Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Langit Jakarta dan Jawa Barat Dirayapi Asap Karhutla Kalimantan, Kualitas Udara Mulai Terancam?

Sabtu, 17 Oktober 2026 14:59 WIB

Bukti Bakat Indonesia Itu Real! Dari Lapangan Semen Kampung, Devina Digodok Pelatih Berlisensi UEFA

Sabtu, 17 Oktober 2026 14:51 WIB

Usai Debut Manis di ACL Two, Sandy Walsh Siap Tempur di Laga Persib vs Persik Kediri

Sabtu, 17 Oktober 2026 14:05 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Langit Jakarta dan Jawa Barat Dirayapi Asap Karhutla Kalimantan, Kualitas Udara Mulai Terancam?
  • Bukti Bakat Indonesia Itu Real! Dari Lapangan Semen Kampung, Devina Digodok Pelatih Berlisensi UEFA
  • Usai Debut Manis di ACL Two, Sandy Walsh Siap Tempur di Laga Persib vs Persik Kediri
  • Ironi Gubernur Konten: Pamer Aduan di Medsos, Tapi Gagap Saat Diadang Warga
  • Geger Dugaan Pelecehan Verbal Dosen UIN Bandung: Mahasiswa Gelar Aksi, Rektor Sampaikan Permohonan Maaf
  • Terjerat Skandal Naturalisasi, Malaysia Malah Masuk Nominasi Federasi Terbaik AFC 2026
  • Rekomendasi Restoran Sunda Legendaris di Garut: Nikmat Kulineran di Tengah Saung dan Udara Sejuk
  • Misi Amankan Poin Penuh di SJH, Ini Jadwal Nonton dan Link Streaming Persib vs Persik Kediri
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 17 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dampak Larangan Study Tour: Pelaku Wisata Terjerat Utang, Dedi Mulyadi Dituding Suburkan Rentenir

By Aga GustianaRabu, 23 Juli 2025 16:36 WIB2 Mins Read
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Foto: Rizal Fadillah/bukamata.id)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kebijakan pelarangan study tour oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menuai kritik keras dari para pelaku industri pariwisata. Mereka menilai kebijakan tersebut berdampak langsung terhadap nasib ribuan pekerja di sektor ini, mulai dari sopir bus hingga pemandu wisata, yang kini kehilangan mata pencaharian.

Koordinator Lapangan Solidaritas Pekerja Pariwisata Jawa Barat, Nana Yohana, mengungkapkan bahwa banyak pekerja wisata terpaksa mencari pinjaman ke lembaga tidak resmi akibat kehilangan pendapatan.

“Kalau bicara lari ke bang emok, pelaku pariwisata pun jika tidak punya pekerjaan dan menganggur, akhirnya akan lari ke bang emok,” ujar Nana pada Rabu (23/7/2025).

Ia bahkan menuding bahwa kebijakan Gubernur Dedi secara tidak langsung memperparah maraknya praktik rentenir. “Secara tidak langsung, Pak Gubernur justru menyuburkan bang emok. Ingat, waktu pandemi Covid-19, kami para pelaku wisata tidak dapat order dan akhirnya terpaksa pinjam ke pinjol,” imbuhnya.

Baca Juga:  Disebut Biang Kerok Kericuhan Bandung, Siapa Anarko Sindikalisme dan Apa Tujuannya?

Dampak Berantai di Sektor Wisata

Larangan kegiatan study tour disebut berdampak pada seluruh ekosistem pariwisata. Perusahaan otobus (PO) kehilangan jadwal perjalanan, biro perjalanan sepi pesanan, tour leader dan pemandu wisata menganggur, sementara sopir dan kenek bus hanya bisa tinggal di rumah.

“Kalau Pak Dedi Mulyadi selalu bilang study tour itu memberatkan, sebenarnya memberatkannya di mana? Karena program study tour itu bukan program dadakan,” tegas Nana.

Baca Juga:  Niat Bela Anak, Orang Tua Labrak Guru di Subang Malah Babak Belur di Medsos

Menurutnya, kegiatan study tour biasanya sudah dirancang jauh sebelum pelaksanaan. Para siswa pun telah menabung selama berbulan-bulan agar bisa ikut serta, sehingga tidak menjadi beban finansial mendadak.

“Dan kalau memang ada siswa yang tidak mampu, ada solusinya. Bisa subsidi silang atau digratiskan. Itu tidak masalah bagi kami,” tandasnya.

Gubernur Dedi: Study Tour Cenderung Jadi Piknik

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi tetap pada pendiriannya untuk melarang study tour di lingkungan sekolah. Dalam unggahan di akun Instagram resminya @dedimulyadi71, ia menanggapi aksi unjuk rasa para pekerja wisata yang digelar di depan Gedung Sate dan Jalan Layang Pasupati, Bandung, Senin (21/7/2025).

Baca Juga:  Pendaftaran Ditutup, Ini 4 Paslon yang Siap Bertarung di Pilgub Jabar 2024

Menurut Dedi, demonstrasi tersebut justru memperkuat pendapatnya bahwa study tour telah menyimpang dari tujuan awal sebagai bagian dari kegiatan pembelajaran.

“Demonstrasi kemarin memperlihatkan bahwa study tour lebih cenderung bersifat piknik. Ini terbukti dari siapa yang melakukan aksi, yakni para pelaku jasa kepariwisataan,” ujar Dedi lewat unggahan di akun Instagram pribadinya, pada Selasa (22/7/2025).

Hingga saat ini, Dedi belum memberikan sinyal akan mencabut kebijakan tersebut meski gelombang protes dari pelaku industri pariwisata terus berdatangan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi Gubernur Jabar study tour
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Langit Jakarta dan Jawa Barat Dirayapi Asap Karhutla Kalimantan, Kualitas Udara Mulai Terancam?

Ironi Gubernur Konten: Pamer Aduan di Medsos, Tapi Gagap Saat Diadang Warga

Geger Dugaan Pelecehan Verbal Dosen UIN Bandung: Mahasiswa Gelar Aksi, Rektor Sampaikan Permohonan Maaf

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

BSU Rp900 Ribu untuk Pekerja Kembali Jadi Sorotan, Ini Syarat yang Perlu Diketahui

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Nama Pernah Terdaftar sebagai Penerima Bansos? Cek Lagi Status PKH dan BPNT Oktober 2026

Bansos

Menunggu BLT Kesra Rp900 Ribu? Ini Fakta Terbaru dan Link Cek Bansos Kemensos

Terpopuler
  • Humas Era Digital Tak Cukup Viral! Mahasiswa UIN Bandung Dibekali Strategi Algoritma hingga Etika
  • Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!
  • Viral! Dana Donasi Pak Santoso Tercatat Rp14,3 Juta, Disebut Hanya Terima Rp600 Ribu
  • Kontroversi Jalan Diponegoro Bandung: Demi Ruang Publik atau Menabrak Tata Ruang?
  • 100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.