Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Tak Cuma Sunnah, Ini 4 Alasan Kurma Penting untuk Berbuka Puasa

Kamis, 19 Februari 2026 05:00 WIB

THR Rp55 Triliun Cair Minggu Pertama Ramadhan, Ini Komponen Lengkap untuk ASN dan CPNS

Kamis, 19 Februari 2026 04:00 WIB

Jangan Terlewat! Jadwal Imsakiyah Bandung Raya 19 Februari 2026 Lengkap dengan Niat Puasa

Kamis, 19 Februari 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Tak Cuma Sunnah, Ini 4 Alasan Kurma Penting untuk Berbuka Puasa
  • THR Rp55 Triliun Cair Minggu Pertama Ramadhan, Ini Komponen Lengkap untuk ASN dan CPNS
  • Jangan Terlewat! Jadwal Imsakiyah Bandung Raya 19 Februari 2026 Lengkap dengan Niat Puasa
  • Fakta Baru Skandal Video KKN Lombok: Penelusuran Link Masih Melejit
  • Rekomendasi Tempat Sahur 24 Jam di Jakarta: Dari Legendaris Hingga Kekinian
  • Persib Menang Tapi Merana: 7 Keputusan ‘Aneh’ Wasit Majed Al-Shamrani yang Bikin Bobotoh Berang di GBLA!
  • Link Video Viral Chindo Adidas Ada yang Durasi Panjang, Apa Isinya?
  • Sudah Bebas Penjara, Anak Nia Daniaty Masih Terjerat Kewajiban Ganti Rugi Rp8,1 Miliar, Ini Alasannya!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 19 Februari 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Cegah Banjir, Pemkab Bandung Barat Segera Tertibkan Bangunan di Atas Drainase Lembang

By SusanaKamis, 29 Mei 2025 17:05 WIB2 Mins Read
Banjir di kawasan Pasar Panorama Lembang. (infobandungbarat)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) akan segera melakukan penertiban terhadap bangunan yang berdiri di atas saluran air di wilayah Lembang.

Kebijakan ini diambil sebagai bagian dari upaya menanggulangi bencana banjir yang rutin melanda kawasan tersebut saat hujan deras mengguyur.

Fenomena banjir yang kerap terjadi ini diyakini dipicu oleh menyusutnya area resapan air di daerah hulu serta tidak optimalnya sistem pemetaan drainase. Akibatnya, aliran air meluap dan menyebabkan genangan di ruas jalan dan kawasan permukiman.

Sekretaris Daerah KBB, Ade Zakir, menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah melakukan survei awal bersama Bupati dan sejumlah dinas terkait seperti Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Provinsi Jawa Barat dan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUPR) KBB.

Baca Juga:  Bandung Terancam Gempa Besar, Ini Daerah Paling Rawan Akibat Sesar Lembang

“Pemahaman awal konsep drainasenya sudah didiskusikan dari awal, tinggal pendalaman secara teknis,” ujar Ade, Rabu (28/5/2025).

Ia menegaskan bahwa upaya perbaikan tidak bisa hanya dilakukan dengan memperbaiki drainase. Keberadaan bangunan yang menutupi atau berdiri di atas saluran air menjadi masalah utama yang memperparah banjir saat musim hujan.

“Karena ternyata tidak cukup menyelesaikan drainasenya. Ada beberapa yang dilakukan, mungkin yang pemanfaatan di atas drainase juga harus ada penertiban,” tegasnya.

Sebelum pelaksanaan penertiban dimulai, Pemkab akan melakukan sosialisasi terlebih dahulu kepada warga untuk menghindari potensi konflik. Jalur aliran air dari hulu ke hilir akan dipetakan kembali secara menyeluruh. Selain itu, bangunan yang berdiri di atas saluran akan diidentifikasi jumlah dan keberadaannya.

Baca Juga:  Diduga Depresi Gagal Tunangan, Seorang Pria Nekat Loncat dari Puncak Gunung Batu Lembang

“Itu tentu juga perlu sosialisasi ke masyarakat jangan sampai terjadi hambatan-hambatan,” jelas Ade.

Ade juga menambahkan bahwa perhatian utama adalah memastikan bahwa aliran dari daerah atas tidak menimbulkan persoalan baru di wilayah hilir.

Selain penataan ulang saluran di Lembang, pihaknya juga mempertimbangkan distribusi air agar tidak menyebabkan dampak negatif di kawasan lain seperti Kota Cimahi dan Kota Bandung.

“Kalau kemarin konsepnya ada aliran sampai ke badan air. Kebetulan sudah dengan PUTR, tinggal barangkali dimensi dan lainnya,” katanya.

Baca Juga:  Arsan Latif Diberhentikan, Bey Machmudin Tunjuk Sekda Bandung Barat Jadi Plh Bupati

“Yang harus diingat bahwa air itu nanti akan berpindah ke hilir. Hilirnya kita sedang cek juga, siap atau tidak kondisinya. Jangan sampai hanya memindahkan banjir ke tempat lain,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, peristiwa banjir yang terjadi pada 23 Mei 2025 lalu termasuk salah satu yang cukup serius. Seorang pengendara motor bahkan dilaporkan terseret arus sejauh 30 meter di Jalan Maribaya, Desa Kayuambon.

Sementara itu, di lokasi lain, seorang warga lanjut usia bernama Endang hilang setelah terseret arus banjir bandang di Kampung Legok Cibeusi, Desa Cikahuripan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Ade Zakir drainase Lembang Pemkab Bandung Barat Penertiban
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

THR Rp55 Triliun Cair Minggu Pertama Ramadhan, Ini Komponen Lengkap untuk ASN dan CPNS

Jangan Terlewat! Jadwal Imsakiyah Bandung Raya 19 Februari 2026 Lengkap dengan Niat Puasa

Perang Sarung

Ramadhan Aman, Polisi Tegaskan Perang Sarung dan Balap Liar di Jabar

Anggaran Ekonomi Jabar Minim, DPRD Dorong Program Pemberdayaan Masyarakat Lebih Kuat

Tangis Pecah Usai 43 Tahun! Pertemuan Dua Sahabat SD Ini Bikin Netizen Ikut Mewek

Anggaran Pendidikan Jabar Dinilai Cukup, Rafael Situmorang Soroti Daya Tampung dan Beasiswa

Terpopuler
  • Apa Isi Video Teh Pucuk 17 Menit? Link No Sensor Bikin Penasaran
  • Beredar! Link Video Teh Pucuk 17 Menit, Full Durasi No Sensor
  • Link Video Teh Pucuk 17 Menit vs 1 Menit 50 Detik: Benarkah Ada Dua Versi atau Sekadar Jebakan?
  • Viral No Sensor Video Teh Pucuk Durasi Panjang 17 Menit, Cek Faktanya!
  • Link Video Viral Teh Pucuk 17 Menit Bisa Jadi Malware, Jangan Asal Klik!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.