereka mulai membongkar praktik pernikahan paksa, manipulasi keagamaan, dan tekanan spiritual yang terjadi dalam kelompok itu. Meski fiksi, kisah Bidaah terasa sangat dekat dengan realitas di sejumlah wilayah, termasuk Indonesia.

Kasus Masih Bergulir

Terduga pelaku dalam kasus pelecehan seksual ini diketahui berinisial AF (60), yang menjabat sebagai ketua yayasan pondok pesantren di Lombok Barat.

Baca Juga:  Viral di X! Model Ungkap Pola Pelecehan Seksual Owner Brand Terkenal

Saat ini, penyelidikan masih berlangsung dan korban yang melapor terus bertambah.

Pihak kepolisian dan lembaga perlindungan anak mendukung penuh proses hukum agar para pelaku bisa diproses secara adil, dan mendorong lebih banyak korban yang mungkin masih bungkam untuk berani bersuara.

Kasus ini menjadi peringatan keras akan pentingnya pengawasan di lingkungan pesantren dan perlunya ruang aman bagi korban untuk berbicara.

Film seperti Bidaah membuktikan bahwa media bisa menjadi pemantik keberanian dan kesadaran sosial terhadap kejahatan yang kerap disembunyikan di balik simbol agama.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

pelecehan sinopsis
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

10 Wisata Kuliner Legendaris di Karawang yang Wajib Dicoba

Keindahan Curug Cimahi, destinasi utama Wisata Cimahi dengan udara sejuk dan pemandangan mempesona

Bosan ke Bandung? Saatnya Eksplorasi 9 Permata Tersembunyi di Kota Cimahi

Waspada Lonjakan Influenza A: Kenali Gejala, Risiko Komplikasi, dan Cara Ampuh Pencegahannya

Karma Dibayar Kontan? Deretan Kontroversi Jule dari Lepas Hijab hingga Berakhir di Sel Tahanan

Liburan Tanpa Ribet! 10 Destinasi Wisata Sukabumi Ini Bisa Dijangkau Cuma Naik Kereta Api

Rekomendasi 10 Anime Pendek Terbaik yang Bisa Ditamatkan dalam Sehari, Cocok Buat Maraton Weekend!

Terpopuler
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Karpet Merah Mobilitas Publik atau Kuburan Ekonomi Rakyat: Menelisik Polemik di Balik Megaproyek BRT Bandung Raya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.