Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Koordinasi Amburadul, Spanduk Penutupan Jalan Diponegoro Dicopot Setelah Viral

Rabu, 29 April 2026 23:11 WIB

Terungkap! Ini Dugaan di Balik Video Viral ‘Bandar Bergetar’

Rabu, 29 April 2026 22:32 WIB

Laga Krusial! Persib Wajib Tundukkan Bhayangkara FC Demi Gelar Juara

Rabu, 29 April 2026 22:29 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Koordinasi Amburadul, Spanduk Penutupan Jalan Diponegoro Dicopot Setelah Viral
  • Terungkap! Ini Dugaan di Balik Video Viral ‘Bandar Bergetar’
  • Laga Krusial! Persib Wajib Tundukkan Bhayangkara FC Demi Gelar Juara
  • Jangan Lewatkan! Jadwal Upacara Hardiknas 2026 dan Filosofinya
  • Arsenal Siap Jual 5 Pemain Demi Datangkan Julian Alvarez
  • Marc Klok Pasang Target Gila! Persib Wajib Menang 5 Laga Tersisa
  • Heboh Video 15 Menit Tasya Gym, Netizen Ramai Cari Link Asli
  • Reaksi Bojan Hodak Usai Persib Tersingkir dari Puncak Klasemen
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 29 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Cara Darul Hikam Cegah Siswa Terlibat Tiga Dosa Besar Pendidikan

By Muhammad Rafki Razif KiransyahSabtu, 5 Oktober 2024 16:46 WIB2 Mins Read
Direktur Majelis Pendidikan Darul Hikam (DH), Ruri B Ramandanti. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sekolah Darul Hikam konsen menghadapi tiga dosa besar pendidikan, yakni bullying, kekerasan seksual dan intoleransi. Upaya yang sudah dilakukan dengan menghadirkan kurikulum khusus untuk mencegah siswa terlibat dosa besar pendidikan itu.

“Kami concern ketiga dosa besar pendidikan, bullying, kekerasan seksual dan intoleransi karena kami tak ingin anak-anak yang sekolah DH terlibat dosa besar,” ujar Direktur Majelis Pendidikan Darul Hikam (DH), Ruri B Ramandanti di Jalan Supratman Kota Bandung, Jumat (4/10/2024).

Khusus terkait bullying, Darul Hikam kini menghadirkan kurikulum anti bullying. Tak hanya bullying, kurikulum ini juga mencegah kekerasan seksual.

Selain menghadirkan kurikulum, Darul Hikam juga mempunyai strategi dalam mengedukasi para siswa. Yakni, mereka diminta menulis paper soal bagaimana kasus bullying terjadi di sekolahnya.

Baca Juga:  Erwin Sebut Digitalisasi Bukan Sekadar Alat, Tapi Cara Baru Berdakwah yang Lebih Luas dan Inklusif

“Kami sudah menyusun standar operasional prosedur (SOP) mitigasi yang kami susun bersama-sama dengan pendampingan dinas perlindungan anak. Jadi lengkap dari A sampai Z termasuk konsekuensi hukumnya,” kata Ruri.

Kemudian, strategi lain yang dilakukan Darul Hikam adalah guru bimbingan konseling (BK) turut mendalami dan membuat pendidikan anti bullying.

“Guru BK kami ada yang memiliki akun medsos sendiri yang isinya sangat konsen pada gerakan anti bulliying. Guru BK ini, membuat penelitian pendidikan anti bullying dengan menjadikan DH sebagai model penanganan,” bebernya.

Baca Juga:  Penolakan Study Tour, Dedi Mulyadi Singgung Praktik Eksploitasi di Dunia Pendidikan

Tentunya, kata dia, anti bullying ini mengambil nilai-nilai islam. Lalu, ada tausiah tentang bulliying dan berbagai kegiatan yang intinya meguatkan mental anak. Ikhtiar lain yang dilakukan untuk mencegah bullying, adalah dengan memasang CCTV, mendampingi anak-anak dengan BK, dan melibatkan psikolog untuk menghindarkan anak-anak agar tak terjerumus.

“Karena kan di era sekarang tak bisa mencegah anak bergaul dengan siapa pun. Jadi kita harus mengimunisasi anak agar tidak melakukan bullying atau jadi korban bullying,” ucapnya.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Genjot Pembangunan Ruang Kelas, Targetkan Semua Sekolah Negeri Siap Pakai di 2026

Di tempat yang sama, Kepala Biro 2 Majelis Pendidikan Darul Hikam, Mari Marhamah mengemukakan, saat ini semua masyarakat khawatir dengan maraknya kasus bullying di dunia pendidikan. Maka dari itu, DH sangat memperhatikan semua jenjang agar jangan sampai terjadi. Jadi, DH sangat memikirkan penanganan dan pola pendidikan yang bisa meminimalisir kasus bullying tersebut.

“Selain menyiapkan saran dan prasarana yang baik, kami pun menyiapkan guru-guru dengan seleksi yang ketat. Jadi guru tak hanya mengajar tapi memperhatikan kondisi setiap siswanya,” katanya.

Editor: Aga Gustiana

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

darul hikam dosa besar Pendidikan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Terungkap! Ini Dugaan di Balik Video Viral ‘Bandar Bergetar’

Heboh Video 15 Menit Tasya Gym, Netizen Ramai Cari Link Asli

Jangan Klik! Link Video Viral Bandar Membara Diduga Berbahaya

Heboh Link Video ‘Bandar Membara Bergetar’ di Telegram, Polisi Ingatkan Ancaman UU ITE

Butiran Pakan Kucing di Tas Ain: Kebaikan Terakhir Sang Pejuang Keluarga Sebelum Tragedi KRL

Heboh Bandar Membara Viral! Konten Pribadi Diduga Tersebar, Ini Respons Polisi

Terpopuler
  • Link Asli Video Bandar Membara Full Durasi, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Link Video Bandar Batang Viral! Waspada Phising
  • Viral ‘Video Bandar Membara’ di Media Sosial, Warganet Cari Link Asli No Sensor
  • Gebrakan Mewah di Bursa Transfer: Persib Bandung Incar Bintang-bintang Eks Eropa
  • Victor Luiz Masuk Radar Persib Bandung, Persaingan Tiga Raksasa Liga Memanas
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.