Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Skandal Pelecehan Seksual di FHUI: Korban 27 Orang, Ada Mahasiswa hingga Dosen

Selasa, 14 April 2026 18:47 WIB

Cuan dari Transaksi! Program Valas bank bjb 2026 Bikin Nasabah Makin Untung

Selasa, 14 April 2026 18:42 WIB

Klarifikasi Rafael Situmorang: Tak Tolak Kebijakan Pajak Kendaraan, Minta Koordinasi dengan Korlantas

Selasa, 14 April 2026 18:32 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Skandal Pelecehan Seksual di FHUI: Korban 27 Orang, Ada Mahasiswa hingga Dosen
  • Cuan dari Transaksi! Program Valas bank bjb 2026 Bikin Nasabah Makin Untung
  • Klarifikasi Rafael Situmorang: Tak Tolak Kebijakan Pajak Kendaraan, Minta Koordinasi dengan Korlantas
  • Skandal Korupsi Rp128 Miliar! Direktur BUMD Bandung Resmi Jadi Tersangka
  • Rafael Situmorang Tegaskan Mahasiswa Harus Kuasai Banyak Aspek Jika Ingin Jadi Legislator
  • Sekolah Legislatif UIN Bandung, Rafael Situmorang: Mahasiswa Harus Siap Hadapi Dinamika Politik di Era Digital
  • Rafael Situmorang Bedah Polemik Ranah Privat vs Komunal dalam KUHP Baru di UIN Bandung
  • PKH Tahap 2 Resmi Cair! Simak Besaran Bantuan dan Cara Ceknya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 14 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Buntut Skandal Chat Mesum: 16 Mahasiswa FHUI Dicabut Keanggotaannya dari IKM dan Terancam Sanksi Akademik

By Aga GustianaSelasa, 14 April 2026 09:11 WIB3 Mins Read
Kampus Universitas Indonesia (UI). (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kasus dugaan pelecehan seksual secara verbal yang melibatkan belasan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI) kini memasuki babak baru. Polemik ini mencuat setelah bukti percakapan dalam sebuah grup pesan instan bocor ke publik, memperlihatkan narasi yang melecehkan serta memosisikan perempuan sebagai objek.

Meskipun validasi menyeluruh masih berjalan, isu ini telah memicu kemarahan kolektif di jagat maya. Salah satu kritik tajam muncul dari akun X @sampahfhui yang menyoroti latar belakang para terduga pelaku:

“Sakit banget liat ada grup chat anak fhui yang tiap hari isinya ngelecehin dan objektifikasi perempuan. lebih parahnya lagi, banyak anggotanya petinggi organisasi fakultas, ketua angkatan, bahkan ada yang lagi nyalon jadi ketua pelaksana ospek???”

Langkah Dekanat: Investigasi dan Kecaman Keras

Pihak FHUI mengonfirmasi bahwa mereka telah mendapatkan laporan resmi terkait skandal ini pada 12 April 2026. Dekan FHUI, Dr. Parulian Paidi Aritonang, menegaskan bahwa institusi telah mengidentifikasi bukti visual berupa tangkapan layar yang melibatkan mahasiswa mereka dalam konten tidak senonoh.

Baca Juga:  Kasus Belatung di Menu MBG Cianjur: Dalih 'Kasus Tunggal' di Tengah Temuan IPAL yang Bermasalah

Dalam pernyataan resminya, pihak dekanat tidak memberikan ruang toleransi bagi tindakan tersebut:

“Fakultas mengecam keras segala bentuk perilaku yang merendahkan martabat manusia serta bertentangan dengan nilai hukum dan etika akademik,” jelas keterangan resmi fakultas.

Parulian menambahkan bahwa tim internal tengah bekerja ekstra untuk memverifikasi setiap detail laporan dengan mengedepankan aspek keadilan bagi semua pihak. Ia juga memberikan peringatan mengenai konsekuensi hukum yang mungkin dihadapi para pelaku:

“Apabila ditemukan pelanggaran, termasuk yang berpotensi melanggar hukum pidana, Fakultas akan mengambil langkah tegas sesuai ketentuan yang berlaku serta berkoordinasi dengan pihak berwenang,” tegasnya.

Baca Juga:  Link Video Teh Pucuk 17 Menit vs 1 Menit 50 Detik: Benarkah Ada Dua Versi atau Sekadar Jebakan?

Pencabutan Keanggotaan oleh Organisasi Mahasiswa

Tindakan nyata diambil oleh Badan Perwakilan Mahasiswa (BPM) FHUI. Sebagai bentuk pertanggungjawaban moral dan administratif, status 16 mahasiswa angkatan 2023 yang terindikasi terlibat dalam grup tersebut resmi dicabut dari keanggotaan aktif Ikatan Keluarga Mahasiswa (IKM).

Keputusan ini tertuang dalam SK Nomor 007/SK/BPMFHUI/IV/2026, yang menegaskan bahwa ruang digital pun harus bersih dari segala bentuk intimidasi seksual.

“Kami menyadari bahwa kekerasan seksual dalam bentuk apapun termasuk verbal dan tertulis melalui ruang digital, meninggalkan luka yang nyata dan mencederai rasa aman yang seharusnya dijaga bersama,” tulis pernyataan sikap BPM FHUI.

Komitmen Rektorat dalam Menciptakan Kampus Aman

Rektor UI, Prof. Heri Hermansyah, memberikan dukungan penuh terhadap proses penegakan disiplin di tingkat fakultas. Meski mengaku baru menerima informasi tersebut dalam waktu singkat, ia memastikan pihak rektorat akan terus mengawal perkembangan kasus ini secara transparan.

Baca Juga:  Disebut ‘Justin Bieber of India’, Suraj Chavan Geser Shah Rukh Khan Jadi Pria Tertampan

“Sama-sama kita monitor ya. Kita lawan kekerasan seksual,” ucap Heri kepada media di Gedung Balai Sidang UI, Depok, Senin (13/4/2026).

Heri juga menjelaskan langkah awal yang telah ia ambil untuk menindaklanjuti kegaduhan ini:

“Saya baru mendengarnya tadi malam. Dan saya sudah tanya ke dekannya, lagi menunggu respons. Tetapi saya juga memperhatikan di berbagai media. Dekan Fakultas Hukum sudah meresponsnya. Jadi nanti kita di Rektorat akan memonitor bagaimana penanganan di fakultas,” pungkasnya.

Hingga saat ini, pihak universitas terus berupaya memastikan lingkungan pendidikan tetap kondusif dan memberikan perlindungan bagi seluruh sivitas akademika dari segala bentuk kekerasan seksual.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

berita viral FHUI Heri Hermansyah IKM FHUI pelecehan seksual Universitas Indonesia
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Skandal Pelecehan Seksual di FHUI: Korban 27 Orang, Ada Mahasiswa hingga Dosen

Cuan dari Transaksi! Program Valas bank bjb 2026 Bikin Nasabah Makin Untung

Klarifikasi Rafael Situmorang: Tak Tolak Kebijakan Pajak Kendaraan, Minta Koordinasi dengan Korlantas

Skandal Korupsi Rp128 Miliar! Direktur BUMD Bandung Resmi Jadi Tersangka

Rafael Situmorang Tegaskan Mahasiswa Harus Kuasai Banyak Aspek Jika Ingin Jadi Legislator

Sekolah Legislatif UIN Bandung, Rafael Situmorang: Mahasiswa Harus Siap Hadapi Dinamika Politik di Era Digital

Terpopuler
  • Link Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Part 2 Viral, Hati-Hati Bisa Bobol Rekening
  • Link Video Diburu Netizen, Fakta di Balik Ibu Tiri vs Anak Tiri Terbongkar
  • Terungkap! Rahasia di Balik Video Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Bikin Geger
  • Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2’ Gegerkan Medsos, Link Full Video Ternyata Berbahaya!
  • Update Kode Redeem FF 12 April 2026: Buruan Ambil Skin Titan & Emote Langka Hari Ini!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.