Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Luar Biasa! Irfan Hakim Sapu Bersih Gelar di Koi Show 2026, Kohaku Jadi Bintang Utama

Minggu, 14 Juni 2026 19:00 WIB

Video Full Durasi Cut Salwa di Hotel Banyak Diburu, Apa Isinya?

Minggu, 14 Juni 2026 18:49 WIB

Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri

Minggu, 14 Juni 2026 17:35 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Luar Biasa! Irfan Hakim Sapu Bersih Gelar di Koi Show 2026, Kohaku Jadi Bintang Utama
  • Video Full Durasi Cut Salwa di Hotel Banyak Diburu, Apa Isinya?
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
  • Persib Masih Kena Transfer Ban FIFA! Bursa Transfer Maung Bandung Terancam Kacau?
  • Jangan Sampai Terlambat! WhatsApp akan Blokir Akses di iPhone dengan iOS Versi Ini
  • Pro-Kontra Razia Outfit Jogging di Aceh: Aturan Daerah vs Gaya Hidup Modern, Siapa yang Salah?
  • Drama Besar Timnas Jepang! Moriyasu Minta Maaf Usai Coret Wataru Endo
  • Terungkap! Ini Penyebab Persib Sempat Kacau di Awal Musim 2023/24
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 14 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Cirebon Jadi Rujukan, DPRD Jabar Siapkan Perda Pemajuan Kebudayaan Berbasis Sejarah Lokal

By Aga GustianaSelasa, 13 Januari 2026 18:00 WIB4 Mins Read
Kunker DPRD Jabar ke Cirebon. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Upaya memperkuat payung hukum pelestarian budaya di Jawa Barat memasuki babak baru. Panitia Khusus (Pansus) XII DPRD Provinsi Jawa Barat tengah menggodok Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pemajuan Kebudayaan, dengan wacana memasukkan unsur sejarah lokal sebagai fondasi penting dalam naskah akademiknya.

Langkah tersebut masih dalam tahap pembahasan internal. Meski demikian, peluang pengayaan materi Ranperda tetap terbuka, termasuk kemungkinan menambahkan unsur lain yang relevan dengan karakter budaya di berbagai daerah di Jawa Barat.

Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Buky Wibawa Karya Guna, menegaskan bahwa sejarah lokal menjadi salah satu aspek yang dinilai strategis untuk dimasukkan dalam regulasi tersebut. Hal itu ia sampaikan saat kunjungan kerja ke Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Cirebon, Selasa (13/1/2026).

Menurutnya, pendekatan berbasis sejarah lokal akan memperkuat substansi kebijakan, sehingga Perda yang dihasilkan tidak hanya normatif, tetapi juga kontekstual dengan kekayaan budaya di tiap daerah.

Tak hanya itu, Pansus XII juga menjadikan regulasi serupa yang telah dimiliki Kota Cirebon sebagai referensi penting dalam proses penyusunan Perda tingkat provinsi.

“Kota Cirebon sudah memiliki Perda tentang Pemajuan Kebudayaan. Hal ini tentu menjadi masukan penting bagi kami di Pansus XII DPRD Jawa Barat untuk mempelajari dan dijadikan bahan perbandingan dalam penyusunan Perda di tingkat provinsi,” kata Buky.

Baca Juga:  Anggran RTH Kota Bandung Nol Rupiah, Rafael Situmorang Sebut Bahaya untuk Warga

Cirebon, Wajah Budaya yang Tegas dan Otentik

Kunjungan kerja tersebut tidak sekadar agenda formal. Bagi Buky dan jajaran pimpinan serta anggota Pansus XII, Cirebon menghadirkan gambaran nyata tentang bagaimana identitas budaya bisa berdiri kokoh dan terasa sejak awal memasuki wilayahnya.

Ia menilai, Kota Cirebon merupakan salah satu daerah di Jawa Barat yang memiliki ciri budaya kuat dan mudah dikenali. Simbol-simbol kultural, seperti keberadaan Gapura Candi Bentar di pintu masuk kota, menjadi penanda visual yang merepresentasikan sejarah dan karakter masyarakatnya.

“Identitas budaya sangat penting ketika kita memasuki suatu wilayah, karena di dalamnya mencerminkan karakter, nilai, dan sejarah masyarakat setempat. Cirebon memiliki kekuatan itu,” ujarnya.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa identitas bukan sekadar ornamen fisik, melainkan manifestasi nilai dan perjalanan panjang suatu masyarakat. Dalam konteks inilah, regulasi pemajuan kebudayaan di tingkat provinsi diharapkan mampu menangkap kekayaan lokal yang beragam, namun tetap terintegrasi dalam kerangka Jawa Barat.

Baca Juga:  DPRD Jabar Dorong Pencabutan Moratorium, 10 Daerah Siap Jadi DOB

Perda Cirebon Jadi Bahan Perbandingan

Keberadaan Perda Pemajuan Kebudayaan di Kota Cirebon dinilai sebagai praktik baik (best practice) yang bisa dijadikan acuan. Dengan mempelajari struktur, substansi, hingga implementasinya, DPRD Jawa Barat berpeluang menyusun regulasi yang lebih komprehensif.

Buky menekankan bahwa proses perbandingan tersebut penting agar Perda tingkat provinsi tidak tumpang tindih, melainkan saling menguatkan dengan kebijakan di tingkat kabupaten/kota.

Selain itu, pendekatan partisipatif juga dinilai penting agar regulasi yang dihasilkan mampu mengakomodasi aspirasi pelaku budaya, akademisi, hingga komunitas lokal.

Keraton Cirebon dan Warisan yang Tak Lekang Zaman

Dalam kesempatan yang sama, pembahasan turut menyinggung eksistensi keraton-keraton di Cirebon yang menjadi pusat sejarah dan kebudayaan. Warisan tersebut dinilai memiliki nilai historis dan kultural tinggi yang tak hanya relevan bagi masyarakat Cirebon, tetapi juga Jawa Barat secara keseluruhan.

Buky menyebut, keberadaan keraton merupakan bukti konkret kekayaan peradaban yang harus terus dijaga dan diwariskan.

“Keraton di Cirebon merupakan warisan budaya yang sangat bernilai dan harus terus dijaga serta diwariskan kepada generasi selanjutnya sebagai bagian dari identitas budaya Jawa Barat,” pungkasnya.

Pernyataan itu menjadi pengingat bahwa pelestarian budaya tidak berhenti pada dokumentasi atau seremoni, melainkan membutuhkan kebijakan yang sistematis dan berkelanjutan.

Baca Juga:  Perubahan KUA PPAS 2024 Disetujui, APBD Jabar Meningkat Jadi Rp37,51 Triliun

Identitas sebagai Fondasi Pembangunan

Lebih jauh, Buky juga mengapresiasi inisiatif Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam menghadirkan gapura di sejumlah perbatasan wilayah sebagai simbol identitas budaya daerah. Menurutnya, langkah tersebut penting untuk mempertegas karakter setiap wilayah di tengah arus modernisasi dan globalisasi.

Identitas budaya, lanjutnya, bukan hanya kebanggaan simbolik, tetapi juga dapat menjadi fondasi pembangunan. Dengan identitas yang kuat, suatu daerah memiliki daya tarik wisata, nilai edukasi, sekaligus kekuatan sosial yang menyatukan masyarakatnya.

Ranperda tentang Pemajuan Kebudayaan yang tengah digodok Pansus XII diharapkan mampu menjadi instrumen hukum yang menjawab tantangan zaman. Tidak sekadar melindungi warisan masa lalu, tetapi juga mendorong kreativitas budaya masa kini dan masa depan.

Dengan menjadikan Cirebon sebagai salah satu rujukan, DPRD Jawa Barat menunjukkan bahwa praktik baik di daerah bisa menjadi inspirasi kebijakan di tingkat yang lebih luas. Jika pembahasan berjalan lancar, Perda tersebut berpotensi menjadi pijakan penting dalam menjaga keberagaman budaya Jawa Barat tetap hidup, relevan, dan membanggakan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

DPRD Jabar Keraton Cirebon kota cirebon Ranperda Pemajuan Kebudayaan Sejarah Lokal
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Luar Biasa! Irfan Hakim Sapu Bersih Gelar di Koi Show 2026, Kohaku Jadi Bintang Utama

Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri

Pro-Kontra Razia Outfit Jogging di Aceh: Aturan Daerah vs Gaya Hidup Modern, Siapa yang Salah?

Hasil PCMB Jabar 2026 Resmi Diumumkan, Ini Aturan Wajib Daftar Ulang atau Calon Siswa Bisa Gugur

Viral! Pencopetan di Mal Bandung Terekam CCTV, iPhone 17 Pro Max Raib Usai Salat Magrib

Rampok Uang Negara Rp18 Miliar, Ternyata Segini Isi Garasi dan Total Harta Wabup Indramayu

Terpopuler
  • Viral! Link Video Full Durasi Cut Salwa Ramai Diburu Netizen, Apa Isinya?
  • Dari Buku ‘Broken Strings’ Sampai Urusan Istri: Mengapa Eza Gionino dan Robby Tremonti Mendadak Panas?
  • Link Telegram Video Cut Salwa Full Durasi Ramai Dicari, Benarkah Ada?
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Link Video Cut Salwa Viral ‘No Sensor’, Warganet Diminta Jangan Asal Klik!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.