Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Pemkot Bandung Akan Tutup Lahan dan Laporkan Dugaan Pembuangan Sampah Ilegal

Selasa, 15 September 2026 16:45 WIB

Menembus Benteng Korea: Nostalgia Kelam 31 Tahun Silam Saat Persib Ditekuk Shin Tae-yong

Selasa, 15 September 2026 16:13 WIB
ilustrasi kekerasan

Anak Diduga Korban Kekerasan Dicari, Pernah Terlihat di Soekarno-Hatta hingga Tegallega

Selasa, 15 September 2026 16:11 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Pemkot Bandung Akan Tutup Lahan dan Laporkan Dugaan Pembuangan Sampah Ilegal
  • Menembus Benteng Korea: Nostalgia Kelam 31 Tahun Silam Saat Persib Ditekuk Shin Tae-yong
  • Anak Diduga Korban Kekerasan Dicari, Pernah Terlihat di Soekarno-Hatta hingga Tegallega
  • Kebakaran Lahan di Punclut Bandung Berdampak ke 19 Warga, Ada yang Terkena ISPA dan Asma
  • 18 Bangunan Liar di Cicendo Bandung Ditertibkan, 10 Dibongkar Pakai Alat Berat
  • Persib Datang dengan Kekuatan Pincang, Ini Susunan Pemain Lawan FC Seoul
  • Eks Aspri Ridwan Kamil Diperiksa KPK Terkait Korupsi Pengadaan Iklan Rp222 Miliar
  • 300 SPPG di Bandung Hasilkan 50 Ton Sampah per Hari, Farhan Soroti Pengelolaannya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 15 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kabel Udara di Bandung Segera Masuk Tanah, Pemkot Pastikan Internet Tetap Stabil

By Aga GustianaSenin, 1 Juni 2026 16:11 WIB2 Mins Read
Proses penurunan dan penertiban kabel udara ke bawah tanah di Bandung yang dimulai 2 Juni 2026 berjalan aman. (Foto: Humas Pemkot Bandung)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Warga Kota Bandung tidak perlu cemas akan mengalami putus koneksi internet saat proses penertiban kabel udara ke jaringan bawah tanah dimulai pada 2 Juni 2026 mendatang. Pemkot Bandung menjamin bahwa migrasi jaringan ini telah dirancang dengan matang agar tidak terjadi gangguan layanan di masyarakat.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan protokol keamanan agar tidak ada kendala berarti bagi pengguna internet di Bandung.

“Saya jamin tidak akan ada blackout internet. Kami pastikan jaringan tetap berjalan dan layanan masyarakat tidak terganggu,” ujar Farhan pada Senin, 1 Juni 2026.

Persiapan Matang PT BII

Direktur Utama PT Bandung Infra Investama (BII), Asep Wawan Dharmawan, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan serangkaian persiapan teknis sebelum program “Penyelenggaraan IPT Kota Bandung” ini resmi dimulai. Infrastruktur penunjang sudah disiapkan agar siap menampung migrasi kabel dari atas ke bawah tanah.

Baca Juga:  PSIS Semarang Siap Main Agresif demi Kalahkan Persib Bandung

“Persiapan sudah kita lakukan, mulai dari memastikan perangkat pasif seperti manhole, handhole, jaringan utama hingga akses sudah tersedia dan siap digunakan,” tutur Asep.

Proses migrasi ini juga melibatkan kolaborasi intensif dengan para penyedia layanan internet (ISP). Dari 29 ISP yang berkomitmen, 13 di antaranya telah siap mengalihkan jaringan mereka ke infrastruktur bawah tanah yang tersedia. Asep memastikan kapasitas jaringan yang ada saat ini sudah cukup mumpuni sebagai alternatif saat pemotongan kabel udara dilakukan.

Baca Juga:  Lima Lokasi Burjo Terenak dan Terkenal di Bandung

“Memang belum semua, tapi yang sudah tersedia itu cukup untuk meng-cover kebutuhan. Jadi ketika kabel di atas dipotong, jaringan di bawah sudah siap sebagai alternatif,” jelasnya.

Koordinasi Lintas Sektor

Demi menjaga stabilitas layanan publik, BII terus berkoordinasi dengan berbagai instansi vital, mulai dari Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Disdukcapil, hingga DPMTSP. Identifikasi kebutuhan jaringan dilakukan per sektor agar layanan digital instansi terkait tetap berfungsi tanpa hambatan.

“Kami identifikasi kebutuhan masing-masing OPD, termasuk ISP yang digunakan. Jika perlu dilakukan perpindahan jaringan, akan kami bantu agar tetap terkoneksi,” tambah Asep.

Baca Juga:  Bandung Bidik Investasi Lingkungan, Tiga Sektor Jadi Prioritas Farhan

Tidak hanya sektor pemerintahan, kelancaran operasional perbankan juga menjadi prioritas pengawasan. Tim teknis lapangan pun disiagakan 24 jam penuh untuk memberikan respon cepat jika sewaktu-waktu ditemukan kendala teknis selama proses penertiban.

Lokasi Prioritas Penataan

Sebagai langkah awal, kawasan sibuk seperti Jalan Asia Afrika dan Jalan Sunda menjadi sasaran utama penertiban. Proyek ini kemudian akan berlanjut ke ruas jalan lainnya seperti Tamblong–Veteran serta Merdeka–Lembong–Tamblong. Secara keseluruhan, ada 36 ruas jalan yang ditargetkan rampung ditata pada 18 Juni 2026, dan akan disusul oleh 13 ruas jalan tambahan pada periode Juli mendatang.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bandung Muhammad Farhan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Pemkot Bandung Akan Tutup Lahan dan Laporkan Dugaan Pembuangan Sampah Ilegal

ilustrasi kekerasan

Anak Diduga Korban Kekerasan Dicari, Pernah Terlihat di Soekarno-Hatta hingga Tegallega

Kebakaran Lahan di Punclut Bandung Berdampak ke 19 Warga, Ada yang Terkena ISPA dan Asma

18 Bangunan Liar di Cicendo Bandung Ditertibkan, 10 Dibongkar Pakai Alat Berat

Eks Aspri Ridwan Kamil Diperiksa KPK Terkait Korupsi Pengadaan Iklan Rp222 Miliar

300 SPPG di Bandung Hasilkan 50 Ton Sampah per Hari, Farhan Soroti Pengelolaannya

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Gemuruh GBLA Bikin Merinding, Balsa Sekulic Terpukau oleh Militansi Bobotoh Persib
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.