Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

7 Motor Hilang di Konser Bandung, Polisi Turun Tangan Selidiki Curanmor Massal

Senin, 1 Juni 2026 20:46 WIB

Bom Transfer! Persib Incar Mesin Gol Brasil, Statistiknya Bikin Merinding

Senin, 1 Juni 2026 20:37 WIB

Video ‘Rok Hijau Tosca’ 3 Menit Bikin Heboh Warganet, Ternyata Ini yang Terjadi

Senin, 1 Juni 2026 20:28 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • 7 Motor Hilang di Konser Bandung, Polisi Turun Tangan Selidiki Curanmor Massal
  • Bom Transfer! Persib Incar Mesin Gol Brasil, Statistiknya Bikin Merinding
  • Video ‘Rok Hijau Tosca’ 3 Menit Bikin Heboh Warganet, Ternyata Ini yang Terjadi
  • Heboh! Bojan Hodak Dikabarkan Latih Klub Malaysia, Ini Fakta Sebenarnya
  • Tamparan Keras Buat Anak Muda! Pemuda Ini Dobrak Gengsi, Jualan Cireng Sebelum Masuk Ruang UTBK 2026!
  • Link Live Streaming Indonesia vs Myanmar Malam Ini, Garuda Muda Siap Menggebrak AFF U-19!
  • Vell TikTok Blunder Viral! Pakar Ungkap Bahaya Link ‘Video Full’ yang Ramai Diburu
  • Harga Kedelai Meroket, Wali Kota Bandung Minta Pengusaha Tahu Efisiensi Tanpa Rusak Lingkungan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 2 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dedi Mulyadi Menangis di Pelabuhan Ratu: Saya Ditagih Nyi Ratu

By Aga GustianaSenin, 4 Agustus 2025 17:15 WIB2 Mins Read
Dedi Mulyadi
Dedi Mulyadi saat berpidato di Pelabuhan Ratu. (Foto: Instagram)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengaku terharu saat mengunjungi Pelabuhan Ratu dalam rangkaian kegiatan Abdi Nagri Nganjang Ka Warga edisi ke-18 pada Sabtu (2/8/2025). Dalam acara yang digelar di Lapang Bola Patuguran, Dedi menyampaikan pidato penuh emosi di hadapan warga yang memadati lapangan.

Dalam unggahan video di akun Instagram pribadinya @dedimulyadi71, pria yang akrab disapa Kang Dedi mengaku sempat meneteskan air mata. Tangis tersebut, menurutnya, bukan tanpa alasan.

“Kunaon Kang Dedi ceurik? (Kenapa Kang Dedi menangis?)” ucapnya dikutip Senin (4/8/2025).

Ia mengungkapkan, rasa harunya muncul karena merasa seperti “ditagih” oleh laut Pelabuhan Ratu yang ia sebut sebagai Nyi Ratu, simbol alam dan tanggung jawab lingkungan yang belum sepenuhnya tertangani selama ia menjabat.

Baca Juga:  Lansia Tewas Usai Penganiayaan di Minimarket Bandung, Terungkap Terkendala Biaya Operasi

“Ceurik, jadi pemimpin geus geneup bulan, ditagih. Ditagih ku saha, ditagih ku Nyi Ratu. Saha Nyi Ratu teh. Ieu laut,” ujarnya penuh haru.

(Menangis, jadi pemimpin sudah enam bulan, ditagih. Ditagih oleh siapa? Ditagih oleh Nyi Ratu. Siapa Nyi Ratu itu? Ini laut).

Panggilan Alam untuk Bertindak

Dalam lanjutan pidatonya, Dedi menyampaikan bahwa tangisan tersebut merupakan bentuk kegelisahan sekaligus panggilan untuk segera bertindak. Ia menyebut masih banyak persoalan yang harus segera dibenahi di kawasan Pelabuhan Ratu.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Resmi Larang Pelajar Jabar Nongkrong di Atas Jam 8 Malam

“Nagih naon, hey anjen geus mimpin ieu tanah, gera beresan siah lembur aing ieu Pelabuhan Ratu. Tong aya bangunan anu awut-awutan, tong aya runtah anu pabalatak,” tegasnya.

(Menagih apa? Hei, kamu sudah memimpin tanah ini. Segera bereskan kampung saya ini, Pelabuhan Ratu. Jangan ada bangunan yang semrawut, jangan ada sampah yang berserakan).

Melalui pesan itu, Dedi menekankan pentingnya penataan ruang, pengelolaan lingkungan, dan kebersihan sebagai bentuk tanggung jawab moral pemerintah dan masyarakat.

Baca Juga:  PMDN Kuasai 56,9 Persen Realisasi Investasi, Jabar Jadi Motor Ekonomi Nasional

Hubungan Manusia, Alam, dan Keberkahan

Kepada warga yang hadir, Dedi juga mengajak untuk tidak hanya menjaga hubungan dengan Tuhan, tetapi juga dengan alam tempat mereka berpijak. Menurutnya, alam yang tidak dirawat akan kehilangan berkahnya.

Ia menegaskan bahwa pesan yang ia sampaikan bukanlah hal mistis, melainkan bentuk kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.

“Bisikan Nyai Ratu, bukan bisikan dari sosok, tapi bisikan dari alam yang merintih ingin dilestarikan,” tulisnya dalam keterangan unggahan Instagram.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Abdi Nagri bersih laut Dedi Mulyadi kebersihan lingkungan Jawa Barat Nyi Ratu Pelabuhan Ratu pidato gubernur Sukabumi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

7 Motor Hilang di Konser Bandung, Polisi Turun Tangan Selidiki Curanmor Massal

Tamparan Keras Buat Anak Muda! Pemuda Ini Dobrak Gengsi, Jualan Cireng Sebelum Masuk Ruang UTBK 2026!

Harga Kedelai Meroket, Wali Kota Bandung Minta Pengusaha Tahu Efisiensi Tanpa Rusak Lingkungan

Menanti Hasil Kajian Pusat, Pemkot Bandung Siap Terima Manfaat Optimalisasi Bandara Husein

Transformasi Terminal Cicaheum: Wali Kota Bandung Pastikan Nasib Pedagang dan Sopir Angkot Terjamin

Kabel Udara di Bandung Segera Masuk Tanah, Pemkot Pastikan Internet Tetap Stabil

Terpopuler
  • Video 3 Menit 21 Detik ‘Rok Hijau Tosca’ Bikin Heboh TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Video Viral TKW Taiwan ‘3 vs 1’ Heboh di Medsos, Ini Fakta dan Klarifikasinya
  • Video Viral Kakak Adik di Dapur Ramai Dicari, Ada Link Asli Full Durasi?
  • Link Video Viral Rok Hijau Ramai Diburu Netizen, Isinya Bikin Penasaran! Pakar Ingatkan Hal Ini
  • Video Rok Hijau Tosca Viral 3 Menit Bikin Heboh TikTok, Link Full Banyak Jebakan!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.