Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Nisa Saleha Resmi Laporkan Oknum Perawat RSHS ke Polda Jabar

Jumat, 17 April 2026 18:00 WIB

Duel Panas Dewa United vs Persib Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasan Polda Banten

Jumat, 17 April 2026 17:12 WIB

Tinjau Banjir Rancaekek dan Tanggul Jebol di Solokanjeruk, Cucun Ahmad Syamsurijal Dorong Kolaborasi Penanganan Bencana

Jumat, 17 April 2026 17:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Nisa Saleha Resmi Laporkan Oknum Perawat RSHS ke Polda Jabar
  • Duel Panas Dewa United vs Persib Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasan Polda Banten
  • Tinjau Banjir Rancaekek dan Tanggul Jebol di Solokanjeruk, Cucun Ahmad Syamsurijal Dorong Kolaborasi Penanganan Bencana
  • Persib On Fire, Bojan Hodak Waspadai Laga Krusial
  • 3 ASN Bandung Ketahuan Langgar WFH, Sanksi Berat Menunggu?
  • Kirim Uang Cepat dan Murah, bank bjb Tawarkan Bonus Menarik
  • Emas Antam Melemah, Ini Rincian Harga Lengkap Terbaru
  • bank bjb Terapkan Aturan Baru Status Rekening Mulai 9 Mei 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 17 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dedi Mulyadi Menangis di Pelabuhan Ratu: Saya Ditagih Nyi Ratu

By Aga GustianaSenin, 4 Agustus 2025 17:15 WIB2 Mins Read
Dedi Mulyadi
Dedi Mulyadi saat berpidato di Pelabuhan Ratu. (Foto: Instagram)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengaku terharu saat mengunjungi Pelabuhan Ratu dalam rangkaian kegiatan Abdi Nagri Nganjang Ka Warga edisi ke-18 pada Sabtu (2/8/2025). Dalam acara yang digelar di Lapang Bola Patuguran, Dedi menyampaikan pidato penuh emosi di hadapan warga yang memadati lapangan.

Dalam unggahan video di akun Instagram pribadinya @dedimulyadi71, pria yang akrab disapa Kang Dedi mengaku sempat meneteskan air mata. Tangis tersebut, menurutnya, bukan tanpa alasan.

“Kunaon Kang Dedi ceurik? (Kenapa Kang Dedi menangis?)” ucapnya dikutip Senin (4/8/2025).

Ia mengungkapkan, rasa harunya muncul karena merasa seperti “ditagih” oleh laut Pelabuhan Ratu yang ia sebut sebagai Nyi Ratu, simbol alam dan tanggung jawab lingkungan yang belum sepenuhnya tertangani selama ia menjabat.

Baca Juga:  Bonus ASN untuk Persib Ditolak, Dedi Mulyadi Serahkan Sepenuhnya ke Sekda

“Ceurik, jadi pemimpin geus geneup bulan, ditagih. Ditagih ku saha, ditagih ku Nyi Ratu. Saha Nyi Ratu teh. Ieu laut,” ujarnya penuh haru.

(Menangis, jadi pemimpin sudah enam bulan, ditagih. Ditagih oleh siapa? Ditagih oleh Nyi Ratu. Siapa Nyi Ratu itu? Ini laut).

Panggilan Alam untuk Bertindak

Dalam lanjutan pidatonya, Dedi menyampaikan bahwa tangisan tersebut merupakan bentuk kegelisahan sekaligus panggilan untuk segera bertindak. Ia menyebut masih banyak persoalan yang harus segera dibenahi di kawasan Pelabuhan Ratu.

Baca Juga:  Usulan Hutan Permanen di Pasirlangu Dinilai Efisien, Pakar Ingatkan Kebijakan Harus Berbasis Risiko, Bukan Uang!

“Nagih naon, hey anjen geus mimpin ieu tanah, gera beresan siah lembur aing ieu Pelabuhan Ratu. Tong aya bangunan anu awut-awutan, tong aya runtah anu pabalatak,” tegasnya.

(Menagih apa? Hei, kamu sudah memimpin tanah ini. Segera bereskan kampung saya ini, Pelabuhan Ratu. Jangan ada bangunan yang semrawut, jangan ada sampah yang berserakan).

Melalui pesan itu, Dedi menekankan pentingnya penataan ruang, pengelolaan lingkungan, dan kebersihan sebagai bentuk tanggung jawab moral pemerintah dan masyarakat.

Baca Juga:  Viral Pernyataan Hidup Sehat Tanpa Obat, Dedi Mulyadi Jelaskan Alasan Jalani DSA

Hubungan Manusia, Alam, dan Keberkahan

Kepada warga yang hadir, Dedi juga mengajak untuk tidak hanya menjaga hubungan dengan Tuhan, tetapi juga dengan alam tempat mereka berpijak. Menurutnya, alam yang tidak dirawat akan kehilangan berkahnya.

Ia menegaskan bahwa pesan yang ia sampaikan bukanlah hal mistis, melainkan bentuk kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.

“Bisikan Nyai Ratu, bukan bisikan dari sosok, tapi bisikan dari alam yang merintih ingin dilestarikan,” tulisnya dalam keterangan unggahan Instagram.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Abdi Nagri bersih laut Dedi Mulyadi kebersihan lingkungan Jawa Barat Nyi Ratu Pelabuhan Ratu pidato gubernur Sukabumi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Nisa Saleha Resmi Laporkan Oknum Perawat RSHS ke Polda Jabar

Tinjau Banjir Rancaekek dan Tanggul Jebol di Solokanjeruk, Cucun Ahmad Syamsurijal Dorong Kolaborasi Penanganan Bencana

Ilustrasi PNS.

3 ASN Bandung Ketahuan Langgar WFH, Sanksi Berat Menunggu?

Kirim Uang Cepat dan Murah, bank bjb Tawarkan Bonus Menarik

Emas Antam Melemah, Ini Rincian Harga Lengkap Terbaru

bank bjb Terapkan Aturan Baru Status Rekening Mulai 9 Mei 2026

Terpopuler
  • Link Video Diburu Netizen, Fakta di Balik Ibu Tiri vs Anak Tiri Terbongkar
  • Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri, Fakta Asli dari Kebun Sawit hingga Dapur Terungkap
  • Viral! Link Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Full Durasi No Sensor dari Kebun Sawit ke Dapur
  • Update Kode Redeem FF 12 April 2026: Buruan Ambil Skin Titan & Emote Langka Hari Ini!
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Terbongkar! Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri Ternyata Bukan Cerita Asli
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.