Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Wacana PKB Dihapus Diganti Jalan Provinsi Berbayar, Warga Jabar: Menarik Tapi Masih Membingungkan

Rabu, 13 Mei 2026 22:20 WIB

Bandung Sehat Dimulai dari Rumah: Edukasi Gizi Tekankan Pola Makan Seimbang, Tidur Cukup, dan Gaya Hidup Aktif

Rabu, 13 Mei 2026 21:57 WIB

ITB dan Pemkot Bandung Percepat Solusi Sampah Tamansari, Dorong Ekonomi Sirkular Berbasis Teknologi

Rabu, 13 Mei 2026 20:27 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Wacana PKB Dihapus Diganti Jalan Provinsi Berbayar, Warga Jabar: Menarik Tapi Masih Membingungkan
  • Bandung Sehat Dimulai dari Rumah: Edukasi Gizi Tekankan Pola Makan Seimbang, Tidur Cukup, dan Gaya Hidup Aktif
  • ITB dan Pemkot Bandung Percepat Solusi Sampah Tamansari, Dorong Ekonomi Sirkular Berbasis Teknologi
  • Bandung Jadi Pusat Talenta Digital! Farhan Bongkar Strategi Besar Ekonomi Kreatif 2026
  • Padat Karya Kota Bandung 2026, Warga Dibayar Rp175 Ribu per Hari Sambil Bersihkan Lingkungan
  • UMKM Bandung Siap Go Digital! Pemkot Luncurkan Program Besar hingga AI dan TikTok
  • Dekranasda Bandung Gelar Workshop Rajut di Braga, Warga Diajak Jadi Pelaku UMKM Kreatif
  • Kelas Bos! Lihat Apa yang Dilakukan Pria Ini Saat Sulap Dinding Kusam Jadi Emas!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 13 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Curah Hujan Tinggi Picu Banjir dan Longsor di Empat Kabupaten Jawa Barat

By SusanaSabtu, 6 Desember 2025 04:00 WIB3 Mins Read
Kondisi mobil Avanza putih yang ditemukan setelah terbawa arus sungai di Kampung Cicukang, Desa Mekarrahayu, Margaasih, Kabupaten Bandung, Selasa (2/12/2025). Foto Agi.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sejumlah daerah di Jawa Barat dilanda bencana hidrometeorologi menyusul hujan lebat yang turun sejak awal pekan. Berdasarkan data BPBD Provinsi Jawa Barat, empat kabupaten paling terdampak adalah Bandung, Subang, Cianjur, dan Sukabumi.

Banjir dan longsor menyebabkan terganggunya aktivitas warga, kerusakan infrastruktur, serta evakuasi ribuan penduduk ke lokasi aman.

Banjir Luas di Kabupaten Bandung

Kabupaten Bandung menjadi wilayah terdampak paling parah. Sebanyak 3.165 jiwa dari 2.115 keluarga terdampak banjir di 14 desa yang tersebar di delapan kecamatan, termasuk Dayeuhkolot, Bojongsoang, Baleendah, Soreang, Banjaran, Ciwidey, Margaasih, dan Katapang.

Selain rumah warga yang terendam, BPBD mencatat 10 unit rumah mengalami kerusakan ringan, dua fasilitas umum terdampak, dan satu tempat ibadah ikut terendam per Jumat (5/12/2025) pukul 07.00 WIB.

Tinggi air di sejumlah titik berkisar antara 70–130 cm. Penanganan dilakukan melalui distribusi logistik, makanan siap saji, serta asesmen lanjutan untuk memetakan kerusakan dan kebutuhan warga.

Baca Juga:  Hampir Seluruh Jabar Berpotensi Gerakan Tanah, Peta Mitigasi Justru Kurang Dimanfaatkan

Subang dan Cianjur Terkena Dampak Signifikan

Di Subang, banjir bandang melanda Kecamatan Cisalak, khususnya Desa Mayang dan Kampung Cibogo serta Cikeuyeup. BPBD mencatat enam rumah rusak berat, 24 rumah rusak sedang, dan 10 rumah rusak ringan.

Sebanyak 47 jiwa mengungsi, sementara 64 KK atau 192 warga terdampak. Hujan deras di wilayah hulu disebut sebagai pemicu naiknya debit air, dan petugas BPBD Subang tetap siaga di titik rawan.

Kabupaten Cianjur mengalami banjir di Kecamatan Cibeber dan Bojongpicung sejak Kamis sore (4/12/2025). Tercatat enam desa terdampak, antara lain Cibaregbeg, Cihaur, Salamnunggal, Peuteuycondong, Sukaraharja, dan Kemang.

Baca Juga:  Bau dan Banjir Mengintai! Warga Oxbow Cicukang Terjebak Sampah Kiriman Ratusan Meter

Sebanyak 93 rumah terendam, termasuk sawah dan fasilitas umum. Ketinggian air mencapai 50–70 cm, dan petugas masih memperbarui data dari desa paling parah, yaitu Peuteuycondong dan Sukaraharja. Tidak ada korban jiwa dilaporkan.

Longsor Mengancam Infrastruktur Sukabumi

Kabupaten Sukabumi dilanda tanah longsor pada Jumat dini hari (05/12/2025) pukul 03.30 WIB, terjadi di tiga kecamatan: Ciemas, Parakansalak, dan Sagaranten. Hujan deras memicu longsor di beberapa titik, menyebabkan kerusakan infrastruktur serius.

Jembatan Citiis di Desa Mekarsakti rusak pada pondasi dan sisi kiri-kanan, jalan desa di Sukatani longsor sepanjang 7 meter, serta sayap jembatan penghubung Kp. Cipicung–Cikadu ambruk sepanjang 10 meter. BPBD Sukabumi melakukan asesmen cepat dan menyiagakan tim penanganan.

Baca Juga:  Mencekam! Detik-Detik Longsor Hantam Proyek PLTA Upper Cisokan Viral

Imbauan Masyarakat dan Upaya Mitigasi

BPBD Provinsi Jabar memastikan semua kabupaten terdampak mendapatkan dukungan penuh, mulai dari asesmen, pemantauan TMA, hingga distribusi logistik. Warga dihimbau tetap waspada, terutama di wilayah rawan banjir dan longsor.

“Puncak musim hujan sudah dekat. Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan, khususnya yang tinggal di kawasan rawan bencana,” kata Teten, Jumat (5/12/2025).

Teten juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai upaya mitigasi dasar. Sampah yang menyumbat saluran air dapat memperparah risiko banjir. Masyarakat disarankan rutin memeriksa saluran air, drainase, dan selokan.

Selain itu, aplikasi InaRISK Personal bisa digunakan untuk memantau tingkat kerawanan bencana di wilayah masing-masing.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Banjir Bandung banjir Jawa Barat 2025 BPBD Jawa Barat Longsor Jawa Barat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Wacana PKB Dihapus Diganti Jalan Provinsi Berbayar, Warga Jabar: Menarik Tapi Masih Membingungkan

Bandung Sehat Dimulai dari Rumah: Edukasi Gizi Tekankan Pola Makan Seimbang, Tidur Cukup, dan Gaya Hidup Aktif

ITB dan Pemkot Bandung Percepat Solusi Sampah Tamansari, Dorong Ekonomi Sirkular Berbasis Teknologi

Bandung Jadi Pusat Talenta Digital! Farhan Bongkar Strategi Besar Ekonomi Kreatif 2026

Padat Karya Kota Bandung 2026, Warga Dibayar Rp175 Ribu per Hari Sambil Bersihkan Lingkungan

UMKM Bandung Siap Go Digital! Pemkot Luncurkan Program Besar hingga AI dan TikTok

Terpopuler
  • Link Full Video Guru Bahasa Inggris Viral Banyak Dicari, Publik Diingatkan Bahaya Phishing
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Viral Berdurasi Panjang Ramai Dicari, Ini Faktanya
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Ramai Dicari, Link 6 Menit Ternyata Jebakan Phishing
  • Link Video Bu Guru Bahasa Inggris Diburu Netizen, Identitas Pemeran Masih Misterius
  • Persib Bandung Gigit Jari? Striker Abroad Timnas Indonesia Dipastikan Bertahan di Eropa Musim Depan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.