Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Persaingan Juara Memanas! Persib Wajib Putus Tren Imbang di Kandang Bhayangkara FC

Kamis, 30 April 2026 09:08 WIB

Harga Emas Antam Terkoreksi Tipis! Cek Rincian Harga Terbaru Kamis 30 April 2026 Sebelum Investasi

Kamis, 30 April 2026 08:58 WIB
Kode Redeem FF

Banjir Hadiah! Kode Redeem FF 30 April 2026: Amankan Skin SG2 Terompet dan Bundle Langka Sekarang

Kamis, 30 April 2026 08:14 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persaingan Juara Memanas! Persib Wajib Putus Tren Imbang di Kandang Bhayangkara FC
  • Harga Emas Antam Terkoreksi Tipis! Cek Rincian Harga Terbaru Kamis 30 April 2026 Sebelum Investasi
  • Banjir Hadiah! Kode Redeem FF 30 April 2026: Amankan Skin SG2 Terompet dan Bundle Langka Sekarang
  • Cairkan Segera! Cara Klaim Saldo DANA Gratis Kamis 30 April 2026 Lewat Fitur Resmi
  • Setara PNS, PPPK Dapat Hak Jaminan Sosial Lengkap, Apa Saja?
  • Ramai Dicari! Link Video Tasya Gym Ternyata Banyak Jebakan
  • Bobotoh Wajib Tahu! Jadwal dan Lokasi Nobar Persib Terbaru
  • Fenomena Video Viral di Bandar Batang: Mengapa Kita Harus Lebih Bijak Menyikapi Tren Media Sosial?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 30 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dedi Mulyadi Tetap Selidiki Dugaan Pemotongan Dana Kompensasi Sopir Angkot Puncak Bogor

By Aga GustianaSabtu, 5 April 2025 08:57 WIB2 Mins Read
Ilustrasi angkot. (mediabogor).
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Isu pemotongan dana kompensasi untuk sopir angkot di kawasan Puncak, Bogor, ramai jadi sorotan publik. Video pengakuan seorang sopir bernama Emen yang menyebut adanya potongan sebesar Rp200 ribu viral dan menjadi trending di media sosial. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi pun langsung turun tangan menyelidiki kasus tersebut.

Melalui akun media sosial resminya, @dedimulyadi71, Gubernur Dedi mengunggah perbincangan langsung dengan Emen untuk menggali fakta di balik kabar pemotongan dana yang semestinya diterima utuh oleh para sopir angkot.

Emen awalnya menyebut bahwa uang tersebut dipotong sebagai bentuk “ucapan terima kasih” kepada pihak-pihak yang membantu pengurusan administrasi. Ia mengaku menerima dua amplop dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor, masing-masing berisi Rp500 ribu.

Namun, dalam video terbarunya yang juga diunggah di akun Gubernur, Emen menyampaikan bahwa permasalahan sudah selesai. Ia menyatakan tidak ada pungutan dan dana yang sempat dipotong telah dikembalikan kepada para sopir.

Baca Juga:  Program Jalan Desa Jabar Jadi Sorotan, DPRD Jatim Datang Belajar Langsung

“Alhamdulillah, sudah clear. Tidak ada pungutan apapun. Dana Rp11 juta sudah dikembalikan ke para sopir yang merasa dipungut,” ujar Emen.

Ia juga menjelaskan bahwa dirinya telah bertemu langsung dengan perwakilan Organda, Dishub Kabupaten Bogor, serta Dishub Provinsi Jawa Barat untuk membahas dan menyelesaikan persoalan ini.

Baca Juga:  Warga Tasikmalaya Hampir Tertipu Hadiah Rp50 Juta Bermodus Wajah Mirip Dedi Mulyadi

Namun, Emen juga meminta agar Gubernur Dedi Mulyadi meralat pernyataan sebelumnya. Ia menyebut bahwa informasi yang sempat disampaikan ke publik tidak sepenuhnya benar.

Mendengar pernyataan tersebut, Gubernur Dedi Mulyadi tidak tinggal diam. Ia menanggapi dengan sebuah pernyataan tegas di Instagram:
“Logika sederhana: Kalau ada pengembalian, itu artinya didahului oleh pengambilan. Satu kata dari saya: SELIDIKI!!!”

Sementara itu, Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kabupaten Bogor, Dadang Kosasih, turut buka suara. Ia membantah keterlibatan pihak Dishub dalam praktik pemotongan dana tersebut.

Baca Juga:  Tegas! Dedi Mulyadi Larang Penjualan dan Penggunaan Knalpot Brong

“Anggota Dishub tidak ikut serta dalam pemungutan. Kita sudah sepakat dengan Organda, KKSU, dan para pemilik kendaraan bahwa tidak ada pungutan seperti yang diberitakan,” ujar Dadang kepada Radar Bogor.

Pihak Dishub juga mengklaim bahwa informasi yang disampaikan Emen kepada Gubernur tidak sesuai kenyataan di lapangan.

Dengan sorotan publik yang semakin tajam, permasalahan ini menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Upaya penelusuran dan penyelidikan lanjutan pun masih terus berjalan untuk memastikan transparansi dan keadilan bagi seluruh sopir angkot penerima kompensasi.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi Puncak Bogor sopir angkot
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Setara PNS, PPPK Dapat Hak Jaminan Sosial Lengkap, Apa Saja?

Koordinasi Amburadul, Spanduk Penutupan Jalan Diponegoro Dicopot Usai Viral

Jangan Lewatkan! Jadwal Upacara Hardiknas 2026 dan Filosofinya

Pemerintah Tetapkan Gaji ke-13 2026, Simak Jadwal dan Ketentuannya

Wanita di KBB Ditemukan Tewas Misterius, Polisi Kuatkan Dugaan Pembunuhan

Miris! Bocah Disabilitas di Bandung Barat Makan Rumput, Keluarga Ungkap Tak Pernah Sentuh Bansos

Terpopuler
  • Link Asli Video Bandar Membara Full Durasi, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Link Video Bandar Batang Viral! Waspada Phising
  • Viral ‘Video Bandar Membara’ di Media Sosial, Warganet Cari Link Asli No Sensor
  • Gebrakan Mewah di Bursa Transfer: Persib Bandung Incar Bintang-bintang Eks Eropa
  • Heboh Link Video “Bandar Membara Viral” : Waspada Jeratan UU ITE Menanti!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.