Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Geger Skandal Perselingkuhan Suami Artis, Pelapor Tantang Pihak M Buktikan Video Palsu

Sabtu, 12 September 2026 23:16 WIB

Krisis Darurat Kantong Darah di Cianjur, Pasien Talasemia Terpaksa Andalkan Keluarga

Sabtu, 12 September 2026 21:55 WIB

Takluk dari Persija 2-1, Igor Tolic Soroti Celah Lini Belakang Persib

Sabtu, 12 September 2026 21:48 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Geger Skandal Perselingkuhan Suami Artis, Pelapor Tantang Pihak M Buktikan Video Palsu
  • Krisis Darurat Kantong Darah di Cianjur, Pasien Talasemia Terpaksa Andalkan Keluarga
  • Takluk dari Persija 2-1, Igor Tolic Soroti Celah Lini Belakang Persib
  • Akhir Perjalanan Kangen Band: Dodhy Umumkan Bubar Akibat ‘Kezaliman’ dan Larang Nyanyikan Lagunya
  • Pasukan Jepang Nyesel Datang? Niat Bantu Karhutla Malah Disambut Parade & Marching Band!
  • BOSS Cabaret Festival 2026 Jadi Ruang Tumbuh Kreativitas Anak Muda
  • Drama Menit Akhir di GBK: Gol Tandukan Ivan Mamut Bawa Persija Bungkam Persib 2-1
  • Kemensos Gunakan Data Baru, 4,3 Juta Keluarga Resmi Masuk Daftar Penerima Bansos
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 13 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dedi Mulyadi Menangis di Pelabuhan Ratu: Saya Ditagih Nyi Ratu

By Aga GustianaSenin, 4 Agustus 2025 17:15 WIB2 Mins Read
Dedi Mulyadi
Dedi Mulyadi saat berpidato di Pelabuhan Ratu. (Foto: Instagram)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengaku terharu saat mengunjungi Pelabuhan Ratu dalam rangkaian kegiatan Abdi Nagri Nganjang Ka Warga edisi ke-18 pada Sabtu (2/8/2025). Dalam acara yang digelar di Lapang Bola Patuguran, Dedi menyampaikan pidato penuh emosi di hadapan warga yang memadati lapangan.

Dalam unggahan video di akun Instagram pribadinya @dedimulyadi71, pria yang akrab disapa Kang Dedi mengaku sempat meneteskan air mata. Tangis tersebut, menurutnya, bukan tanpa alasan.

“Kunaon Kang Dedi ceurik? (Kenapa Kang Dedi menangis?)” ucapnya dikutip Senin (4/8/2025).

Ia mengungkapkan, rasa harunya muncul karena merasa seperti “ditagih” oleh laut Pelabuhan Ratu yang ia sebut sebagai Nyi Ratu, simbol alam dan tanggung jawab lingkungan yang belum sepenuhnya tertangani selama ia menjabat.

Baca Juga:  Dokter Kandungan di Garut Diduga Lecehkan Pasien, Dedi Mulyadi: Cabut Gelarnya!

“Ceurik, jadi pemimpin geus geneup bulan, ditagih. Ditagih ku saha, ditagih ku Nyi Ratu. Saha Nyi Ratu teh. Ieu laut,” ujarnya penuh haru.

(Menangis, jadi pemimpin sudah enam bulan, ditagih. Ditagih oleh siapa? Ditagih oleh Nyi Ratu. Siapa Nyi Ratu itu? Ini laut).

Panggilan Alam untuk Bertindak

Dalam lanjutan pidatonya, Dedi menyampaikan bahwa tangisan tersebut merupakan bentuk kegelisahan sekaligus panggilan untuk segera bertindak. Ia menyebut masih banyak persoalan yang harus segera dibenahi di kawasan Pelabuhan Ratu.

Baca Juga:  Kejar Optimalisasi Layanan, Kepala Bapenda Jabar: Kami Siap Bekerja Keras

“Nagih naon, hey anjen geus mimpin ieu tanah, gera beresan siah lembur aing ieu Pelabuhan Ratu. Tong aya bangunan anu awut-awutan, tong aya runtah anu pabalatak,” tegasnya.

(Menagih apa? Hei, kamu sudah memimpin tanah ini. Segera bereskan kampung saya ini, Pelabuhan Ratu. Jangan ada bangunan yang semrawut, jangan ada sampah yang berserakan).

Melalui pesan itu, Dedi menekankan pentingnya penataan ruang, pengelolaan lingkungan, dan kebersihan sebagai bentuk tanggung jawab moral pemerintah dan masyarakat.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Larang Ibu-Ibu Nongkrong di Sekolah, Ini Alasannya

Hubungan Manusia, Alam, dan Keberkahan

Kepada warga yang hadir, Dedi juga mengajak untuk tidak hanya menjaga hubungan dengan Tuhan, tetapi juga dengan alam tempat mereka berpijak. Menurutnya, alam yang tidak dirawat akan kehilangan berkahnya.

Ia menegaskan bahwa pesan yang ia sampaikan bukanlah hal mistis, melainkan bentuk kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.

“Bisikan Nyai Ratu, bukan bisikan dari sosok, tapi bisikan dari alam yang merintih ingin dilestarikan,” tulisnya dalam keterangan unggahan Instagram.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi Sukabumi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Geger Skandal Perselingkuhan Suami Artis, Pelapor Tantang Pihak M Buktikan Video Palsu

Krisis Darurat Kantong Darah di Cianjur, Pasien Talasemia Terpaksa Andalkan Keluarga

penyaluran bansos PKH dan BPNT 2025 di kantor pos

Kemensos Gunakan Data Baru, 4,3 Juta Keluarga Resmi Masuk Daftar Penerima Bansos

Kaya Raya dan Ditakuti Pejabat! Sisi Lain Mentan Amran: Jago Tebak Tebu, Suka Bantu Anak Yatim Piatu

Ibu dan Bayi Baru Lahir Ditemukan Tewas di Garut, Diduga Korban Aborsi

Bansos September 2026 Belum Cair? Begini Cara Cek PKH Lewat HP

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Heboh Video Viral Kasir Indomaret, Lylia Beri Klarifikasi dan Bongkar Hal Ini
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Viral Rekaman Air Pesisir Surut Dekat Anak Krakatau, Begini Kata BMKG
  • Gemuruh GBLA Bikin Merinding, Balsa Sekulic Terpukau oleh Militansi Bobotoh Persib
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.