Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Luar Biasa! Irfan Hakim Sapu Bersih Gelar di Koi Show 2026, Kohaku Jadi Bintang Utama

Minggu, 14 Juni 2026 19:00 WIB

Video Full Durasi Cut Salwa di Hotel Banyak Diburu, Apa Isinya?

Minggu, 14 Juni 2026 18:49 WIB

Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri

Minggu, 14 Juni 2026 17:35 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Luar Biasa! Irfan Hakim Sapu Bersih Gelar di Koi Show 2026, Kohaku Jadi Bintang Utama
  • Video Full Durasi Cut Salwa di Hotel Banyak Diburu, Apa Isinya?
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
  • Persib Masih Kena Transfer Ban FIFA! Bursa Transfer Maung Bandung Terancam Kacau?
  • Jangan Sampai Terlambat! WhatsApp akan Blokir Akses di iPhone dengan iOS Versi Ini
  • Pro-Kontra Razia Outfit Jogging di Aceh: Aturan Daerah vs Gaya Hidup Modern, Siapa yang Salah?
  • Drama Besar Timnas Jepang! Moriyasu Minta Maaf Usai Coret Wataru Endo
  • Terungkap! Ini Penyebab Persib Sempat Kacau di Awal Musim 2023/24
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 14 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dedi Mulyadi Tetap Selidiki Dugaan Pemotongan Dana Kompensasi Sopir Angkot Puncak Bogor

By Aga GustianaSabtu, 5 April 2025 08:57 WIB2 Mins Read
Ilustrasi angkot. (mediabogor).
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Isu pemotongan dana kompensasi untuk sopir angkot di kawasan Puncak, Bogor, ramai jadi sorotan publik. Video pengakuan seorang sopir bernama Emen yang menyebut adanya potongan sebesar Rp200 ribu viral dan menjadi trending di media sosial. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi pun langsung turun tangan menyelidiki kasus tersebut.

Melalui akun media sosial resminya, @dedimulyadi71, Gubernur Dedi mengunggah perbincangan langsung dengan Emen untuk menggali fakta di balik kabar pemotongan dana yang semestinya diterima utuh oleh para sopir angkot.

Emen awalnya menyebut bahwa uang tersebut dipotong sebagai bentuk “ucapan terima kasih” kepada pihak-pihak yang membantu pengurusan administrasi. Ia mengaku menerima dua amplop dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor, masing-masing berisi Rp500 ribu.

Namun, dalam video terbarunya yang juga diunggah di akun Gubernur, Emen menyampaikan bahwa permasalahan sudah selesai. Ia menyatakan tidak ada pungutan dan dana yang sempat dipotong telah dikembalikan kepada para sopir.

Baca Juga:  Angkot Pintar 'Angklung' Mulai Diuji, Sopir di Bandung Galau

“Alhamdulillah, sudah clear. Tidak ada pungutan apapun. Dana Rp11 juta sudah dikembalikan ke para sopir yang merasa dipungut,” ujar Emen.

Ia juga menjelaskan bahwa dirinya telah bertemu langsung dengan perwakilan Organda, Dishub Kabupaten Bogor, serta Dishub Provinsi Jawa Barat untuk membahas dan menyelesaikan persoalan ini.

Baca Juga:  Heboh Tunggakan Pajak Mobil Mewah Dedi Mulyadi, Pakar: Pemimpin Harus Jadi Contoh

Namun, Emen juga meminta agar Gubernur Dedi Mulyadi meralat pernyataan sebelumnya. Ia menyebut bahwa informasi yang sempat disampaikan ke publik tidak sepenuhnya benar.

Mendengar pernyataan tersebut, Gubernur Dedi Mulyadi tidak tinggal diam. Ia menanggapi dengan sebuah pernyataan tegas di Instagram:
“Logika sederhana: Kalau ada pengembalian, itu artinya didahului oleh pengambilan. Satu kata dari saya: SELIDIKI!!!”

Sementara itu, Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kabupaten Bogor, Dadang Kosasih, turut buka suara. Ia membantah keterlibatan pihak Dishub dalam praktik pemotongan dana tersebut.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Gunting Anggaran Media 94%, Pakar: Harus Terbuka Terima Kritik Masyarakat

“Anggota Dishub tidak ikut serta dalam pemungutan. Kita sudah sepakat dengan Organda, KKSU, dan para pemilik kendaraan bahwa tidak ada pungutan seperti yang diberitakan,” ujar Dadang kepada Radar Bogor.

Pihak Dishub juga mengklaim bahwa informasi yang disampaikan Emen kepada Gubernur tidak sesuai kenyataan di lapangan.

Dengan sorotan publik yang semakin tajam, permasalahan ini menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Upaya penelusuran dan penyelidikan lanjutan pun masih terus berjalan untuk memastikan transparansi dan keadilan bagi seluruh sopir angkot penerima kompensasi.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi Puncak Bogor sopir angkot
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Luar Biasa! Irfan Hakim Sapu Bersih Gelar di Koi Show 2026, Kohaku Jadi Bintang Utama

Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri

Pro-Kontra Razia Outfit Jogging di Aceh: Aturan Daerah vs Gaya Hidup Modern, Siapa yang Salah?

Hasil PCMB Jabar 2026 Resmi Diumumkan, Ini Aturan Wajib Daftar Ulang atau Calon Siswa Bisa Gugur

Viral! Pencopetan di Mal Bandung Terekam CCTV, iPhone 17 Pro Max Raib Usai Salat Magrib

Rampok Uang Negara Rp18 Miliar, Ternyata Segini Isi Garasi dan Total Harta Wabup Indramayu

Terpopuler
  • Viral! Link Video Full Durasi Cut Salwa Ramai Diburu Netizen, Apa Isinya?
  • Dari Buku ‘Broken Strings’ Sampai Urusan Istri: Mengapa Eza Gionino dan Robby Tremonti Mendadak Panas?
  • Link Telegram Video Cut Salwa Full Durasi Ramai Dicari, Benarkah Ada?
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Link Video Cut Salwa Viral ‘No Sensor’, Warganet Diminta Jangan Asal Klik!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.