Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Rumor Transfer Persib: Antara Ronald Koeman Jr yang Dilirik Raksasa Belanda dan Kode Keras untuk Kadu

Sabtu, 18 April 2026 08:04 WIB

Tetangga Syok! Dikira Beban, Ternyata Fatimah Diam-diam Jadi Tulang Punggung Keluarga

Sabtu, 18 April 2026 07:25 WIB
Ilustrasi isi BBM

Harga BBM Hari Ini 18 April 2026: Sinyal Kuat Pertamax Cs Bakal Naik, Cek Daftar Harganya Sekarang!

Sabtu, 18 April 2026 06:50 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Rumor Transfer Persib: Antara Ronald Koeman Jr yang Dilirik Raksasa Belanda dan Kode Keras untuk Kadu
  • Tetangga Syok! Dikira Beban, Ternyata Fatimah Diam-diam Jadi Tulang Punggung Keluarga
  • Harga BBM Hari Ini 18 April 2026: Sinyal Kuat Pertamax Cs Bakal Naik, Cek Daftar Harganya Sekarang!
  • Update! Kode Redeem Roblox 18 April 2026: Klaim Aksesori Gratis dan Item Eksklusif Sekarang
  • Buruan Cek! Kode Redeem FF 18 April 2026: Banjir Skin Senjata Permanen dan Bundle Spesial Hari Ini!
  • Duel Sengit Persib vs Arema, Bobotoh Wajib Amankan Tiket Sekarang
  • Link Video Ibu Tiri vs Anak Tiri ‘Full No Sensor’ Jadi Buruan, Ini Risiko Besarnya
  • Tanpa Kartu ATM, Kini Bisa Tarik Tunai GoPay di bank bjb
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 18 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Buka Sekolah Jurnalisme Indonesia di Bandung, Nadiem: Tingkatkan Kualitas Produk Jurnalistik

By Putri Mutia RahmanSelasa, 6 Februari 2024 11:53 WIB2 Mins Read
Menteri Kemdikbud Ristek, Nadiem Anwar resmikan program Sekolah Jurnalisme Indonesia. (Istimewa)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemdikbud Ristek) membuka Sekolah Jurnalisme Indonesia (SJI) Kelas Muda Angkatan Pertama di Sekretariat PWI Jawa Barat, Jalan Wartawan, Lengkong, Kota Bandung.

Menteri Kemdikbud Ristek, Nadiem Anwar Makarim menyebut pendirian SJI ini karena menilai dunia jurnalisme saat ini tengah bersaing dengan Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan. Menurutnya, perkembangan teknologi yang ada saat ini bukan alasan untuk menurunkan kualitas jurnalisme di Indonesia.

Nadiem juga berpesan agar para wartawan tetap menjaga kualitas jurnalisme di tengah disrupsi informasi.

“Tentunya teknologi telah merubah segala aspek daripada sektor jurnalisme. Disruptif kondisinya. Tapi itu bukan alasan untuk menurunkan kualitas jurnalisme. Kita harus berkompetisi dengan AI sekarang. Kita harus berintegritas, berpikiran kritis, kita harus menulis dengan hati nurani, karena itu yang tidak dimiliki oleh mesin kecerdasan buatan,” kata Nadiem, Selasa (6/20.

Baca Juga:  Sambut Positif Sekolah Jurnalisme Indonesia, Bey: Mendorong Lahirnya Jurnalis Berkualitas

Nadiem mengaku sempat dibuat pusing oleh beberapa publikasi berita online atau daring yang mengasumsikan bahwa dirinya sebagai pembaca yang sedang mengikuti isu tertentu. Menurut Nadiem, publikasi media The Economist yang menurutnya lebih enak untuk dibaca.

“Itu setiap orang dijelaskan, bahkan orang terkenal pun dijelaskan siapa dia. Seolah-olah pembaca tidak mengetahui hal itu. Itu adalah standar jurnalisme yang perlu diterapkan, sehingga masyarakat pun naik tingkat literasinya. Sekarang misinformation, disinformasi menjadi sangat rentan di masyarakat, karena tidak ada standar penulisan yang komprehensif dan integritas yang kuat,” jelasnya.

Baca Juga:  Transformasi Pendidikan Tinggi: Penyederhanaan Kelulusan dan Gratiskan Biaya Akreditasi

Sementara itu, Ketua PWI Pusat, Hendri Ch Bangun menyebut SJI merupakan lanjutan dari program yang sebelumnya sudah digagas tahun 2016 lalu. Menurutnya, SJI merupakan program peningkatan kompetensi dan wawasan yang sesuai dengan perkembangan zaman. Apalagi menurutnya, SJI adalah ikon dari PWI yang sudah berjalan sejak lama.

Baca Juga:  Sambut Positif Sekolah Jurnalisme Indonesia, Bey: Mendorong Lahirnya Jurnalis Berkualitas

“Pada saat itu, pertama kali diadakan di Palembang tahun 2010 dengan pemberi kuliah pertama Presiden SBY. Untuk kali ini, multitasking jurnalisme menjadi andalan. Termasuk berpikir kritis, berwawasan kebangsaan, dan menjaga integritas,” ungkap Hendri.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Kemendikbud Ristek Nadiem Anwar Makarim Sekolah Jurnalisme Indonesia
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ilustrasi isi BBM

Harga BBM Hari Ini 18 April 2026: Sinyal Kuat Pertamax Cs Bakal Naik, Cek Daftar Harganya Sekarang!

Tanpa Kartu ATM, Kini Bisa Tarik Tunai GoPay di bank bjb

Rafael Situmorang: Pembangunan Harus Jaga Nilai Budaya Masyarakat

Rafael Situmorang: Masalah Penegakan Hukum Bukan Soal Individu, Tapi Sistem

Rafael Situmorang Soroti Kultur hingga Lemahnya Pengawasan dalam Reformasi Kepolisian

Nisa Saleha Resmi Laporkan Oknum Perawat RSHS ke Polda Jabar

Terpopuler
  • Viral! Link Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Full Durasi No Sensor dari Kebun Sawit ke Dapur
  • Update Kode Redeem FF 12 April 2026: Buruan Ambil Skin Titan & Emote Langka Hari Ini!
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Terbongkar! Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri Ternyata Bukan Cerita Asli
  • Diusir Secara Hukum, Dicintai Secara Nurani: Tragedi Dr. Badjora yang Mengguncang Padangsidimpuan!
  • Geger Video Viral Ibu vs Anak Tiri di Kebun Sawit, Fakta di Baliknya Ternyata Bukan dari Indonesia!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.