Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Usai Bruno Fernandes, Kini Joao Neves dan Kekasihnya Jadi Sasaran Amuk Pendukung Cristiano Ronaldo

Jumat, 19 Juni 2026 21:40 WIB

Mirip Film Sci-Fi! Arab Saudi Bangun Danau Air Tawar Raksasa Senilai Rp125 Triliun di Tengah Gurun Pasir

Jumat, 19 Juni 2026 21:20 WIB

Heboh Video Viral Cut Salwa, Ini Klarifikasi dan Fakta yang Beredar

Jumat, 19 Juni 2026 21:03 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Usai Bruno Fernandes, Kini Joao Neves dan Kekasihnya Jadi Sasaran Amuk Pendukung Cristiano Ronaldo
  • Mirip Film Sci-Fi! Arab Saudi Bangun Danau Air Tawar Raksasa Senilai Rp125 Triliun di Tengah Gurun Pasir
  • Heboh Video Viral Cut Salwa, Ini Klarifikasi dan Fakta yang Beredar
  • Bikin Nonton Bola Makin Nyata, Gadget Unik di Kepala Wasit Piala Dunia 2026 Ini Ternyata Punya Fungsi Canggih
  • Mengejutkan! Kreator Konten Kini Wajib Punya NIB, Ini Aturan Terbarunya
  • Solusi HP Lemot: Cara Membersihkan Penyimpanan Android Tanpa Perlu Uninstal Aplikasi
  • Heboh Arti Warna Kontak WhatsApp, Benarkah Tanda Nomor Kita Dihapus atau Diblokir? Ini Faktanya!
  • Bansos Beras 20 Kg dan Minyak Goreng 4 Liter Cair hingga Akhir Juni, Ini Cara Cek Nama Penerima
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 19 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Bongkar Skandal Pelecehan di Ponpes Lombok, Begini Kisah Film Bidaah yang Buat Santri Tersadar

By SusanaJumat, 25 April 2025 18:00 WIB2 Mins Read
Poster Film Bidaah. Foto: Tangkapan layar VIU.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sebuah kasus pelecehan seksual kembali mengguncang dunia pendidikan berbasis agama. Seorang ketua yayasan pondok pesantren di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), diduga menjadi pelaku dalam skandal memalukan ini.

Yang mengejutkan, keberanian para korban dalam membongkar kasus ini ternyata terinspirasi dari film asal Malaysia berjudul Bidaah.

Para korban, sebagian besar merupakan santri dan alumni pesantren tersebut, mengaku merasa tergugah setelah menonton film Bidaah yang menyoroti kisah penyimpangan dalam lingkungan religius.

Kesamaan antara cerita dalam film dan pengalaman pribadi mereka, mendorong para korban untuk melaporkan tindakan tak senonoh tersebut ke pihak berwajib.

Baca Juga:  Dalih Usir Jin, ‘Walid Lombok’ Lecehkan Puluhan Santri di Ponpes

Sinopsis Film Bidaah

Film Bidaah, atau dalam versi internasionalnya berjudul Broken Heaven, adalah serial Malaysia yang mulai tayang di platform Viu pada 6 Maret 2025.

Serial yang disutradarai oleh Pali Yahya dan ditulis oleh Eirma Fatima ini langsung mencuri perhatian publik karena mengangkat isu agama dan penyimpangan dalam kelompok keagamaan.

Dengan total 15 episode berdurasi 42 menit, Bidaah bercerita tentang Baiduri (Riena Diana), seorang perempuan muda yang bergabung dengan sekte Jihad Ummah atas permintaan ibunya. Sekte tersebut dipimpin oleh Walid Muhammad (Faizal Hussein), sosok karismatik yang mengaku sebagai Imam Mahdi.

Baca Juga:  Sinopsis Film Terbaru Ji Chang Wook ‘Revolver’ Bakal Tayang Agustus Mendatang

Seiring waktu, Baiduri dan Hambali (Fattah Amin), putra tangan kanan Walid, menyadari adanya penyimpangan ajaran dalam sekte tersebut.

Mereka mulai membongkar praktik pernikahan paksa, manipulasi keagamaan, dan tekanan spiritual yang terjadi dalam kelompok itu. Meski fiksi, kisah Bidaah terasa sangat dekat dengan realitas di sejumlah wilayah, termasuk Indonesia.

Kasus Masih Bergulir

Terduga pelaku dalam kasus pelecehan seksual ini diketahui berinisial AF (60), yang menjabat sebagai ketua yayasan pondok pesantren di Lombok Barat.

Baca Juga:  Sinopsis Queen Woo, Drakor yang Dibintangi Jeon Jong Seo Viral di TikTok!

Saat ini, penyelidikan masih berlangsung dan korban yang melapor terus bertambah.

Pihak kepolisian dan lembaga perlindungan anak mendukung penuh proses hukum agar para pelaku bisa diproses secara adil, dan mendorong lebih banyak korban yang mungkin masih bungkam untuk berani bersuara.

Kasus ini menjadi peringatan keras akan pentingnya pengawasan di lingkungan pesantren dan perlunya ruang aman bagi korban untuk berbicara.

Film seperti Bidaah membuktikan bahwa media bisa menjadi pemantik keberanian dan kesadaran sosial terhadap kejahatan yang kerap disembunyikan di balik simbol agama.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Film Bidaah pelecehan pondok pesantren sinopsis
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Mirip Film Sci-Fi! Arab Saudi Bangun Danau Air Tawar Raksasa Senilai Rp125 Triliun di Tengah Gurun Pasir

Heboh Video Viral Cut Salwa, Ini Klarifikasi dan Fakta yang Beredar

Solusi HP Lemot: Cara Membersihkan Penyimpanan Android Tanpa Perlu Uninstal Aplikasi

Heboh Arti Warna Kontak WhatsApp, Benarkah Tanda Nomor Kita Dihapus atau Diblokir? Ini Faktanya!

Bansos Beras 20 Kg dan Minyak Goreng 4 Liter Cair hingga Akhir Juni, Ini Cara Cek Nama Penerima

Plot Twist Jule! Hempas Safrie Ramadhan, Kini Sukses Bikin Syahran Dezencly Bertekuk Lutut!

Terpopuler
  • Heboh Cut Salwa Viral! Warganet Ramai Cari Link Video ‘No Sensor’, Begini Fakta yang Terungkap
  • Perkuat Edukasi dan Aksi Sosial, Yayasan Jalan Surga Gandeng bukamata.id Sebarkan Nilai Kebaikan
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
  • Heboh Video Cut Salwa Viral! Warganet Penasaran, Sebenarnya Isinya Apa?
  • Merasa Ditipu Janji Manis Asuransi, Mantan Pangdam Ngamuk Saldo Rp520 Juta Terjun Bebas Jadi Rp263 Juta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.