Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Dapatkan saldo DANA gratis hanya dengan bermain game, tukarkan poin dengan uang cash.

Klaim Saldo DANA Gratis 31 Juli 2026: Dapatkan Cuan Langsung Cair Hari Ini!

Jumat, 31 Juli 2026 06:00 WIB

Bukan Sekadar Juara! Ini Alasan Igor Tolic Pilih Lindungi Pemain Persib di Piala Presiden 2026

Jumat, 31 Juli 2026 05:00 WIB

BLT Kesra Rp900 Ribu Juli 2026 Cair Lagi? Ini Fakta Terbaru, Syarat, dan Cara Cek Penerima

Jumat, 31 Juli 2026 04:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Klaim Saldo DANA Gratis 31 Juli 2026: Dapatkan Cuan Langsung Cair Hari Ini!
  • Bukan Sekadar Juara! Ini Alasan Igor Tolic Pilih Lindungi Pemain Persib di Piala Presiden 2026
  • BLT Kesra Rp900 Ribu Juli 2026 Cair Lagi? Ini Fakta Terbaru, Syarat, dan Cara Cek Penerima
  • Kode Redeem FF 31 Juli 2026: Dapatkan Hadiah Eksklusif Free Fire Hari Ini!
  • Bos FIFA Gianni Infantino Buka Suara Soal Wacana Jual Saham Piala Dunia
  • Ayah di Bandung Barat Tega Siksa Anak Kandung Usia 5 Tahun hingga Berdarah-darah
  • Pembeli Ngamuk Gara-gara Salih Input? Kisah Tragis Mbak Kasir di Kediri yang Bikin Netizen Emosi
  • Bansos Kemensos Tahap 3 Juli-September 2026 Cair! Begini Cara Cek Penerima Pakai NIK KTP
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 31 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Persib

Darah Baru di Kandang Maung: Jalan Panjang Persib Menuju Puncak

By Aga GustianaSenin, 21 Juli 2025 09:00 WIB5 Mins Read
Persib Bandung
Para pemain baru Persib Bandung. (Foto: bukamata.id/Rafki R)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Musim baru, harapan baru. Itulah yang tengah dibangun oleh Persib Bandung jelang bergulirnya Super League (I League) musim 2025/2026. Tak mau setengah hati, Maung Bandung tampil agresif di bursa transfer dengan mendatangkan 13 pemain baru—sebuah angka yang cukup mencerminkan revolusi kecil di tubuh tim asuhan Bojan Hodak.

Sembilan pemain asing, tiga pemain lokal, dan satu jebolan akademi diresmikan masuk ke dalam skuad utama. Sebuah perombakan besar yang tidak hanya menunjukkan ambisi, tetapi juga keseriusan Persib untuk kembali bertarung di papan atas.

Namun, pertanyaan utama yang terus bergema di telinga Bobotoh dan pengamat sepak bola Indonesia adalah: Apakah Persib bisa kembali menjuarai liga? Atau setidaknya menjaga konsistensinya di jalur juara?

Mengenal Amunisi Baru: Campuran Pengalaman dan Potensi

Kedatangan sembilan pemain asing menjadi sorotan tersendiri. Nama-nama seperti Adam Przybek di bawah mistar, serta Julio Cesar, Patricio Matricardi, dan Frans Putros di lini belakang, memperkuat benteng pertahanan Persib. Di lini tengah, kehadiran Luciano Guaycochea, Wiliam Marcilio, dan Berguinho memberikan warna baru bagi kreativitas permainan.

Sementara itu, lini depan akan mengandalkan duet Brasil: Ramon Tanque dan Uilliam Barros yang digadang-gadang menjadi mesin gol baru Maung Bandung.

Tak kalah penting, tiga pemain lokal—Saddil Ramdani, Alfeandra Dewangga, dan Al Hamra Hehanussa—dianggap sebagai perekrutan cerdas karena mereka merupakan talenta nasional yang telah berpengalaman di kompetisi kasta tertinggi.

Di sisi lain, promosi Nazriel Alfaro dari tim junior juga menjadi sinyal bahwa Persib tidak hanya berpikir untuk musim ini, tetapi juga masa depan.

Bojan Hodak dan Visi Tim

Bojan Hodak sebagai arsitek tim sepertinya sudah memiliki rencana matang. Dengan pengalaman membawa tim-tim di Asia Tenggara ke level tertinggi, pelatih asal Kroasia ini terlihat ingin membangun skuad yang seimbang antara kekuatan asing dan lokal.

Pengamat sepakbola, Arif Nugraha, memandang bahwa langkah Hodak sudah cukup tepat. “Pemain yang dipilih sudah sesuai kebutuhan posisi. Dari segi skill dan materi, terlihat menjanjikan. Bahkan dari sisi curriculum vitae, para pemain asing ini punya track record yang cukup baik,” jelasnya.

Namun, Arif juga memberikan catatan penting: adaptasi.

“Mereka bukan pemain kelas dunia seperti Cristiano Ronaldo yang bisa langsung klik. Butuh waktu. Jadi menilai mereka dari satu atau dua pertandingan, seperti di Piala Presiden, itu terlalu dini,” tegas Arif.

Realita Liga: Bukan Soal Nama, Tapi Konsistensi

Sepak bola, menurut Arif, adalah permainan momentum. Dalam pandangannya, walau Persib punya komposisi kuat, banyak faktor yang menentukan di lapangan. “Untuk menjadi juara itu bukan hanya soal materi pemain. Tapi juga soal kondisi fisik, mental, strategi, dan bahkan faktor non-teknis seperti cuaca dan keputusan wasit bisa memengaruhi hasil,” katanya.

Namun demikian, ia tetap menyatakan optimisme bahwa Persib bisa bersaing di papan atas. Dengan catatan: proses adaptasi berjalan lancar, dan tim diberi waktu untuk berkembang.

Arif juga mengingatkan bahwa kekuatan internal bisa menjadi kunci. “Dengan materi 13 pemain baru, menurut saya sudah cukup. Tidak perlu lagi belanja tambahan. Justru ini kesempatan memaksimalkan potensi pemain muda seperti Zulkifli, Kakang, atau Robi Darwis,” tuturnya.

Ia juga menyoroti pentingnya memanfaatkan pemain lokal jika kualitasnya tak kalah dari pemain asing. “Pemain asing dari Asia atau luar Asia sama saja. Kalau pemain lokal punya kualitas bagus, mending prioritaskan lokal saja,” tambahnya.

Analisis Tambahan: Eko Maung dan Pandangan Tentang Level Asia

Pengamat sepakbola lainnya, Eko Maung, turut memberikan pandangan lebih luas. Menurutnya, untuk level domestik, skuad Persib saat ini sudah cukup solid.

“Kalau untuk level domestik, saya pikir pemain sekarang cukup. Nah, untuk masalah juara, itu juga tergantung pada kesiapan tim lain. Tapi kalau targetnya mempertahankan gelar dan bicara di level Asia, maka kualitas pemain baru ini bisa membawa harapan,” ujar Eko.

Eko menilai, beberapa tim seperti Dewa United juga melakukan persiapan serius, sehingga persaingan akan semakin ketat. “Jadi tidak serta-merta Persib bisa juara. Tetap harus berjuang,” tegasnya.

Namun untuk pentas Asia, Eko optimis. “Pemain-pemain baru ini rata-rata sudah pernah merasakan kompetisi Asia. Harusnya mereka bisa membawa Persib ke level permainan yang lebih tinggi lagi,” ucapnya.

Bahkan dari sisi nilai dan kualitas, Eko menyebut skuad saat ini bisa jadi lebih unggul dari musim sebelumnya. “Kalau dilihat dari rate harga, pemain baru Persib ini malah lebih mahal dan berkualitas,” katanya.

Yang paling menonjol, menurut Eko, adalah sektor penyerang. “Saya pikir bintang baru Persib musim ini akan datang dari lini depan. Karena dari produktivitas gol, mereka punya kapasitas untuk tampil tajam, meskipun performa tim mungkin naik turun,” ujarnya.

Tak hanya itu, Eko juga menyoroti daya tahan fisik tim. “Kalau bicara Asia, endurance penting. Dan saya lihat, dari segi kebugaran, skuad Persib kali ini sangat memadai,” pungkasnya.

Pesan untuk Bobotoh: Bijak Menilai, Dukung Sepenuh Hati

Bicara soal tekanan dan ekspektasi, tidak bisa dipisahkan dari Bobotoh. Basis suporter terbesar di Indonesia ini selalu punya ekspektasi tinggi, apalagi setelah dua musim terakhir Persib konsisten di jalur juara.

Namun Arif mengingatkan Bobotoh agar tidak cepat mengambil kesimpulan. “Jangan menilai pemain hanya dari tampilan awal. Ada istilah, don’t judge a book by its cover. Pemain baru yang tampil buruk di awal bukan berarti jelek. Bisa jadi sedang adaptasi,” ucapnya.

Ia menyarankan agar Bobotoh bersabar dan memberi waktu hingga setengah musim untuk menilai performa tim. “Sepak bola itu penuh proses. Dari adaptasi, taktik, sampai chemistry tim. Kita harus beri ruang untuk semua itu berkembang,” pesannya.

Menuju 9 Agustus: Saatnya Bukti di Lapangan

Tanggal 9 Agustus akan menjadi panggung pertama pembuktian. Persib akan mengawali langkah di Super League 2025/2026 dengan harapan, tekanan, dan ambisi besar. Perjalanan panjang menanti, dan laga demi laga akan menjadi ujian sesungguhnya bagi komposisi baru ini.

Dengan segala modal yang dimiliki—13 pemain baru, pelatih berpengalaman, serta dukungan fanatik dari Bobotoh—Persib punya alasan kuat untuk bermimpi besar.

Namun sebagaimana kata Arif, juara bukan hanya soal nama di atas kertas, melainkan kerja keras selama 90 menit di setiap pertandingan.

Kini, semua mata tertuju ke Stadion. Apakah musim ini akan menjadi kisah kejayaan baru Maung Bandung? Waktulah yang akan menjawabnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bobotoh Bojan Hodak HL Liga Indonesia Pemain Baru Persib Persib Bandung prediksi persib sepakbola indonesia Super League 2025 Transfer Persib
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bukan Sekadar Juara! Ini Alasan Igor Tolic Pilih Lindungi Pemain Persib di Piala Presiden 2026

Jadwal Persib vs Tampines Rovers, Igor Tolic Siapkan Rotasi atau Tampil Full Team?

Mariano Peralta Langsung Gabung Latihan Persib, Debut Kontra Tampines Rovers Masih Abu-abu

Rp6 Miliar Menanti! Persib Sudah di Semifinal Piala Presiden 2026, Siapa Lawannya?

Persib Kelola 65,4 Ton Sampah di GBLA, Komitmen Wujudkan Stadion Zero Waste

Bos Persib Buka Kartu! Transfer Mariano Peralta Bukan Akhir, Ada Nama Besar Menanti

Terpopuler
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
  • Jakarta Lumpuh Total! Dihujat Warga, Acara Willie Salim dan Emak Gila Ternyata Ilegal!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.