bukamata.id – Persib Bandung harus menjalani laga penting play-off AFC Champions League Two (ACL 2) 2026/2027 dengan suasana berbeda. Federasi Sepak Bola Asia (AFC) telah menetapkan Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, sebagai venue pertandingan Persib vs Manila Digger FC.
Duel Persib vs Manila Digger dijadwalkan berlangsung pada Senin, 31 Agustus 2026. Pertandingan tersebut menjadi penentu langkah Maung Bandung untuk mendapatkan tiket menuju fase grup ACL 2 musim 2026/2027.
Keputusan penggunaan Stadion Si Jalak Harupat menjadi perhatian karena sebelumnya Persib lebih identik dengan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) sebagai kandang utama.
Kapten Persib, Marc Klok, mengaku baru mendapatkan informasi mengenai venue pertandingan tersebut pada Jumat (21/8/2026), saat tim tengah menjalani persiapan pramusim.
Marc Klok Sedih Persib Tak Bisa Main di GBLA
Marc Klok tidak menampik rasa kecewanya karena Persib harus meninggalkan GBLA untuk laga play-off ACL 2.
Menurutnya, GBLA merupakan stadion yang selama ini menjadi salah satu rumah bagi Persib. Namun, Klok memahami keputusan tersebut dan memastikan tim siap menjalani pertandingan di Si Jalak Harupat.
“Ya, baru dengar hari ini. Sedikit sedih kenapa tidak bermain di GBLA, karena ini adalah stadion kami, bukan Si Jalak Harupat. Tapi kalau itu solusinya, kami terima, kami main di sana, kami tidak mengeluhkannya, ‘gas’ (siap),” ujar Klok.
GBLA diketahui masih menjalani perbaikan pada permukaan lapangan sehingga belum dapat digunakan untuk pertandingan tersebut.
Bagi Persib, perubahan venue tidak boleh mengganggu fokus tim. Sebab, pertandingan melawan Manila Digger menjadi pintu terakhir sebelum Maung Bandung bisa tampil di fase grup ACL 2.
Persib vs Manila Digger Digelar Tanpa Penonton
Selain perubahan venue, Persib juga harus menghadapi kondisi lain yang tidak ideal. Laga play-off ACL 2 tersebut akan digelar tanpa penonton.
Sanksi tersebut berkaitan dengan hukuman AFC setelah insiden yang terjadi dalam pertandingan Persib vs Ratchaburi pada babak 16 besar ACL 2 musim sebelumnya.
Bermain tanpa dukungan langsung Bobotoh tentu menjadi kerugian tersendiri bagi Persib. Namun, Klok menilai situasi tersebut harus dijadikan pembelajaran bagi semua pihak.
Menurutnya, sanksi tanpa penonton merupakan konsekuensi dari kejadian sebelumnya dan menjadi kesempatan bagi Persib serta Bobotoh untuk memperbaiki diri.
“Ya, itu yang saya bilang sebelumnya. Kalau kami punya aturan baru musim ini dengan suporter yang bisa datang, kita harus belajar dari yang lalu,” tutur Klok.
“Sekarang kami harus bermain tanpa suporter akibat sikap yang mungkin sebelumnya kurang baik. Ini adalah konsekuensinya,” lanjutnya.
Marc Klok Janjikan Persib Tetap Berjuang
Meski harus bermain tanpa penonton, Marc Klok memastikan skuad Persib tidak akan kehilangan motivasi.
Menurut Klok, pertandingan melawan Manila Digger bukan hanya menyangkut kepentingan klub dan Kota Bandung. Persib juga membawa nama Indonesia di kompetisi sepak bola Asia.
Karena itu, para pemain akan berusaha memberikan kemampuan terbaik untuk memastikan Maung Bandung kembali tampil di fase grup ACL 2.
“Jadi, buat kita tidak baik, buat suporter juga tidak baik (tanpa penonton). Semoga ke depan musim ini kita baik terus, mendukung terus, dan stadion penuh,” kata Klok.
Persib kini memiliki waktu untuk mematangkan persiapan sebelum pertandingan. Dukungan Bobotoh memang tidak akan hadir langsung di stadion, tetapi perjuangan untuk mendapatkan tiket ke fase grup tetap menjadi target utama.
Persib Berpotensi Masuk Grup E
Jika mampu mengalahkan Manila Digger FC, Persib akan melangkah ke fase grup ACL 2 2026/2027.
Maung Bandung telah diproyeksikan bergabung di Grup E bersama sejumlah klub kuat Asia, yakni FC Seoul dari Korea Selatan, Melbourne Victory dari Australia, dan The Cong-Viettel dari Vietnam.
Persaingan di grup tersebut tentu tidak mudah. Karena itu, kemenangan atas Manila Digger menjadi langkah penting bagi Persib sebelum menghadapi tantangan yang lebih berat di level Asia.
Dengan venue yang sudah ditetapkan di Stadion Si Jalak Harupat, Persib kini tinggal memusatkan perhatian pada persiapan menghadapi Manila Digger.
Walaupun harus bermain tanpa Bobotoh, Marc Klok dan rekan-rekannya tetap membawa misi besar: mengamankan tiket fase grup ACL 2 sekaligus kembali mengangkat nama Persib dan Indonesia di panggung sepak bola Asia.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










