Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Mengejutkan! Thomas Ramdhan Tinggalkan GIGI, Singgung Adanya Penghianatan

Minggu, 12 April 2026 13:35 WIB

Gawat! Borneo FC dan Persija Semakin Dekat, Persib Wajib Menang Lawan Bali United

Minggu, 12 April 2026 13:18 WIB

Big Match Panas! Chelsea vs Man City Siap Bentrok, Prediksi Skor Bikin Kaget

Minggu, 12 April 2026 12:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Mengejutkan! Thomas Ramdhan Tinggalkan GIGI, Singgung Adanya Penghianatan
  • Gawat! Borneo FC dan Persija Semakin Dekat, Persib Wajib Menang Lawan Bali United
  • Big Match Panas! Chelsea vs Man City Siap Bentrok, Prediksi Skor Bikin Kaget
  • Terungkap! Di Balik Video Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Ada Ancaman Malware Serius
  • Ancaman Serius di Bandung! Bali United Bikin Persib Tak Bisa Tenang di Puncak Klasemen
  • Cuma Pakai Karung ke Sekolah! Bocah SD Ini Terpaksa ‘Ngebadut’ Demi Obat Mamah
  • Bantah Damai dengan RSHS Bandung, Nina Salehah Tunjuk 2 Pengacara
  • Liverpool Akhiri Paceklik Kemenangan, Fulham Dipaksa Pulang Tanpa Poin
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 12 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Cegah Banjir, Pemkab Bandung Barat Segera Tertibkan Bangunan di Atas Drainase Lembang

By SusanaKamis, 29 Mei 2025 17:05 WIB2 Mins Read
Banjir di kawasan Pasar Panorama Lembang. (infobandungbarat)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) akan segera melakukan penertiban terhadap bangunan yang berdiri di atas saluran air di wilayah Lembang.

Kebijakan ini diambil sebagai bagian dari upaya menanggulangi bencana banjir yang rutin melanda kawasan tersebut saat hujan deras mengguyur.

Fenomena banjir yang kerap terjadi ini diyakini dipicu oleh menyusutnya area resapan air di daerah hulu serta tidak optimalnya sistem pemetaan drainase. Akibatnya, aliran air meluap dan menyebabkan genangan di ruas jalan dan kawasan permukiman.

Sekretaris Daerah KBB, Ade Zakir, menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah melakukan survei awal bersama Bupati dan sejumlah dinas terkait seperti Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Provinsi Jawa Barat dan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUPR) KBB.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Bakal Bangun Jalan Tol Pasteur-Lembang Demi Atasi Kemacetan

“Pemahaman awal konsep drainasenya sudah didiskusikan dari awal, tinggal pendalaman secara teknis,” ujar Ade, Rabu (28/5/2025).

Ia menegaskan bahwa upaya perbaikan tidak bisa hanya dilakukan dengan memperbaiki drainase. Keberadaan bangunan yang menutupi atau berdiri di atas saluran air menjadi masalah utama yang memperparah banjir saat musim hujan.

“Karena ternyata tidak cukup menyelesaikan drainasenya. Ada beberapa yang dilakukan, mungkin yang pemanfaatan di atas drainase juga harus ada penertiban,” tegasnya.

Sebelum pelaksanaan penertiban dimulai, Pemkab akan melakukan sosialisasi terlebih dahulu kepada warga untuk menghindari potensi konflik. Jalur aliran air dari hulu ke hilir akan dipetakan kembali secara menyeluruh. Selain itu, bangunan yang berdiri di atas saluran akan diidentifikasi jumlah dan keberadaannya.

Baca Juga:  Kondisi Pj Bupati Bandung Barat Usai Alami Serangan Jantung saat Bermain Tenis

“Itu tentu juga perlu sosialisasi ke masyarakat jangan sampai terjadi hambatan-hambatan,” jelas Ade.

Ade juga menambahkan bahwa perhatian utama adalah memastikan bahwa aliran dari daerah atas tidak menimbulkan persoalan baru di wilayah hilir.

Selain penataan ulang saluran di Lembang, pihaknya juga mempertimbangkan distribusi air agar tidak menyebabkan dampak negatif di kawasan lain seperti Kota Cimahi dan Kota Bandung.

“Kalau kemarin konsepnya ada aliran sampai ke badan air. Kebetulan sudah dengan PUTR, tinggal barangkali dimensi dan lainnya,” katanya.

Baca Juga:  Siswa SDN Langensari Jadi 'Tumbal' Bobroknya Manajemen Aset Pemkab Bandung Barat

“Yang harus diingat bahwa air itu nanti akan berpindah ke hilir. Hilirnya kita sedang cek juga, siap atau tidak kondisinya. Jangan sampai hanya memindahkan banjir ke tempat lain,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, peristiwa banjir yang terjadi pada 23 Mei 2025 lalu termasuk salah satu yang cukup serius. Seorang pengendara motor bahkan dilaporkan terseret arus sejauh 30 meter di Jalan Maribaya, Desa Kayuambon.

Sementara itu, di lokasi lain, seorang warga lanjut usia bernama Endang hilang setelah terseret arus banjir bandang di Kampung Legok Cibeusi, Desa Cikahuripan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Ade Zakir drainase Lembang Pemkab Bandung Barat Penertiban
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Cuma Pakai Karung ke Sekolah! Bocah SD Ini Terpaksa ‘Ngebadut’ Demi Obat Mamah

Bantah Damai dengan RSHS Bandung, Nina Salehah Tunjuk 2 Pengacara

Buntut Sumpah Berujung Penistaan, Polisi Ringkus Terduga Pelaku Penginjak Al-Qur’an di Banten

Warga Meradang! Kasus Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung Picu Ketakutan: Anak Itu Bukan Mainan!

Trump Gertak Iran: Siap Buka Paksa Selat Hormuz Meski Tanpa Izin Teheran!

Dedi Mulyadi Tanggapi Santai Tantangan Wagub Kalbar, Pilih Fokus Bangun Jabar

Terpopuler
  • Link Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Part 2 Viral, Hati-Hati Bisa Bobol Rekening
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Heboh! Video Viral Ibu Tiri di Ladang Sawit Bikin Netizen Berburu Link 7 Menit ‘No Sensor’
  • Link Video Diburu Netizen, Fakta di Balik Ibu Tiri vs Anak Tiri Terbongkar
  • Terungkap! Rahasia di Balik Video Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Bikin Geger
  • Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2’ Gegerkan Medsos, Link Full Video Ternyata Berbahaya!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.