Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Pelaku Penyerangan Bobotoh hingga Tewas di Bogor Telah Tertangkap

Selasa, 27 Oktober 2026 12:09 WIB

Nikmati Kuliner Lezat di Roemah Legit, bank bjb Hadirkan Promo Diskon Spesial Pengguna DIGI

Selasa, 27 Oktober 2026 11:03 WIB

Emas Antam Naik Rp10.000 Hari Ini, Segini Harga 1 Gram Sekarang

Selasa, 27 Oktober 2026 10:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Pelaku Penyerangan Bobotoh hingga Tewas di Bogor Telah Tertangkap
  • Nikmati Kuliner Lezat di Roemah Legit, bank bjb Hadirkan Promo Diskon Spesial Pengguna DIGI
  • Emas Antam Naik Rp10.000 Hari Ini, Segini Harga 1 Gram Sekarang
  • Antam Meroket Lagi! Cek Rincian Harga Emas Antam, Galeri 24, dan UBS Hari Ini 27 Oktober 2026
  • Amukan Puting Beliung Sapu Padalarang: 520 Rumah Warga dan Fasilitas Umum Rusak Parah
  • Kedekatannya hanya Gimmick? Amanda Manopo Blak-blakan Soal Hubungannya dengan Fajar Sadboy!
  • Polisi Ungkap Detik-detik Bobotoh Dibacok di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Motif Masih Misteri
  • Persib Bandung vs Melbourne Victory: Pertaruhan Takhta Puncak Klasemen Grup E ACL 2
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 27 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Cegah Banjir, Pemkab Bandung Barat Segera Tertibkan Bangunan di Atas Drainase Lembang

By SusanaKamis, 29 Mei 2025 17:05 WIB2 Mins Read
Banjir di kawasan Pasar Panorama Lembang. (infobandungbarat)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) akan segera melakukan penertiban terhadap bangunan yang berdiri di atas saluran air di wilayah Lembang.

Kebijakan ini diambil sebagai bagian dari upaya menanggulangi bencana banjir yang rutin melanda kawasan tersebut saat hujan deras mengguyur.

Fenomena banjir yang kerap terjadi ini diyakini dipicu oleh menyusutnya area resapan air di daerah hulu serta tidak optimalnya sistem pemetaan drainase. Akibatnya, aliran air meluap dan menyebabkan genangan di ruas jalan dan kawasan permukiman.

Sekretaris Daerah KBB, Ade Zakir, menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah melakukan survei awal bersama Bupati dan sejumlah dinas terkait seperti Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Provinsi Jawa Barat dan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUPR) KBB.

Baca Juga:  Pj Bupati Bandung Barat Ade Zakir Minta Semua Pihak Jaga Kondusifitas Pasca Pilkada

“Pemahaman awal konsep drainasenya sudah didiskusikan dari awal, tinggal pendalaman secara teknis,” ujar Ade, Rabu (28/5/2025).

Ia menegaskan bahwa upaya perbaikan tidak bisa hanya dilakukan dengan memperbaiki drainase. Keberadaan bangunan yang menutupi atau berdiri di atas saluran air menjadi masalah utama yang memperparah banjir saat musim hujan.

“Karena ternyata tidak cukup menyelesaikan drainasenya. Ada beberapa yang dilakukan, mungkin yang pemanfaatan di atas drainase juga harus ada penertiban,” tegasnya.

Sebelum pelaksanaan penertiban dimulai, Pemkab akan melakukan sosialisasi terlebih dahulu kepada warga untuk menghindari potensi konflik. Jalur aliran air dari hulu ke hilir akan dipetakan kembali secara menyeluruh. Selain itu, bangunan yang berdiri di atas saluran akan diidentifikasi jumlah dan keberadaannya.

Baca Juga:  Lembang Terancam Bencana Akibat Alih Fungsi Lahan, Bupati Jeje Diminta Evaluasi Tata Ruang

“Itu tentu juga perlu sosialisasi ke masyarakat jangan sampai terjadi hambatan-hambatan,” jelas Ade.

Ade juga menambahkan bahwa perhatian utama adalah memastikan bahwa aliran dari daerah atas tidak menimbulkan persoalan baru di wilayah hilir.

Selain penataan ulang saluran di Lembang, pihaknya juga mempertimbangkan distribusi air agar tidak menyebabkan dampak negatif di kawasan lain seperti Kota Cimahi dan Kota Bandung.

“Kalau kemarin konsepnya ada aliran sampai ke badan air. Kebetulan sudah dengan PUTR, tinggal barangkali dimensi dan lainnya,” katanya.

Baca Juga:  Liburan Keluarga Anti Bosan! Ini 3 Surga Instagramable di Lembang Bandung

“Yang harus diingat bahwa air itu nanti akan berpindah ke hilir. Hilirnya kita sedang cek juga, siap atau tidak kondisinya. Jangan sampai hanya memindahkan banjir ke tempat lain,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, peristiwa banjir yang terjadi pada 23 Mei 2025 lalu termasuk salah satu yang cukup serius. Seorang pengendara motor bahkan dilaporkan terseret arus sejauh 30 meter di Jalan Maribaya, Desa Kayuambon.

Sementara itu, di lokasi lain, seorang warga lanjut usia bernama Endang hilang setelah terseret arus banjir bandang di Kampung Legok Cibeusi, Desa Cikahuripan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Ade Zakir Lembang Pemkab Bandung Barat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Pelaku Penyerangan Bobotoh hingga Tewas di Bogor Telah Tertangkap

Emas Antam Naik Rp10.000 Hari Ini, Segini Harga 1 Gram Sekarang

Amukan Puting Beliung Sapu Padalarang: 520 Rumah Warga dan Fasilitas Umum Rusak Parah

Polisi Ungkap Detik-detik Bobotoh Dibacok di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Motif Masih Misteri

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Desil Keluarga Tidak Sesuai Kondisi Asli? Begini Cara Mengajukan Perbaikan Data

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Bansos Oktober 2026 Belum Cair, Jangan Panik! Ini yang Perlu Dicek

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Kisah Santri Cipasung yang Berhasil Mengubah Sejarah Pendidikan Islam Indonesia
  • Delapan Mahasiswa di Bandung Diamankan Polisi Usai Demo Dua Tahun Prabowo-Gibran
  • Peta Potensi Bencana November 2026: Puluhan Kecamatan di Jawa Barat Siaga Longsor dan Banjir Bandang
  • Prediksi Madura United vs Persib: Ujian Kedalaman Skuad Pangeran Biru di Tengah Jadwal Padat
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.