Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Begini cara dapat saldo DANA gratis, awas hati-hati kena tipu.

Klaim Saldo DANA Gratis Hingga Ratusan Ribu Rupiah Hari Ini, 23 Agustus 2026!

Minggu, 23 Agustus 2026 03:00 WIB
Game Free Fire

Klaim Skin & Diamond Gratis! Kode Redeem FF Terbaru 23 Agustus 2026 yang Masih Aktif

Minggu, 23 Agustus 2026 01:00 WIB

Bongkar Kasus Argopuro: Bahaya Fatal Mandi Sabun di Sungai Qolbu yang Bikin Netizen Murka!

Sabtu, 22 Agustus 2026 19:37 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Klaim Saldo DANA Gratis Hingga Ratusan Ribu Rupiah Hari Ini, 23 Agustus 2026!
  • Klaim Skin & Diamond Gratis! Kode Redeem FF Terbaru 23 Agustus 2026 yang Masih Aktif
  • Bongkar Kasus Argopuro: Bahaya Fatal Mandi Sabun di Sungai Qolbu yang Bikin Netizen Murka!
  • Turun Langsung ke Lokasi Karhutla Kalbar, Presiden Prabowo Perintahkan Mobilisasi 1.500 Pasukan dan Helikopter Boom
  • Rumor Transfer Mepet: Persib dan Persija Kompak Berburu Kiper Asal Eropa
  • Kejutan Buat Nasabah dan Bobotoh: bank bjb Sediakan 1.500 Kuota Early Access Jersey Persib Musim Baru
  • Mengenang 50 Tahun Kebersamaan, Alumni ITB 76 Unjuk Budaya Lokal Lewat Karnaval Sisingaan di Bandung
  • Viral Pengakuan Wisatawan Talaga Bodas Garut, Kena Pungli Berdalih Uang Ojek ‘Saredona’
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 23 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dedi Mulyadi Akan Kembangkan Sekolah Kebangsaan di Jabar

By Aga GustianaSelasa, 20 Mei 2025 22:29 WIB3 Mins Read
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Foto: Yogi Prayoga/Biro Adpim Jabar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id– Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-117 menjadi momen penting bagi Jawa Barat. Sebanyak 273 pelajar dinyatakan lulus dari pendidikan karakter Gapura Panca Waluya di Dodik Bela Negara Rindam III/Siliwangi. Lebih dari sekadar pelatihan, program ini menjadi langkah awal menuju pendirian Sekolah Kebangsaan Jawa Barat Istimewa, inisiatif dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Para peserta, yang terdiri dari pelajar dengan latar belakang beragam, bahkan menjadi bagian dari prosesi upacara kenegaraan dengan bertindak sebagai pasukan pengibar bendera hingga mengikuti defile bersama pasukan elit TNI/Polri.

Usai upacara, suasana haru tak terelakkan ketika para siswa yang telah menjalani 18 hari pembinaan di barak militer dipertemukan kembali dengan keluarga. Beberapa di antaranya adalah anak-anak yatim yang tidak dijemput oleh keluarganya. Dedi Mulyadi pun turun tangan langsung.

“Ini soal rasa, hati, dan cinta. Siapa sih orang tua yang tidak terharu bertemu anaknya yang sudah berubah?” ujar Dedi, akrab disapa KDM, di Gedung Sate, Bandung, Selasa (20/5/2025).

Baca Juga:  Tragedi Pesta Rakyat Garut: Maula Klarifikasi, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Dedi menyatakan kesiapannya menjadi orang tua asuh bagi anak-anak tersebut. Mereka akan diberi akses pendidikan hingga siap menempuh karier sebagai TNI, Polri, kuliah, atau sesuai minatnya masing-masing.

Menuju Sekolah Kebangsaan Jawa Barat Istimewa

Program Gapura Panca Waluya ini menjadi fondasi pembentukan Sekolah Kebangsaan Jawa Barat Istimewa, yang akan tetap berbasis di Dodik Bela Negara, namun lebih inklusif dan terbuka terhadap kolaborasi lintas sektor.

“Membangun hubungan negara dengan rakyat itu dengan rasa, bukan sekadar administrasi kewilayahan. Banyak yang meragukan, tapi waktu akan menjawab,” tegas Dedi.

Sekolah ini tidak hanya akan menerima pelajar yang memiliki masalah perilaku, tapi juga siswa umum dengan tujuan menumbuhkan nasionalisme, karakter, dan kepedulian sosial.

Anak Nakal? Tidak. Mereka adalah Anak Hebat

KDM mengapresiasi perubahan sikap dan semangat juang para peserta program.

Baca Juga:  Gaya Dedi Mulyadi Saat Lenggak-lenggok di Panggung Catwalk

“Kalian bukan anak nakal, tapi anak-anak hebat. Anak Indonesia, anak Jawa Barat, dan anak masa depan,” katanya penuh semangat.

Ia juga menyampaikan optimisme bahwa anak-anak tersebut dapat meraih cita-cita menjadi tentara, polisi, dokter, pilot, ASN, petani, hingga pengusaha, asalkan terus belajar dan berkomitmen menjadi pribadi yang bermanfaat.

Kak Seto: Langkah Gemilang, Bisa Jadi Gerakan Nasional

Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), Seto Mulyadi, atau Kak Seto, turut memberikan apresiasi tinggi terhadap Pemprov Jabar atas keberhasilan program ini.

“Ini adalah langkah yang sangat gemilang. Anak-anak itu pada dasarnya penuh energi dan kreativitas, hanya saja lingkungannya sering kali tidak mendukung. Program ini mengarahkan mereka dengan cara yang tegas namun positif,” ujarnya.

Meski demikian, Kak Seto menekankan pentingnya evaluasi berkala dan pelibatan psikolog untuk memastikan kondisi mental anak-anak tetap baik. Ia juga mendorong agar program serupa bisa dijadikan contoh nasional.

Baca Juga:  Ekonomi Terpukul, Anggaran Terbatas: Jawa Barat Hadapi Tahun Fiskal yang Berat

“Kalau hasilnya positif, jangan ragu menjadikannya gerakan nasional. Pendidikan nonformal seperti ini bisa dilakukan di Dodik Bela Negara, perpustakaan, sarana olahraga, atau sanggar seni,” tambahnya.

Ia bahkan mengaku terharu hingga meneteskan air mata saat melihat momen pertemuan anak-anak dengan keluarga mereka.

“Anak-anak itu butuh cinta dari tokoh-tokoh seperti orang tua, guru, dan pemimpin. Maka mereka bisa tumbuh dan mekar seperti bunga,” pungkas Kak Seto.

Sekolah Kebangsaan: Harapan Baru Pendidikan Berbasis Cinta Tanah Air

Dengan visi membentuk generasi muda yang berkarakter, cinta tanah air, dan siap membangun bangsa, Sekolah Kebangsaan yang diinisiasi oleh Dedi Mulyadi berpotensi menjadi model baru pendidikan karakter di Indonesia. Kolaborasi antara pemerintah, militer, psikolog, dan komunitas menjadi kunci sukses dari program yang kini mulai memanen hasil nyata.

Jika berhasil, Jawa Barat bisa menjadi pelopor gerakan pendidikan karakter nasional berbasis rasa, bukan hanya aturan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi gubernur jawa barat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Turun Langsung ke Lokasi Karhutla Kalbar, Presiden Prabowo Perintahkan Mobilisasi 1.500 Pasukan dan Helikopter Boom

Mengenang 50 Tahun Kebersamaan, Alumni ITB 76 Unjuk Budaya Lokal Lewat Karnaval Sisingaan di Bandung

Viral Pengakuan Wisatawan Talaga Bodas Garut, Kena Pungli Berdalih Uang Ojek ‘Saredona’

Ke Luar Negeri Gercep, Bencana NTT Malah ‘Direncanakan’? Beda Gaya Prabowo vs SBY Bikin Netizen Amuk!

Viral! Keberanian Dua Bocah Palangka Raya Duel Mulut dan Ungkap Terduga Pembakar Lahan

Aksi Pemotor Piting dan Hajar Pemobil Gara-gara Suara Klakson, Polisi Buru Pelaku

Terpopuler
  • Deretan Kode Redeem FF 19 Agustus 2026: Amankan Evolution Stone dan Skin Spesial Kemerdekaan!
  • Garena Free Fire
    Kode Redeem FF Terbaru 21 Agustus 2026: Serbu Evolution Stone dan Skin Senjata Gratis!
  • Menembus Angka 75,90: Menguji Rekor IPM Jawa Barat di Tengah Bayang Ketimpangan
  • Jabar Masih Dibelit Masalah, Kehadiran Dedi Mulyadi di NTT Dinilai Tak Urgent
  • Game Free Fire
    Banjir Hadiah! Buruan Klaim Kode Redeem FF 19 Agustus 2026 Sebelum Kehabisan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.