Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Padalarang Porak-poranda! Ratusan Rumah Rusak Diterjang Cuaca Ekstrem

Selasa, 27 Oktober 2026 14:18 WIB

Apalagi Ini? Habis Akun YouTube Hilang, Video Juan-Eve Bikin Pilot Geleng-geleng Viral Lagi!

Selasa, 27 Oktober 2026 14:06 WIB

I League Berduka atas Meninggalnya Bobotoh ARK, Minta Semua Pihak Tak Berspekulasi

Selasa, 27 Oktober 2026 13:57 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Padalarang Porak-poranda! Ratusan Rumah Rusak Diterjang Cuaca Ekstrem
  • Apalagi Ini? Habis Akun YouTube Hilang, Video Juan-Eve Bikin Pilot Geleng-geleng Viral Lagi!
  • I League Berduka atas Meninggalnya Bobotoh ARK, Minta Semua Pihak Tak Berspekulasi
  • Intip Kekuatan Melbourne Victory: Raksasa Australia Siap Uji Ketangguhan Persib di Si Jalak Harupat
  • Persib Berduka atas Meninggalnya Arief Rahman Kusuma, Bobotoh Diimbau Tak Balas Dendam
  • Terbongkar Pemicu Keributan di Padepokan Sukabumi: Beda Pendapat Lalu Melayang Tamparan!
  • Tak Ada Sepak Bola Seharga Nyawa! Mengenang Rentetan Insiden Memilukan yang Menewaskan Bobotoh
  • Pelaku Penyerangan Bobotoh hingga Tewas di Bogor Telah Tertangkap
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 27 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dedi Mulyadi Buka Sayembara Berhadiah Rp50 Juta untuk Warga yang Ringkus Begal

By Aga GustianaKamis, 23 Juli 2026 10:18 WIB2 Mins Read
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Foto: bukamata.id/Mulki Albar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Langkah luar biasa diambil oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam memerangi kriminalitas jalanan. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, secara resmi meluncurkan program sayembara berhadiah fantastis bagi masyarakat yang berani meringkus para pelaku kejahatan jalanan seperti begal, jambret, dan pencopet.

Tidak tanggung-tanggung, insentif finansial yang disiapkan bervariasi mulai dari nominal Rp5 juta hingga menyentuh angka Rp50 juta. Syarat utamanya, pelaku kriminal tersebut harus berhasil diringkus hidup-hidup dan diserahkan langsung kepada pihak berwajib.

“Saya memberikan sayembara untuk seluruh warga Jabar yang bisa melumpuhkan maling, copet, jambret. Kami siapkan hadiah dari Rp5 juta sampai Rp50 juta, yang mampu melumpuhkan berbagai aksi kejahatan dan menyerahkannya kepada kepolisian dalam keadaan hidup,” ucap Dedi, Kamis (23/7/2026).

Kebijakan radikal ini diambil sebagai respons cepat atas keresahan publik terhadap maraknya aksi kriminalitas jalanan yang meresahkan warga.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Harus Ubah Gaya, Kepemimpinan 'Superman' Dinilai Tak Sehat dan Tak Efektif

Perkuat Sinergi Pengamanan Bersama Aparat

Selain mengandalkan partisipasi aktif masyarakat, Pemprov Jawa Barat juga memperketat koordinasi lintas sektor dengan jajaran kepolisian. Fokus utama pengamanan diprioritaskan pada wilayah-wilayah yang dinilai rawan kriminalitas, khususnya kawasan Bandung Raya.

“Kita terus berkoordinasi dengan jajaran kepolisian khususnya Polda Jabar dan kita juga akan berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya untuk siaga menghadapi berbagai aksi kejahatan di Jawa Barat,” kata Dedi.

Baca Juga:  143 Karhutla Terjadi di Jabar, Aktivitas Pendakian Gunung Terancam Dihentikan

Sebagai langkah preventif, instansi terkait diinstruksikan untuk meningkatkan eskalasi patroli rutin, terutama pada jam-jam rawan di malam hari. Kehadiran fisik petugas di tengah masyarakat dinilai krusial untuk memberikan efek gentar bagi para pelaku kejahatan.

“Pertama, mobil patroli harus siaga dalam setiap malam, lampu tanda bahayanya harus terus menyala, Satpol PP, Damkar siaga di titik-titik strategis untuk mengantisipasi berbagai segala kemungkinan dalam setiap waktu,” ujarnya.

Revitalisasi Siskamling dan Budaya Gotong Royong

Aspek pertahanan keamanan masyarakat tidak hanya dibebankan kepada aparat penegak hukum. Dedi juga mendorong masyarakat untuk kembali mengaktifkan pos-pos pengamanan lingkungan (siskamling) di setiap permukiman warga sebagai benteng pertahanan pertama.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Pastikan Tak Ada Ampun Bagi Penyunat Kompensasi Sopir Angkot Puncak Bogor

“Warga bersiskamling menjaga diri dan dijaga diri, ini adalah prinsip dasar kita hidup bergotong-royong,” katanya.

Melalui kombinasi antara keberanian warga, kesigapan aparat, dan pengaktifan kembali ronda malam, tingkat kerawanan sosial di Bumi Pasundan diharapkan bisa ditekan secara signifikan.

“Saya ucapkan terima kasih, mari kita bersama, waspada, berani. Kita lawan berbagai aksi kejahatan di Jawa Barat,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi Pemprov Jawa Barat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Padalarang Porak-poranda! Ratusan Rumah Rusak Diterjang Cuaca Ekstrem

Terbongkar Pemicu Keributan di Padepokan Sukabumi: Beda Pendapat Lalu Melayang Tamparan!

Tak Ada Sepak Bola Seharga Nyawa! Mengenang Rentetan Insiden Memilukan yang Menewaskan Bobotoh

Pelaku Penyerangan Bobotoh hingga Tewas di Bogor Telah Tertangkap

Emas Antam Naik Rp10.000 Hari Ini, Segini Harga 1 Gram Sekarang

Amukan Puting Beliung Sapu Padalarang: 520 Rumah Warga dan Fasilitas Umum Rusak Parah

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Kisah Santri Cipasung yang Berhasil Mengubah Sejarah Pendidikan Islam Indonesia
  • Delapan Mahasiswa di Bandung Diamankan Polisi Usai Demo Dua Tahun Prabowo-Gibran
  • Peta Potensi Bencana November 2026: Puluhan Kecamatan di Jawa Barat Siaga Longsor dan Banjir Bandang
  • Prediksi Madura United vs Persib: Ujian Kedalaman Skuad Pangeran Biru di Tengah Jadwal Padat
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.