bukamata.id – Masa depan Allano Lima selepas angkat kaki dari Persija Jakarta langsung menjadi komoditas panas di bursa transfer Super League musim 2026/2027. Winger lincah asal Brasil tersebut kini dilaporkan tengah masuk dalam radar perburuan dua kekuatan besar, yakni Persib Bandung dan Bhayangkara Presisi Lampung FC.
Meskipun rumor ini sudah menggelinding bak bola salju di jagat maya, hingga saat ini manajemen Maung Bandung maupun kubu The Guardians masih memilih untuk bungkam dan belum memberikan pernyataan resmi terkait rencana perekrutan sang pemain.
Persib Cari Alternatif, Bhayangkara Intip Peluang Reuni
Kabar ketertarikan Pangeran Biru terhadap Allano pertama kali ditiupkan oleh akun informasi sepak bola @infohbola pada Sabtu (6/6/2026). Langkah Persib memburu Allano disinyalir menjadi rencana cadangan setelah mereka gigit jari dalam perburuan mantan pilar Persija lainnya.
“Setelah gagal dapatkan Maxwell dan Patrick Robson, Persib Bandung sedang mengincar Allano Lima,” tulis akun itu.
“Persib telah berbicara dengan agen sang pemain, perihal situasinya setelah berpisah dengan Persija Jakarta. Kalau Allano Lima beneran merapat, kalian setuju dia jadi pengganti Uilliam Barros atau pelapis aja?” sambung akun itu.
Di sisi lain, Bhayangkara Presisi Lampung FC yang kini bermarkas di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, juga berniat menampung Allano. Klub berjuluk The Guardians Of Saburai ini bahkan berpotensi menciptakan duet maut Samba dengan menyatukan kembali Allano bersama Maxwell Souza.
Spekulasi tersebut diperkuat oleh unggahan akun @seputarpemainbola.id yang menampilkan rekayasa foto kedua legiun asing itu mengenakan seragam Bhayangkara FC.
“Setelah berpisah dengan Persija Jakarta, Allano Lima dikabarkan tengah jadi incaran Bhayangkara Lampung FC untuk musim depan,” tulis akun tersebut.
“Tak hanya itu, Maxwell Souza juga ikut masuk radar dan dirumorkan bakal merapat ke Bhayangkara FC. Akankah duo Brasil ini benar-benar bersatu di skuad baru? Menarik untuk ditunggu!” tulis akun itu.
Akhir Cerita Allano Bersama Macan Kemayoran
Kepastian hengkangnya penyerang yang dikenal emosional dan kerap mengoleksi kartu ini sejatinya telah dikonfirmasi langsung oleh pihak Persija Jakarta pada Jumat (5/6/2026). Selama mengenakan jersi merah ibu kota, Allano menorehkan catatan statistik yang cukup impresif.
“Kebersamaan antara Persija dan Allano akhirnya tiba di ujung cerita. Tak semua perjalanan berakhir dengan indah, tetapi kontribusinya akan selalu tinggal di hati kita semua. Terima kasih untuk setiap keringat, perjuangan, dan keceriaan yang diberikan untuk kota ini. Doa kami selalu menyertai, Allano! 9 Gol, 9 Assist! Allano Brendon de Souza Lima” tulis akun Persija Jakarta.
Salam Perpisahan Emosional untuk Jakmania
Melalui platform digital pribadinya, Allano mengunggah pesan menyentuh yang menegaskan bahwa petualangannya bersama Macan Kemayoran telah resmi usai. Ia mengisyaratkan bahwa kepindahannya ini bukanlah kehendak pribadinya semata.
Berikut adalah pernyataan lengkap Allano Lima terkait keputusannya meninggalkan Jakarta:
“Keluarga Persija Jakarta yang terkasih, Jakmania yang terkasih. Hari ini saya harus menulis salah satu perpisahan tersulit dalam karier saya,” tulis pesan perpisahan Allano Lima di Instagram pribadinya.
“Mengenakan seragam Persija Jakarta adalah suatu kehormatan dan hak istimewa yang akan selalu saya kenang. Sejak hari pertama, saya merasakan intensitas dan cinta tanpa syarat yang kalian, para penggemar, berikan di setiap pertandingan; kalian, tanpa diragukan lagi, adalah jiwa dari klub ini.”
“Saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada klub karena telah membuka pintunya untuk saya, dan kepada seluruh Indonesia karena telah menyambut saya dan membuat saya merasa seperti di rumah.”
“Saya pergi dengan kesedisan karena tidak dapat melanjutkan. Meskipun keinginan terbesar saya adalah untuk tetap tinggal dan terus berjuang bersama kalian, sayangnya, keputusan akhir tidak berada di tangan saya.”
“Saya dengan tulus meminta maaf atas kesalahan yang mungkin telah saya lakukan dan karena tidak dapat mewujudkan mimpi memenangkan liga.”
“Percayalah ketika saya mengatakan bahwa saya selalu memberikan yang terbaik, berjuang untuk seragam ini hingga detik terakhir, meskipun takdir tidak mengizinkan kami untuk mengangkat trofi yang sangat kami inginkan.”
“Aku membawa pulang kenangan dan pelajaran luar biasa yang akan tetap bersamaku seumur hidup. Aku akan terus mendukung klub ini dari mana pun aku berada.”
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









