Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bukan Cuma Rendang! Ini 4 RM Padang Terenak di Bandung yang Wajib Masuk Daftar Kulineran

Kamis, 30 Juli 2026 04:00 WIB
bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Warga Ramai Cari BLT Kesra Rp900 Ribu, Benarkah Dana Cair Akhir Juli 2026?

Kamis, 30 Juli 2026 03:00 WIB
Begini cara dapat saldo DANA gratis, awas hati-hati kena tipu.

Dapatkan Saldo DANA Gratis Rp100.000 Hari Ini, 30 Juli 2026: Cara Klaim Paling Mudah!

Kamis, 30 Juli 2026 02:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bukan Cuma Rendang! Ini 4 RM Padang Terenak di Bandung yang Wajib Masuk Daftar Kulineran
  • Warga Ramai Cari BLT Kesra Rp900 Ribu, Benarkah Dana Cair Akhir Juli 2026?
  • Dapatkan Saldo DANA Gratis Rp100.000 Hari Ini, 30 Juli 2026: Cara Klaim Paling Mudah!
  • Klaim Kode Redeem FF 30 Juli 2026: Deretan Hadiah Eksklusif Tanpa Top Up
  • Misteri Kematian Satpam Waduk Jatiluhur Terkuak? Diduga Tewas sebelum Dibuang
  • Belum Debut Tapi Sudah Jatuh Hati, Mariano Peralta Ungkap Pengalaman Pertama Bersama Persib
  • Presiden Prabowo Lantik 1.204 Pamong Praja Muda IPDN: Ingatkan Pentingnya Integritas dan Keberpihakan pada Rakyat
  • Bukan Cuma Sekali Bikin Ulah! Rekam Jejak Kontroversial Lurah Syerly yang Kini Diperiksa Inspektorat
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 30 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bukan Cari Sensasi, Ini Alasan Dedi Mulyadi Ubah Jam Ngantor Pegawai Pemprov

By SusanaMinggu, 2 Maret 2025 10:15 WIB3 Mins Read
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Foto: Biro Adpim Jabar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menetapkan aturan baru bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar selama bulan Ramadhan 1446 H/2025 M.

Seluruh pegawai diwajibkan masuk kantor lebih pagi, yakni mulai pukul 06.30 WIB, baik di Gedung Sate Bandung maupun di kantor perangkat daerah lainnya di seluruh wilayah Jabar.

Dedi menegaskan bahwa kebijakan ini bukan untuk mencari sensasi, melainkan berdasarkan pertimbangan logis dan kesehatan.

Salah satu alasannya adalah untuk memastikan pegawai datang tepat waktu serta menjaga kebugaran tubuh setelah sahur.

“Saya tidak cari sensasi, saya menggunakan logika. Setelah sahur dan salat Subuh, kebanyakan orang kembali tidur dan akhirnya kesiangan. Dengan masuk lebih pagi, hal ini bisa dihindari,” ujar Dedi, dikutip dari akun Instagram @dedimulyadi71, Minggu (2/3/2025).

Selain itu, Dedi menjelaskan bahwa tidur setelah sahur dapat berdampak buruk bagi kesehatan.

“Setelah sahur, perut penuh dengan makanan lalu langsung tidur, ini tidak baik dari segi kesehatan maupun ajaran Rasulullah,” paparnya.

Sebaliknya, jika setelah sahur dilanjutkan dengan salat dan mandi, tubuh akan lebih segar dan siap menjalani aktivitas.

“Dengan masuk lebih pagi, pegawai bisa bekerja dalam kondisi lebih bugar dan fokus,” tambahnya.

Menghindari Kemacetan dan Efisiensi Kerja

Keuntungan lain dari aturan ini adalah mengurangi risiko terjebak kemacetan, terutama di kota-kota besar seperti Bandung, Bogor, Depok, dan Bekasi (Bodebek).

“Biasanya kantor-kantor memundurkan jam masuk menjadi pukul 08.00 WIB selama Ramadan, yang justru berpotensi menyebabkan kemacetan. Dengan berangkat lebih pagi, pegawai bisa bekerja lebih efisien,” jelasnya.

Sebagai kompensasi, Dedi memberikan toleransi waktu istirahat setelah salat Dzuhur.

“Di hari biasa, tengah hari jarang ada yang tidur. Tapi di bulan puasa, biasanya banyak yang mengantuk. Jadi saya berikan waktu istirahat tambahan selama 30 menit,” ujarnya.

Jam Pulang Lebih Awal

Selain perubahan jam masuk, aturan ini juga mengatur jam pulang kerja yang lebih awal, yakni pukul 14.00 WIB.

Hal ini bertujuan agar pegawai memiliki waktu lebih banyak untuk mempersiapkan berbuka puasa bersama keluarga di rumah.

“Bapak-bapak bisa pulang lebih awal dan membantu di rumah. Walaupun saya tahu, biasanya kalau pulang jam 14.00 juga nggak ada kerjaan di rumah,” canda Dedi.

Ia menegaskan bahwa perubahan jam kerja ini bertujuan agar pelayanan publik tetap optimal selama Ramadhan.

“Puasa bukan alasan untuk menurunkan kualitas layanan bagi masyarakat. Kita tetap harus semangat melayani,” pungkasnya.

Aturan ini tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor: 23/OT.03/ORG tentang Penetapan Jam Kerja pada Bulan Ramadhan 1446 H/2025 M di Lingkungan Pemprov Jabar, yang ditandatangani oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar.

Dalam SE tersebut, bagi instansi yang menerapkan lima hari kerja, jam kerja ditetapkan sebagai berikut:

  • Senin – Kamis: 06.30 – 14.00 WIB (istirahat pukul 11.30 – 12.30 WIB)
  • Jumat: 06.30 – 14.30 WIB (istirahat pukul 11.30 – 13.00 WIB)

Dengan adanya kebijakan ini, diharapkan ASN tetap produktif, sehat, dan lebih efisien dalam menjalankan tugasnya selama Ramadhan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

aturan Dedi Mulyadi Ramadhan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Warga Ramai Cari BLT Kesra Rp900 Ribu, Benarkah Dana Cair Akhir Juli 2026?

Misteri Kematian Satpam Waduk Jatiluhur Terkuak? Diduga Tewas sebelum Dibuang

Presiden Prabowo Lantik 1.204 Pamong Praja Muda IPDN: Ingatkan Pentingnya Integritas dan Keberpihakan pada Rakyat

Bukan Cuma Sekali Bikin Ulah! Rekam Jejak Kontroversial Lurah Syerly yang Kini Diperiksa Inspektorat

Geger Penemuan Jasad Bayi Membusuk di Perkebunan Kuningan

Teras Cihampelas Resmi Diserahkan ke Pemprov Jabar, Oktober Ditargetkan Sudah Bersih

Terpopuler
  • Korps Alumni KNPI Jabar Bentuk Badan Advokasi untuk Kawal Tata Kelola Pemerintahan dan Cegah Korupsi
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Bali Is Not Your Home! Viral WNA Gelar Event Lari Ekslusif, Warga Lokal Dilarang Ikut?
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.