bukamata.id – Kasus penyekapan dan penganiayaan sadis yang menimpa seorang wanita di Bandung, Jawa Barat, memicu reaksi keras dari berbagai pihak. Tak terkecuali dari Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi, yang secara terang-terangan mengungkapkan rasa geram dan keprihatinan mendalam atas tragedi kemanusiaan yang terjadi di wilayah hukumnya tersebut.
Melalui sebuah rekaman video yang diunggah di akun Instagram pribadinya, @dedimulyadi71, Gubernur yang akrab disapa Kang Dedi ini menyampaikan pernyataan resmi di tengah area persawahan. Dengan raut wajah serius dan nada bicara yang bergetar menahan amarah, ia mengutuk keras tindakan biadab yang dilakukan oleh pelaku terhadap korban yang tidak berdaya.
Kondisi Korban Sangat Mengenaskan
Dalam pernyataan tersebut, Dedi Mulyadi membeberkan secara detail mengenai kondisi kesehatan dan fisik korban akibat penyiksaan yang dilakukan secara berulang. Korban yang diketahui memiliki hubungan asmara dengan pelaku dipastikan mengalami trauma mendalam serta cacat permanen yang merusak masa depannya.
“Seorang perempuan yang dipacari, disekap, dianiaya, dicacatkan kedua matanya hingga tidak melihat lagi, dan bibirnya mungkin digunting sampai saya tidak tega melihatnya. Seluruh tubuhnya melepuh dan rusak,” ungkap Dedi, dikutip Selasa (23/6/2026).
Ia menambahkan bahwa luka fisik yang dialami korban begitu ekstrem dan di luar batas kemanusiaan, sehingga penanganan hukum terhadap pelaku harus menjadi prioritas utama.
Gelar Sayembara Hadiah Rp250 Juta
Mengingat pelaku yang diketahui bernama Taufik Hidayat saat ini melarikan diri dan telah ditetapkan sebagai buron, Gubernur Jawa Barat mengambil langkah tegas demi mempercepat proses hukum. Ia secara resmi membuka sayembara bagi masyarakat luas yang dapat membantu pihak kepolisian menemukan pelaku.
Tidak main-main, Dedi menjanjikan hadiah uang tunai sebesar Rp250 juta dari kantong pribadinya bagi siapa saja yang berhasil melacak keberadaan sang buronan.
“Siapa yang bisa menemukan Taufik Hidayat, menyerahkannya kepada aparat, atau menginformasikan kepada aparat keberadaannya, saya memberikan hadiah Rp250 juta sebagai bentuk partisipasi saya agar Taufik Hidayat segera ditemukan dan segera ditangkap,” tegasnya.
Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen nyata dari pihak pemerintah daerah untuk memastikan bahwa tidak ada ruang aman bagi pelaku kejahatan kekerasan terhadap perempuan di Jawa Barat.
Dukungan Penuh untuk Polda Jabar
Di akhir penjelasannya, Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi serta dukungan penuh kepada jajaran kepolisian dari Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat yang saat ini tengah bergerak melakukan pengejaran di lapangan. Ia optimis polisi akan bekerja secara profesional dan cepat.
Ia juga mengimbau kepada seluruh warga Jawa Barat dan netizen di media sosial untuk meningkatkan kewaspadaan, menyebarkan foto pelaku, serta segera melaporkan ke pos polisi terdekat jika melihat pria dengan ciri-ciri seperti Taufik Hidayat demi tegaknya keadilan bagi korban.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










