Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Trio Bintang Persib Dipanggil Timnas! Thom Haye, Marc Klok, dan Saddil Ramdani Siap Perkuat Garuda

Senin, 27 April 2026 09:45 WIB

Antara Marwah dan Mewah: Urgensi Rumah Dinas Cimahi di Tengah Dahaga Sejahtera

Senin, 27 April 2026 09:00 WIB

Logam Mulia Makin Berkilau! Harga Emas Antam di Pegadaian Melonjak Rp20 Ribu per Gram Hari Ini

Senin, 27 April 2026 08:19 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Trio Bintang Persib Dipanggil Timnas! Thom Haye, Marc Klok, dan Saddil Ramdani Siap Perkuat Garuda
  • Antara Marwah dan Mewah: Urgensi Rumah Dinas Cimahi di Tengah Dahaga Sejahtera
  • Logam Mulia Makin Berkilau! Harga Emas Antam di Pegadaian Melonjak Rp20 Ribu per Gram Hari Ini
  • FF Terbaru Hari Ini! Klaim Skin M1887 Rapper hingga Emote Eksklusif Gratis
  • Sergio Castel Tegaskan Misi Gila Persib: Sapu Bersih 5 Laga Demi Juara!
  • Free Fire X Gintama Bagi 4 Item Gratis! Ini Cara Klaim Hadiahnya
  • Kunjungan Irfan Hakim ke Ciamis Dorong Promosi Wisata dan Sapi Pasundan
  • El Rumi–Syifa Hadju Resmi Menikah, Mahar 2.026 Poundsterling Jadi Sorotan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 27 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dedi Mulyadi Bakal Bentuk Satgas MBG, Ini Fungsinya

By Aga GustianaSelasa, 30 September 2025 18:43 WIB3 Mins Read
MBG
Ilustrasi Program MBG. (Foto: tangkapan layar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Provinsi Jawa Barat berencana membentuk Satuan Tugas (Satgas) khusus untuk mengawasi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah beberapa dapur di Kabupaten Bandung Barat dihentikan sementara pasca kasus keracunan massal.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan bahwa fokus utama satgas adalah meningkatkan kualitas sajian makanan bagi siswa penerima MBG, sekaligus memastikan program berjalan aman dan sesuai standar.

“Ya, kita fokus saja pada peningkatan kualitas MBG. Yang paling utama nanti minggu depan kita bikin MoU, kita bikin satgas dan kita bikin aturan-aturan yang bisa mengikat semua pihak,” ujar Dedi di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa (30/9/2025).

Fungsi Satgas MBG

Satgas ini akan menerima pengaduan dari siswa terkait sajian MBG yang dianggap tidak sesuai. Dedi menekankan bahwa setiap penerima makanan berhak melaporkan temuan melalui media sosial atau grup WhatsApp, agar dilakukan pemeriksaan dan audit.

Baca Juga:  Puluhan Warga Dua Desa di Cianjur Keracunan Nasi Kotak, 1 Orang Kritis

“Pengguna atau penerima manfaat MBG ini manakala makanannya tidak sesuai dengan jumlah angka Rp10.000, maka dia nanti posting dimasukin ke media sosial atau dimasukin ke grup WA pengaduan,” kata Dedi.

Dedi menambahkan, satgas memiliki kewenangan memberikan tiga jenis sanksi kepada dapur SPPG jika terbukti melanggar:

  1. Sanksi administratif
  2. Pemberhentian sementara
  3. Sanksi pidana jika ditemukan indikasi penyalahgunaan dana negara

Selain itu, dapur yang saat ini dihentikan sementara akan segera diganti agar program MBG tetap berjalan, dan pemerintah provinsi mendorong agar dapur SPPG hadir langsung di sekolah-sekolah untuk meminimalkan risiko keracunan.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Klaim Rumahnya Dua Kali Diteror Ular King Kobra, Ada Apa?

Tanggapan Presiden Prabowo Subianto

Presiden Prabowo Subianto menanggapi kasus keracunan MBG di beberapa daerah sebagai hal yang minor.

“Sampai hari ini sudah menjelang 30 juta penerima manfaat, 30 juta anak dan ibu hamil tiap hari menerima makanan. Bahwa ada kekurangan iya, ada keracunan makan iya, kita hitung dari semua makanan yang keluar, penyimpangan kekurangan atau kesalahan itu adalah 0,0017 persen,” tutur Prabowo di Munas VI PKS, Jakarta, Senin (29/9/2025).

Prabowo menekankan bahwa meski ada kekurangan, program MBG merupakan langkah strategis yang berdampak luas.

Baca Juga:  Dijodohkan dengan Sherly Tjoanda, Dedi Mulyadi Izin Menikah ke Anak: Enggak Boleh

“Brazil butuh 11 tahun untuk mencapai 47 juta penerima manfaat, presidennya cerita sama saya, mereka butuh 11 tahun, kita 11 bulan sudah 30 juta,” jelasnya.

Program MBG juga berdampak pada ekonomi lokal, dengan menciptakan 1,5 juta lapangan kerja baru pada awal 2026, serta mendorong pengeluaran bahan pangan dari desa dan kecamatan.

“Kita telah berhasil menghidupkan ekonomi rakyat bahwa tiap hari kita butuh, telur, kita butuh sayur, kita butuh ikan, ayam, butuh bahan-bahan dari kampung-kampung itu sendiri, dari kecamatan-kecamatan itu sendiri, di puncaknya nanti tahun depan kita akan gelontorkan mendekati Rp300 T untuk MBG,” pungkas Prabowo.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi Keracunan MBG Satgas MBG
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Antara Marwah dan Mewah: Urgensi Rumah Dinas Cimahi di Tengah Dahaga Sejahtera

Kunjungan Irfan Hakim ke Ciamis Dorong Promosi Wisata dan Sapi Pasundan

Gandeng Irfan Hakim hingga Bos Koi, PWI Ciamis Rayakan HPN dengan Aksi Sosial dan Lingkungan

DULU VIRAL MENIKAH HARU, Kini Yogi Buktikan Cinta Sejati Bukan Sekadar Kata-kata!

Zoominar ‘Cash is King’ Bongkar Rahasia UMKM Anti Bangkrut Tanpa Utang

Kronologi 103 Anak Diduga Jadi Korban Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta

Terpopuler
  • Viral ‘Vell Blunder di TikTok’: Link Video 8 Menit Heboh Dicari
  • Kena Ulti! Video Jogetnya Dihujat, Bocah SD Ini ‘Bungkam’ Netizen Pakai 400 Piala
  • Heboh Link Video “Bandar Membara Viral” : Waspada Jeratan UU ITE Menanti!
  • Kode Redeem FF 24 April 2026: Dapatkan Skin SG2 Terompet dan Diamond Gratis!
  • Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Ternyata Hoaks! Link Full Berbahaya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.