Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Gondrong Pakai Bando dan Ngopi di Warung, Karier Sepak Bola Evan Dimas Sudah Habis?

Minggu, 14 Juni 2026 20:51 WIB

Luar Biasa! Irfan Hakim Sapu Bersih Gelar di Koi Show 2026, Kohaku Jadi Bintang Utama

Minggu, 14 Juni 2026 19:00 WIB

Video Full Durasi Cut Salwa di Hotel Banyak Diburu, Apa Isinya?

Minggu, 14 Juni 2026 18:49 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Gondrong Pakai Bando dan Ngopi di Warung, Karier Sepak Bola Evan Dimas Sudah Habis?
  • Luar Biasa! Irfan Hakim Sapu Bersih Gelar di Koi Show 2026, Kohaku Jadi Bintang Utama
  • Video Full Durasi Cut Salwa di Hotel Banyak Diburu, Apa Isinya?
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
  • Persib Masih Kena Transfer Ban FIFA! Bursa Transfer Maung Bandung Terancam Kacau?
  • Jangan Sampai Terlambat! WhatsApp akan Blokir Akses di iPhone dengan iOS Versi Ini
  • Pro-Kontra Razia Outfit Jogging di Aceh: Aturan Daerah vs Gaya Hidup Modern, Siapa yang Salah?
  • Drama Besar Timnas Jepang! Moriyasu Minta Maaf Usai Coret Wataru Endo
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 14 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Deal Megah di WJIS 2025, BIJB Disuntik Modal Raksasa dari Investor Singapura

By Putra JuangJumat, 14 November 2025 18:59 WIB4 Mins Read
PT Real Kaiten Indonesia resmi menandatangani Share Purchase Agreement (SPA) dengan PT Jasa Sarana untuk masuk sebagai investor strategis di PT BIJB. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gelaran West Java Investment Summit (WJIS) 2025 menjadi panggung penting bagi masa depan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati.

Pada forum investasi tahunan itu, PT Real Kaiten Indonesia resmi menandatangani Share Purchase Agreement (SPA) dengan PT Jasa Sarana untuk masuk sebagai investor strategis di PT BIJB.

SPA tersebut menandai masuknya modal baru dalam jumlah besar ke proyek strategis bandara, dengan total investasi mencapai Rp13,5 triliun.

Langkah ini digadang-gadang sebagai titik balik pengembangan BIJB agar mampu memainkan peran lebih besar sebagai pusat logistik dan gerbang ekonomi baru Jawa Barat.

“Kami sangat antusias dengan penandatanganan MoU bersama BJIB hari ini, yang menandai langkah kami dalam pengembangan infrastruktur di Indonesia,” ucap Elaina Olivia Chong, Group Chief Executive Officer saat konfrensi pers di Hotel Pullman Bandung, Jumat (14/11/2025).

Olivia menegaskan, bahwa keputusan perusahaannya berinvestasi di BIJB bukan tanpa alasan. Menurutnya, BIJB sudah memiliki infrastruktur dasar yang lengkap, dan saat ini adalah waktu terbaik untuk mempercepat pengembangan Kertajati.

Baca Juga:  Bahlil Sebut Investasi di Luar Pulau Jawa Sudah Lebih Besar Sejak 2020 hingga 2024

“Sudah ada bandaranya. Namun saat ingin mengembangkan Kertajati lebih baik lagi karena banyak potensi. This is the best time to invest in BIJB,” ujar Elaina.

Real Kaiten berkomitmen tidak hanya menyediakan modal, tetapi juga membawa visi pengembangan jangka panjang untuk kawasan sekitar bandara.

“Kami tertarik pada proyek yang memberi dampak sosial dan melibatkan komunitas lokal. Investasi kami mencakup pembangunan ekosistem di sekitar Bandara Kertajati, termasuk pusat logistik, e-commerce, serta fasilitas MICE,” katanya.

Elaina menjelaskan bahwa investasi Real Kaiten akan diarahkan untuk memperkuat berbagai sektor di BIJB, bukan hanya penerbangan. Rencana pengembangan yang akan didorong di antaranya:

  1. Infrastruktur pendukung strategis
  2. Aerospace industry
  3. Pusat logistik modern
  4. Kawasan komersial campuran (mixed-use commercial area)
  5. Hotel & hospitality
  6. Teknologi logistik dan layanan digital

Dengan cakupan sektor yang luas, Real Kaiten menilai Kertajati memiliki kapasitas menjadi pusat pertumbuhan industri baru di Jawa Barat.

“Kehadiran fasilitas-fasilitas ini diharapkan dapat menciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan. Yang membedakan kami dari investor lainnya adalah kami tidak hanya berfokus sebagai investor sosial, tetapi juga menempatkan komunitas lokal sebagai mitra jangka panjang melalui konsep kepemilikan bersama dan manfaat bersama dalam proyek,” tuturnya.

Baca Juga:  Investasi di Jabar Capai Rp251 Triliun, BI: Ada Kepercayaan Investor

Elaina menyebut bahwa pengembangan besar-besaran di sekitar BIJB akan berdampak langsung pada penciptaan lapangan kerja.

“Bidangnya luas logistik, perhotelan, teknologi, komersial. Kami belum bisa pastikan angkanya, tapi potensi serapan bisa lebih dari 2.000 tenaga kerja,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyambut baik masuknya investor Singapura tersebut, terutama karena pengembangan aerocity Kertajati selama ini memang dirancang untuk menciptakan pusat ekonomi baru yang mampu menampung ribuan tenaga kerja.

Sebagai informasi, Real Kaiten merupakan perusahaan investasi berbasis di Singapura, dan dalam proyek BIJB ini mereka menggandeng konsorsium perusahaan dari China.

Kombinasi sumber modal dan keahlian teknis dua negara itu diharapkan mempercepat pembangunan kawasan industri dan logistik di sekitar bandara.

Masuknya Real Kaiten memberikan sinyal kuat bahwa BIJB mulai mendapatkan kepercayaan investor global. Dengan dukungan modal Rp13,5 triliun dan rencana pengembangan multi-sektor, Kertajati diproyeksikan tidak hanya berfungsi sebagai bandar udara, tetapi sebagai superhub ekonomi yang menggerakkan Majalengka, Bandung Raya, hingga wilayah Ciayumajakuning.

Baca Juga:  Bapenda Jabar: Program Bulan Sadar Pajak Berdampak pada Peningkatan Penerimaan PKB

SPA ini juga memperkuat peran PT Jasa Sarana sebagai BUMD yang membuka akses kolaborasi dengan investor internasional guna mempercepat proyek strategis Jawa Barat.

Sementara itu, Kepala DPMPTSP Jabar, Dedi Taufik mengakui tingginya minat investor pada berbagai sektor strategis terutama di kawasan BIJB.

Selain Real Kaiten Indonesia, di bidang infrastruktur perkotaan, beberapa perusahaan besar seperti PT Mitsui Indonesia, Len Railway System, Siemens Mobility menyatakan ketertarikan pada proyek transportasi massal dan penerangan jalan.

“Di kawasan strategis BIJB Kertajati, ketertarikan datang dari perwakilan investor internasional termasuk pihak Kedutaan Besar Inggris,” ujarnya.

West Java Investment Summit (WJIS) 2025 menurutnya sekadar forum promosi, tetapi wujud nyata komitmen pemerintah dalam mempercepat realisasi investasi.

“Kami ingin memastikan bahwa Jawa Barat tidak hanya kaya dengan potensi, tetapi juga siap dengan regulasi yang jelas, insentif yang menarik, dan dukungan penuh dari seluruh ekosistem,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BIJB Dedi Taufik investasi kertajati WJIS 2025
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Luar Biasa! Irfan Hakim Sapu Bersih Gelar di Koi Show 2026, Kohaku Jadi Bintang Utama

Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri

Pro-Kontra Razia Outfit Jogging di Aceh: Aturan Daerah vs Gaya Hidup Modern, Siapa yang Salah?

Hasil PCMB Jabar 2026 Resmi Diumumkan, Ini Aturan Wajib Daftar Ulang atau Calon Siswa Bisa Gugur

Viral! Pencopetan di Mal Bandung Terekam CCTV, iPhone 17 Pro Max Raib Usai Salat Magrib

Rampok Uang Negara Rp18 Miliar, Ternyata Segini Isi Garasi dan Total Harta Wabup Indramayu

Terpopuler
  • Viral! Link Video Full Durasi Cut Salwa Ramai Diburu Netizen, Apa Isinya?
  • Dari Buku ‘Broken Strings’ Sampai Urusan Istri: Mengapa Eza Gionino dan Robby Tremonti Mendadak Panas?
  • Link Telegram Video Cut Salwa Full Durasi Ramai Dicari, Benarkah Ada?
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Link Video Cut Salwa Viral ‘No Sensor’, Warganet Diminta Jangan Asal Klik!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.