Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Wisata Napak Tilas di Kuningan: 4 Lokasi Bersejarah yang Bikin Akhir Pekan Lebih Bermakna

Sabtu, 30 Mei 2026 10:06 WIB

Update Harga Emas Antam Hari Ini: Stabil di Akhir Pekan, Cek Daftar Lengkapnya!

Sabtu, 30 Mei 2026 08:14 WIB

Update Kode Redeem Free Fire Terbaru 30 Mei 2026: Klaim Hadiah Langka Sekarang!

Sabtu, 30 Mei 2026 06:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Wisata Napak Tilas di Kuningan: 4 Lokasi Bersejarah yang Bikin Akhir Pekan Lebih Bermakna
  • Update Harga Emas Antam Hari Ini: Stabil di Akhir Pekan, Cek Daftar Lengkapnya!
  • Update Kode Redeem Free Fire Terbaru 30 Mei 2026: Klaim Hadiah Langka Sekarang!
  • Resmi Berjalan! Penyaluran PKH BPNT Mei 2026 Bikin Warga Cek NIK KTP
  • Video Rok Hijau Tosca di Dapur Viral! Ini Fakta Sebenarnya di TikTok
  • Resmi! Jadwal PKH 2026 Sudah Terungkap, Ini Cara Cek Lewat HP
  • Puaskan Lidah di Purwakarta: 3 Destinasi Kuliner Legendaris yang Wajib Disambangi
  • Hidden Gem Baru di Bogor: Menemukan Ketenangan di Lereng Gunung Salak
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 30 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Cucun Ahmad Syamsurijal Dorong Percepatan Program Perumahan dan Ekonomi Kerakyatan di Jabar

By SusanaSelasa, 14 April 2026 10:24 WIB3 Mins Read
Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menegaskan pentingnya penguatan sinergi antara program perumahan rakyat dan akses pembiayaan mikro sebagai langkah strategis dalam mempercepat pengentasan kemiskinan serta mengurangi ketimpangan hunian di Jawa Barat.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi dan Closing KUR Perumahan/KPP, PNM Lawan Rentenir, serta peluncuran Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) se-Jawa Barat, yang digelar di Kabupaten Bandung, Senin (13/4/2026).

Acara tersebut turut dihadiri oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, serta Bupati Bandung Dadang Supriatna, yang bersama-sama menegaskan komitmen percepatan pembangunan hunian layak bagi masyarakat.

Integrasi Program Jadi Kunci Pengentasan Kemiskinan

Dalam sambutannya, Cucun menilai bahwa peningkatan kesejahteraan masyarakat tidak dapat dilakukan secara terpisah. Menurutnya, integrasi antara Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan, dan program PNM Lawan Rentenir merupakan pendekatan yang saling menguatkan.

Baca Juga:  Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung 24 Mei 2025, Cek Lokasinya

“Hari ini kita tidak sekadar meluncurkan program, tetapi menegaskan arah keberpihakan negara. Kesejahteraan lahir dari keterhubungan kebijakan: rumah yang layak, akses pembiayaan yang adil, dan perlindungan dari jerat rentenir,” ujar Cucun.

Ia menekankan bahwa rumah layak huni bukan hanya kebutuhan dasar, tetapi juga fondasi penting dalam meningkatkan kualitas hidup sekaligus mendorong kemandirian ekonomi keluarga.

Perhatian terhadap Kondisi Rumah Tidak Layak Huni

Sebagai legislator dari daerah pemilihan Jawa Barat, Cucun mengungkapkan bahwa hingga saat ini masih banyak masyarakat yang tinggal di rumah tidak layak huni, khususnya di wilayah Kabupaten Bandung dan Bandung Barat.

Sejak 2019, ia aktif mengawal berbagai program bedah rumah melalui skema BSPS, dukungan CSR BUMN dan BUMD, hingga bantuan langsung dalam kondisi darurat bagi masyarakat yang membutuhkan.

Baca Juga:  Bupati Bandung Dadang Supriatna Luncurkan Buku 'Bedas Manunggal' di Hari Ulang Tahun

“Rumah bukan sekadar tempat tinggal, tapi menyangkut martabat, kesehatan, dan masa depan anak-anak kita,” tegasnya.

Tantangan Pelaksanaan BSPS di Lapangan

Dalam kesempatan tersebut, Cucun juga menyoroti sejumlah tantangan dalam implementasi program BSPS di lapangan. Kenaikan harga bahan bangunan serta upah tenaga kerja dinilai membuat nilai bantuan saat ini semakin terbatas dalam memenuhi kebutuhan riil masyarakat.

Untuk itu, ia mendorong pemerintah melakukan penyesuaian kebijakan, baik dari sisi besaran bantuan, validitas data penerima, maupun penguatan pendampingan serta literasi keuangan bagi masyarakat penerima manfaat.

Persoalan Status Lahan Jadi Sorotan

Cucun turut menyinggung persoalan yang masih terjadi di sejumlah wilayah Jawa Barat, yakni adanya warga yang belum bisa mengakses bantuan BSPS karena tinggal di atas lahan milik BUMN seperti PTPN dan Perhutani.

Baca Juga:  Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Kamis 6 Maret 2025

Menurutnya, kondisi tersebut perlu segera dicarikan solusi agar masyarakat tetap dapat memperoleh hak atas hunian yang layak tanpa terkendala status kepemilikan lahan.

“Masih ada masyarakat yang tidak bisa dibiayai BSPS karena status lahannya. Ini harus ada solusi. Saya akan mengundang seluruh stakeholder untuk duduk bersama mencari jalan keluar agar hak rakyat bisa terpenuhi,” ungkapnya.

Komitmen Bersama Percepat Hunian Layak

Di akhir kegiatan, dilakukan penyerahan simbolis bantuan BSPS kepada masyarakat penerima manfaat. Momen ini menjadi simbol kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan legislatif dalam mempercepat pembangunan rumah layak huni di Jawa Barat.

Cucun menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara di tengah masyarakat.

“Bangun rumah dengan sebaik-baiknya, jadikan sebagai awal untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BSPS Jawa Barat Cucun Ahmad Syamsyurijal DPR RI Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Kabupaten Bandung KUR perumahan Maruarar Sirait Perumahan rakyat PNM Lawan Rentenir Rumah Layak Huni
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bansos

Resmi Berjalan! Penyaluran PKH BPNT Mei 2026 Bikin Warga Cek NIK KTP

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Resmi! Jadwal PKH 2026 Sudah Terungkap, Ini Cara Cek Lewat HP

Duka Haji 2026! Dua Jamaah Tasikmalaya Wafat di Tanah Suci

sapi

Sapi Kurban Prabowo Bikin Melongo: Niat Berbagi atau ‘Pencitraan’ Pakai Uang Pajak?

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

PKH BPNT 2026 Mulai Cair, Nama Anda Masih Terdaftar? Cek di Sini

Bus dari Cicaheum Mulai Beroperasi di Leuwipanjang, Penumpang Mengaku Lebih Nyaman

Terpopuler
  • Tebing Keraton
    Menjelajahi Pesona “Swiss van Java”: 5 Destinasi Unggulan di Bandung Barat yang Wajib Dikunjungi
  • Viral Video ‘3 vs 1’ TKW Taiwan: Jebakan Link Phishing di Balik Konten Sensasional
  • Video Viral TKW Taiwan ‘3 vs 1’ Heboh di Medsos, Ini Fakta dan Klarifikasinya
  • Pengusaha Tasikmalaya Bawa Rp1,3 Miliar Cash, Nekat Tawar Ikan Koi Irfan Hakim dan Bos Hartono tapi Ditolak!
  • Dicap Sensasional! Video TKW Taiwan 3 Vs 1 Viral, Netizen Ramai Cari Link Aslinya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.