Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Tiket Fase Grup ACL 2 Dipertaruhkan: Catat Jam Tayang dan Link Live Streaming Persib vs Manila Digger

Senin, 31 Agustus 2026 10:58 WIB

Over Kapasitas Atau Over Korupsi? Detik-Detik Jembatan 60 Meter Pangandaran Ambrol!

Senin, 31 Agustus 2026 10:39 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini 31 Agustus 2026 Tak Berubah, 1 Gram Rp2,67 Juta

Senin, 31 Agustus 2026 10:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Tiket Fase Grup ACL 2 Dipertaruhkan: Catat Jam Tayang dan Link Live Streaming Persib vs Manila Digger
  • Over Kapasitas Atau Over Korupsi? Detik-Detik Jembatan 60 Meter Pangandaran Ambrol!
  • Harga Emas Antam Hari Ini 31 Agustus 2026 Tak Berubah, 1 Gram Rp2,67 Juta
  • Tanpa Bobotoh di Si Jalak Harupat, Persib Hadapi Ancaman Serangan Balik Manila Digger
  • Menimbang ‘Dosa’ Pembangunan: Benarkah Rakyat Jawa Barat Belum Merdeka?
  • Berburu Item Gratisan! Klaim Kode Redeem FF Terbaru Hari Ini 31 Agustus 2026 Sebelum Hangus
  • Jangan Sampai Terlewat! Bansos September 2026 Bisa Dicek Online, Ini Caranya
  • Cari Tempat Pijat dan Spa di Bandung? Ini 5 Lokasi yang Bisa Jadi Pilihan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 31 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Cegah Banjir, Pemkab Bandung Barat Segera Tertibkan Bangunan di Atas Drainase Lembang

By SusanaKamis, 29 Mei 2025 17:05 WIB2 Mins Read
Banjir di kawasan Pasar Panorama Lembang. (infobandungbarat)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) akan segera melakukan penertiban terhadap bangunan yang berdiri di atas saluran air di wilayah Lembang.

Kebijakan ini diambil sebagai bagian dari upaya menanggulangi bencana banjir yang rutin melanda kawasan tersebut saat hujan deras mengguyur.

Fenomena banjir yang kerap terjadi ini diyakini dipicu oleh menyusutnya area resapan air di daerah hulu serta tidak optimalnya sistem pemetaan drainase. Akibatnya, aliran air meluap dan menyebabkan genangan di ruas jalan dan kawasan permukiman.

Sekretaris Daerah KBB, Ade Zakir, menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah melakukan survei awal bersama Bupati dan sejumlah dinas terkait seperti Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Provinsi Jawa Barat dan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUPR) KBB.

Baca Juga:  19 Tempat Wisata Bandung Terbaru 2025, Hits dan Instagramable

“Pemahaman awal konsep drainasenya sudah didiskusikan dari awal, tinggal pendalaman secara teknis,” ujar Ade, Rabu (28/5/2025).

Ia menegaskan bahwa upaya perbaikan tidak bisa hanya dilakukan dengan memperbaiki drainase. Keberadaan bangunan yang menutupi atau berdiri di atas saluran air menjadi masalah utama yang memperparah banjir saat musim hujan.

“Karena ternyata tidak cukup menyelesaikan drainasenya. Ada beberapa yang dilakukan, mungkin yang pemanfaatan di atas drainase juga harus ada penertiban,” tegasnya.

Sebelum pelaksanaan penertiban dimulai, Pemkab akan melakukan sosialisasi terlebih dahulu kepada warga untuk menghindari potensi konflik. Jalur aliran air dari hulu ke hilir akan dipetakan kembali secara menyeluruh. Selain itu, bangunan yang berdiri di atas saluran akan diidentifikasi jumlah dan keberadaannya.

Baca Juga:  Pemimpin di Bandung Barat Kerap Korupsi, Bey Machmudin Ingatkan Ade Zakir Jaga Integritas

“Itu tentu juga perlu sosialisasi ke masyarakat jangan sampai terjadi hambatan-hambatan,” jelas Ade.

Ade juga menambahkan bahwa perhatian utama adalah memastikan bahwa aliran dari daerah atas tidak menimbulkan persoalan baru di wilayah hilir.

Selain penataan ulang saluran di Lembang, pihaknya juga mempertimbangkan distribusi air agar tidak menyebabkan dampak negatif di kawasan lain seperti Kota Cimahi dan Kota Bandung.

“Kalau kemarin konsepnya ada aliran sampai ke badan air. Kebetulan sudah dengan PUTR, tinggal barangkali dimensi dan lainnya,” katanya.

Baca Juga:  Persib Store Hadir di Lembang, Ada Promo Buy 1 Get 1

“Yang harus diingat bahwa air itu nanti akan berpindah ke hilir. Hilirnya kita sedang cek juga, siap atau tidak kondisinya. Jangan sampai hanya memindahkan banjir ke tempat lain,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, peristiwa banjir yang terjadi pada 23 Mei 2025 lalu termasuk salah satu yang cukup serius. Seorang pengendara motor bahkan dilaporkan terseret arus sejauh 30 meter di Jalan Maribaya, Desa Kayuambon.

Sementara itu, di lokasi lain, seorang warga lanjut usia bernama Endang hilang setelah terseret arus banjir bandang di Kampung Legok Cibeusi, Desa Cikahuripan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Ade Zakir Lembang Pemkab Bandung Barat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Over Kapasitas Atau Over Korupsi? Detik-Detik Jembatan 60 Meter Pangandaran Ambrol!

Menimbang ‘Dosa’ Pembangunan: Benarkah Rakyat Jawa Barat Belum Merdeka?

Jangan Sampai Terlewat! Bansos September 2026 Bisa Dicek Online, Ini Caranya

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

PKH-BPNT Tahap 3 2026 Masih Cair, Cek Jadwal dan Besaran Bantuan

Fun Fishing Journalist X ASN Digelar, Jadi Ajang Silaturahmi 70 Peserta dan Perebutkan Piala Wali Kota Bandung 2026

Bukan Sekadar Adu Urat, Bahar bin Smith vs GRIB Jaya: Dua Nama Kontroversial Bertemu di Tengah Kasus Maut

Terpopuler
  • Benarkah Azab? Di Balik Narasi Bencana Nepal dan Isu Perusakan Masjid yang Viral
  • Musda VI Demokrat Jabar Digelar, AHY Dorong Konsolidasi dan Kebangkitan Partai Menuju Pemilu 2029
  • Game Free Fire
    Kumpulan Kode Redeem FF Terbaru 25 Agustus 2026, Klaim Skin dan Diamond Gratis Sebelum Hangus
  • PN Bandung Tolak Lagi Praperadilan Mantan Pengurus Gereja: Status Tersangka ITE Bambang Soeharto Sah
  • HMI Cabang Bandung Demo Balai Kota: Desak Pemkot Buka Mata Soal RTH dan Kemiskinan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.