bukamata.id – Cara ubah desil September 2026 di Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) menjadi informasi penting bagi masyarakat yang ingin memastikan data sosial ekonominya sesuai dengan kondisi terbaru.
Pemutakhiran data DTSEN dapat dilakukan oleh masyarakat yang merasa kondisi ekonomi keluarganya sudah berubah. Data tersebut menjadi salah satu basis dalam penentuan penerima berbagai program bantuan sosial (bansos) pemerintah.
Masyarakat dapat mengajukan perubahan atau pemutakhiran data DTSEN melalui dua cara, yakni secara offline melalui pemerintah desa atau kelurahan dan secara online menggunakan aplikasi Cek Bansos.
Lantas, bagaimana cara mengubah desil DTSEN September 2026? Berikut langkah-langkahnya.
Cara Ubah Desil DTSEN Secara Offline
Masyarakat yang ingin memperbarui data DTSEN secara langsung dapat mendatangi kantor desa atau kelurahan sesuai domisili.
Berikut tahapannya:
- Datang ke kantor desa atau kelurahan sesuai domisili.
- Sampaikan kepada petugas bahwa ingin mengajukan pemutakhiran data DTSEN.
- Ikuti prosedur yang ditetapkan pemerintah daerah.
- Lengkapi dokumen atau persyaratan yang diminta.
- Data yang diajukan akan diproses untuk dilakukan verifikasi.
- Tunggu apabila diperlukan survei atau pemeriksaan lanjutan oleh pendamping sosial.
Pemutakhiran tidak berarti data akan langsung berubah setelah pengajuan. Pemerintah perlu melakukan proses verifikasi dan validasi terlebih dahulu sebelum perubahan data ditetapkan.
Cara Ubah Desil DTSEN Lewat HP
Selain datang langsung ke kantor desa atau kelurahan, masyarakat juga dapat mengajukan pemutakhiran data melalui aplikasi Cek Bansos.
Berikut cara mengubah data DTSEN secara online:
- Unduh aplikasi Cek Bansos melalui Play Store.
- Daftarkan akun jika belum memiliki akun.
- Login menggunakan akun yang sudah terdaftar.
- Pilih menu “Usulkan Pembaruan”.
- Isi seluruh data dan pertanyaan yang tersedia.
- Pastikan informasi yang dimasukkan sesuai dengan kondisi sebenarnya.
- Kirim pengajuan pembaruan data.
- Tunggu proses verifikasi dan validasi oleh petugas.
Masyarakat perlu memastikan data yang diberikan benar dan sesuai kondisi keluarga. Sebab, pengajuan pemutakhiran data tetap harus melalui proses pemeriksaan sebelum perubahan desil dilakukan.
Mengapa Desil DTSEN Perlu Diperbarui?
Desil menggambarkan posisi sosial ekonomi suatu keluarga berdasarkan data yang dimiliki pemerintah. Karena kondisi ekonomi seseorang dapat berubah, pemutakhiran data diperlukan agar informasi yang tercatat tetap sesuai dengan keadaan sebenarnya.
Data tersebut juga berkaitan dengan penentuan sasaran sejumlah program perlindungan sosial.
Karena itu, masyarakat yang merasa kondisi ekonominya sudah berubah dapat mengajukan pemutakhiran melalui mekanisme yang tersedia.
Desil 1-5 dan Kaitannya dengan Bansos
Dalam konteks program bantuan sosial, kelompok masyarakat dengan kondisi ekonomi lebih rendah menjadi sasaran utama berbagai program pemerintah.
Namun, perlu dipahami bahwa perubahan desil tidak otomatis membuat seseorang langsung menerima bansos. Setiap program memiliki kriteria, kuota, serta mekanisme penetapan penerima masing-masing.
Karena itu, masyarakat tetap perlu mengecek status penerima bantuan setelah proses pemutakhiran data dilakukan.
Desil 10 Disebut Kelompok Berpenghasilan Tinggi
Selain berkaitan dengan bansos, data desil juga menjadi perhatian dalam kebijakan subsidi pemerintah.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebelumnya menyebut masyarakat yang berada pada desil 10 sebagai kelompok berpenghasilan tinggi. Pernyataan tersebut disampaikan dalam konteks rencana penyaluran subsidi agar lebih tepat sasaran.
“Nanti kalau memang diperlukan subsidi yang tepat sasaran, bukan pembatasan ya. Yang desil 10 lah, yang orang-orang kaya itu enggak berhak beli itu ya,” kata Purbaya, Selasa (18/8/2026).
Pemerintah juga tengah menyiapkan kebijakan pengendalian subsidi bahan bakar minyak (BBM), termasuk Pertalite.
Kuota BBM Subsidi 2027 Direncanakan Berkurang
Rencana tersebut sejalan dengan wacana pengurangan kuota BBM subsidi pada 2027. Berdasarkan informasi yang disampaikan Kementerian Keuangan, kuota BBM subsidi 2027 direncanakan sebesar 20,09 juta kiloliter.
Angka tersebut lebih rendah dibandingkan kuota 2026 yang disebut mencapai 48,43 juta kiloliter.
Pelaksana Tugas (Plt.)/Pelaksana Harian (Plh.) Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Kementerian Keuangan Ferry Ardiyanto mengatakan pemerintah tengah membahas sejumlah langkah pengendalian subsidi, termasuk untuk Pertalite.
“Berdasarkan pertemuan Menteri ESDM dan Menteri Keuangan disebutkan bahwa akan melakukan beberapa hal terkait dengan pengendalian subsidi. Termasuk salah satunya yang Pertalite,” kata Ferry, dikutip dari Kontan, Rabu (19/8/2026).
Dengan demikian, pemutakhiran data DTSEN menjadi penting agar data sosial ekonomi masyarakat tetap sesuai dengan kondisi sebenarnya. Namun, masyarakat perlu memahami bahwa perubahan desil maupun pengajuan pembaruan data tetap membutuhkan proses verifikasi dan tidak otomatis menjamin penerimaan bansos atau akses terhadap program subsidi tertentu.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










