Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Wajib Tahu! 7 Penyebab Status ‘Exclude’ Bikin Bansos PKH & BPNT Gagal Cair Lengkap dengan Solusinya

Selasa, 27 Oktober 2026 02:00 WIB
Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Cek Rekening Sekarang! Ini 5 Tanda Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 Oktober 2026 Sudah Cair

Selasa, 27 Oktober 2026 01:00 WIB

Pakansari Rasa Si Jalak Harupat, Adam Alis Angkat Topi untuk Bobotoh

Senin, 26 Oktober 2026 21:37 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Wajib Tahu! 7 Penyebab Status ‘Exclude’ Bikin Bansos PKH & BPNT Gagal Cair Lengkap dengan Solusinya
  • Cek Rekening Sekarang! Ini 5 Tanda Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 Oktober 2026 Sudah Cair
  • Pakansari Rasa Si Jalak Harupat, Adam Alis Angkat Topi untuk Bobotoh
  • Pelaku Penganiayaan Suporter Persib di Bogor Ditangkap, Begini Kata Polisi
  • Badai PHK Hantam Jawa Barat, Sektor Garmen dan Otomotif Paling Merana
  • Takut Malu Kena DNF? Mantan Miss Indonesia Diserbu Netizen Buntut Ricuh JRF 2026
  • Tak Mau Terlena! Dado Minta Persib Lupakan Kemenangan dan Fokus ke Melbourne
  • Bikin Napas Terengah! Intip Jadwal Super Padat Persib Bandung usai Tekuk Garudayaksa FC
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 27 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Data Desil Bansos Tak Sesuai? Begini Cara Mudah Mengajukan Perbaikan ke Kemensos

By Aga GustianaKamis, 3 September 2026 10:11 WIB3 Mins Read
penyaluran bansos PKH dan BPNT 2025 di kantor pos
Ilustrasi penyaluran bansos PKH dan BPNT 2025 di kantor pos. (Foto: Hasil AI/ChatGPT)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Penyaluran bantuan sosial (bansos) sering kali memicu keluhan akibat data penerima yang dinilai tidak tepat sasaran. Menanggapi dinamika tersebut, Kementerian Sosial (Kemensos) menegaskan komitmennya untuk mempermudah proses pemutakhiran data desil masyarakat yang dinilai belum mencerminkan fakta di lapangan.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengimbau publik untuk aktif berpartisipasi melaporkan temuan penerima bantuan yang dianggap mampu, maupun warga kurang mampu yang justru terabaikan dari daftar bantuan.

“Jadi kami mohon masyarakat ya, kalau misalnya menemukan penerima manfaat atau masyarakat yang tidak layak menerima atau masyarakat yang memang sesungguhnya layak menerima tapi malah dia exclude, itu bisa kita perbaiki segera,” kata Gus Ipul dalam keterangannya, Selasa (1/9/2026).

Pernyataan ini ditegaskan usai Rapat Kerja bersama Komisi VIII DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Baca Juga:  Bansos Lansia Dicoret karena Terindikasi Judol, Faktanya Dayat-Darmi Tak Punya HP

Dua Jalur Pengajuan Perbaikan Data Bansos

Masyarakat diberikan kebebasan memilih dua metode pengajuan koreksi data, yakni mekanisme birokrasi berjenjang serta kanal digital interaktif:

  • Mekanisme Formal: Diawali dengan musyawarah di tingkat RT/RW setempat, dilanjutkan ke kantor kelurahan/desa, lalu diinput oleh operator data melalui aplikasi SIKS-NG ke Dinas Sosial.
  • Mekanisme Partisipatif (Digital): Pelaporan mandiri secara langsung melalui aplikasi Cek Bansos, command center, hingga layanan pesan singkat WhatsApp.

“Salurannya kita buka lewat WA, kita buka lewat command center, kita buka lewat aplikasi Cek Bansos, kita buka lewat desa-desa dengan aplikasi SIKS-NG, di sana ada operator data desa, dan sekarang ada sekali lagi digitalisasi Bansos,” ujarnya.

Baca Juga:  Siap-siap! Aturan Baru Bansos 2026: Hanya Warga Kategori Ini yang Berhak Terima PKH dan Sembako

Mengapa Data Sosial Sering Berubah?

Gus Ipul menerangkan bahwa data penerima manfaat tidak pernah bersifat statis. Faktor demografi seperti status pernikahan, perpindahan domisili, kelahiran, kematian, hingga pergeseran tingkat kesuksesan ekonomi warga membuat pembaharuan berkala menjadi kebutuhan mutlak demi menjaga akurasi sasaran program pemerintah.

“Jadi kalau ada keluhan, setiap ada fakta-fakta yang ada di lapangan, kita segera tindaklanjuti, kita segera mutakhirkan,” imbuhnya.

Gus Ipul turut memberikan apresiasi tinggi bagi publik yang bersedia mengawal keakuratan data bansos ini.

“Jadi itu tentu kita apresiasi dan kita buka untuk dilakukan pemutakhiran, Insya Allah data kita akan makin akurat,” kata Gus Ipul.

Baca Juga:  Panduan Lengkap Cek Status Penerima Bansos BPNT 2025, Berikut Jadwal Pencairan

DTSEN Jadi Basis Acuan Tunggal

Seluruh penetapan desil bantuan sosial saat ini merujuk pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dikelola penuh oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Kemensos bersama pemerintah daerah mengambil peran dalam proses update data di lapangan.

Sistem data terpadu satu pintu ini dinilai sangat membantu pemerintah pusat dalam mengintegrasikan serta memverifikasi data sosial secara cepat dan transparan.

“Prinsip yang pertama bahwa pemerintah ingin terbuka. Pemerintah dibawah arahan Bapak Presiden Prabowo ingin melibatkan seluruh masyarakat agar kita memperoleh data yang akurat. Nah dengan adanya pengelola tunggal data ini, yaitu BPS, ini memudahkan kita untuk konsolidasi,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bansos desil Kemensos
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Wajib Tahu! 7 Penyebab Status ‘Exclude’ Bikin Bansos PKH & BPNT Gagal Cair Lengkap dengan Solusinya

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Cek Rekening Sekarang! Ini 5 Tanda Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 Oktober 2026 Sudah Cair

Takut Malu Kena DNF? Mantan Miss Indonesia Diserbu Netizen Buntut Ricuh JRF 2026

BLT Kesra mulai dicairkan bulan ini secara bertahap.

BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Tahun Cair Lagi? Cek Fakta & Cara Akses Bansos Kemensos Pakai NIK KTP

5 Wisata Air di Pangandaran Selain Pantai, Cocok Buat Liburan Akhir Pekan

Inara Rusli Tagih Isbat Nikah, Insanul Fahmi Justru Hadir di Ulang Tahun Anak Bersama Mawa

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Kisah Santri Cipasung yang Berhasil Mengubah Sejarah Pendidikan Islam Indonesia
  • Delapan Mahasiswa di Bandung Diamankan Polisi Usai Demo Dua Tahun Prabowo-Gibran
  • Peta Potensi Bencana November 2026: Puluhan Kecamatan di Jawa Barat Siaga Longsor dan Banjir Bandang
  • Prediksi Madura United vs Persib: Ujian Kedalaman Skuad Pangeran Biru di Tengah Jadwal Padat
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.