Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Melesat 12 Tingkat! Persib Jadi Penyelamat Peringkat Sepak Bola Indonesia di Asia

Kamis, 29 Oktober 2026 11:02 WIB

Dendam Lama Berujung Maut, Ini Sosok Eksekutor Penusukan di Pasar Caringin

Kamis, 29 Oktober 2026 10:39 WIB

Harga Emas Antam Anjlok Rp11.000 Hari Ini! Cek Daftar Lengkapnya Sebelum Beli

Kamis, 29 Oktober 2026 10:26 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Melesat 12 Tingkat! Persib Jadi Penyelamat Peringkat Sepak Bola Indonesia di Asia
  • Dendam Lama Berujung Maut, Ini Sosok Eksekutor Penusukan di Pasar Caringin
  • Harga Emas Antam Anjlok Rp11.000 Hari Ini! Cek Daftar Lengkapnya Sebelum Beli
  • Video Lama Bocor Lagi! Reaksi Dingin Eve Saat Tahu Hamil Bikin Warganet Geleng-geleng Kepala
  • Sekulic Menggila, Persib Tekuk Melbourne Victory! Tolic Beri Pujian Setinggi Langit
  • Jangan Termakan Jadwal Cair Palsu, Begini Cara Benar Cek PKH dan BPNT November 2026
  • Bosan ke Tempat yang Itu-itu Saja? Coba 5 Wisata Bogor Anti-Mainstream Ini
  • Cara Cek Bansos PKH dan BPNT Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Begini Langkahnya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 29 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Cerita Bang Onim Keluar dari Gaza: Gak Percaya Bisa Lolos dari Kematian

By SusanaKamis, 16 November 2023 12:11 WIB2 Mins Read
Bang Onim saat menceritakan prises evakuasi dirinya dan keluarganya keluar dari Gaza. (YouTube Deddy Corbuzier)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Bang Onim atau yang memiliki nama asli Abdilah Onim merupakan WNI yang sudah 13 tahun tinggal di Gaza.

Berawal dari menjadi relawan, Bang Onim sampai menikah dan memiliki anak di Gaza, Palestina.

Sejak 7 Oktober 2023 atas serangan Hamas ke Israel, Gaza kemudian diserang habis-habisan oleh Israel sebagai perlawanan perang.

Sudah tidak kondusif, Bang Onim dan keluarga pun kemudian di evakuasi untuk keluar dari Gaza dengan berbagai tekanan.

Diketahui, Bang Onim dan keluarga tiba di Indonesia pada Senin, 6 November 2023 sore menggunakan penerbangan Emirates dari Kairo, Mesir.

Usai tiba di Indonesia, Bang Onim pun menceritakan proses ia dan keluarga keluar dari Gaza dan selamat dari kematian.

Baca Juga:  Iran Gempur Israel dengan Tiga Gelombang Rudal, Korban Jiwa dan Kerusakan Meluas

Pada Deddy Corbuzier, Bang Onim menceritakan saat proses evakuasi dirinya dan keluarga dipenuhi dengan serangan bom sehingga harus beberapa kali balik badan untuk menghindari serangan tersebut.

Hingga akhirnya Bang Onim memutuskan untuk tetap keluar dari Gaza meski bisa saja di perjalanan meninggal atas serangan bom Israel.

“Saya dengan istri harus mengambil keputusan dua pilihan, 99% pasti meninggal, jadi ambil dua pilihan lolos keluar pintu perbatasan atau meinggal dunia,” ujar Bang Onim, dikutip dari YouTube Deddy Corbuzier, Kamis (16/11/2023).

Saat diperjalanan, ternyata Bang Onim di ikuti oleh warga Palestina, dan saat sampat di jalan Gaza Barat, serangan bom mulai berdatangan hingga menghanguskan warga sipil yang mengikuti Bang Onim tadi.

Baca Juga:  Presiden Prabowo: Indonesia Siap Akui Israel Jika Palestina Merdeka

“Begitu jalan ternyata warga Gaza ini mengikuti Bang Onim, akhirnya jalan keluar tiba di jalan aspal Gaza Barat sudah mulai bom, bom, bom, yang dibelakang Bang Onim sudah hangus,” ujarnya.

Dan ternyata, di pinggir jalan itu dipenuhi jasad yang sebelumnya sudah ditembak penjajah.

Bang Onim pun bercerita bahwa mobil yang dikedarainya pun ditembak, namun atas izin Allah, Bang Onim dan keluarganya bisa lolos dari kematian.

“Kita ditembak, bahkan jalan oun zig zag untuk menghindari jenazah, setalah tiga puluh menit dan tiba di zona aman di Kota Gaza bagian tengah baru bisa bernafas gak percaya bisa lolos dari kematian,” bebernya.

Baca Juga:  Dasa Sila Bandung Kembali Bergema, Pemuda Indonesia Bersatu Wujudkan Kedaulatan Palestina

Atas serangan tersebut, Bang Onim pun menilai hal ini sudah tidak fair lagi, dimana militer Israel menyerang dan melawan warga sipil.

“Ini sidah tidak fair, bukan militer lawan militer, tapi militer lawan bayi, militer lawan warga sipil dan perempuan,” ujarnya.

Sebagai informasi, sampai hari Selasa (14/11/2023) jumlah korban tewas akibat pertempuran antara pasukan Israel dan militan di wilayah Palestina telah mencapai 11.320 orang, termasuk 4.650 anak-anak dan 3.145 perempuan

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Gaza Israel
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Dendam Lama Berujung Maut, Ini Sosok Eksekutor Penusukan di Pasar Caringin

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Jangan Termakan Jadwal Cair Palsu, Begini Cara Benar Cek PKH dan BPNT November 2026

Cara Cek Bansos PKH dan BPNT Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Begini Langkahnya

Dijuluki ‘Republik PKB’, Kabupaten Bandung Jadi Model Pemenangan PKB di Pemilu 2029

Hanya Pakaian Tertinggal di Tepi Sungai, Lansia Sumedang Ditemukan Meninggal di Cimanuk

Demo BEM se-Tasikmalaya Ricuh, Pagar DPRD Dijebol hingga Diseret ke Tengah Jalan

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar
  • Peta Potensi Bencana November 2026: Puluhan Kecamatan di Jawa Barat Siaga Longsor dan Banjir Bandang
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.