bukamata.id – Tragedi tenggelam terjadi di kawasan genangan Waduk Saguling, Kampung Ciceurik, Desa Cangkorah, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Seorang bocah perempuan berinisial TD (9) ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam saat berenang bersama dua temannya.
Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (31/8/2026) sekitar pukul 14.30 WIB di Sungai Ciduging, yang berada di kawasan genangan Waduk Saguling. Setelah menerima laporan, petugas kepolisian bersama tim penyelamat langsung menuju lokasi untuk melakukan pencarian.
Kasi Humas Polres Cimahi, Iptu Gofur Supangkat, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan korban tenggelam saat berenang di kawasan perairan yang masih menjadi bagian dari genangan Waduk Saguling.
“Betul, seorang anak perempuan ditemukan meninggal tenggelam di Sungai Ciduging yang masih merupakan bagian dari genangan Waduk Saguling, tadi sore,” ujar Gofur saat dikonfirmasi.
Sempat Diperingatkan Warga
Berdasarkan keterangan saksi, kejadian bermula ketika TD bersama dua teman perempuannya bermain dan berenang di sekitar lokasi.
Ketiganya sebelumnya sempat mendapat peringatan dari seorang warga yang sedang mencari keong di sekitar kawasan genangan. Warga tersebut meminta mereka tidak berenang karena kondisi perairan dinilai berbahaya.
Namun, peringatan tersebut tidak dihiraukan.
“Saksi saat itu sedang mencari keong di sekitar lokasi kejadian, sudah memperingatkan korban dan teman-temannya. Namun korban dan dua temannya tersebut tidak menghiraukan peringatan dan larangan saksi,” ungkap Gofur.
Sekitar 15 menit kemudian, ketiga bocah tersebut tiba-tiba berteriak meminta pertolongan karena mengalami kesulitan di dalam air.
Mendengar teriakan tersebut, saksi langsung berusaha menyelamatkan ketiganya. Dua bocah berhasil ditarik menuju tempat yang lebih aman.
Namun, saat saksi berusaha mencari TD, korban sudah tidak terlihat di permukaan air.
“Saksi kemudian menarik dua korban terlebih dahulu. Ketika saksi hendak menyelamatkan korban TD, yang bersangkutan sudah tenggelam dan tidak terlihat lagi. Setelah itu saksi menghubungi warga dan kepolisian,” jelasnya.
TD Ditemukan Setelah Pencarian Beberapa Jam
Setelah laporan diterima, proses pencarian terhadap TD dilakukan oleh tim SAR Rescue Bandung Barat bersama Relawan Teko Bandung Barat (BBAS).
Petugas dan relawan menyisir kawasan perairan di sekitar lokasi korban terakhir terlihat. Pencarian berlangsung selama beberapa jam hingga akhirnya korban ditemukan.
TD berhasil ditemukan sekitar pukul 17.10 WIB. Tim kemudian mengevakuasi korban dari dalam air dan membawanya ke permukaan.
“Korban ditemukan kemudian diangkat ke permukaan. Setelah dievakuasi lalu diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan,” pungkas Gofur.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat, khususnya orang tua, untuk lebih mengawasi aktivitas anak-anak di sekitar kawasan perairan. Area genangan waduk, sungai, maupun lokasi dengan kedalaman yang tidak diketahui memiliki risiko keselamatan yang perlu diwaspadai.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










