Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

November Neraka! Persib Hadapi 7 Laga di 3 Kompetisi, Ini Jadwal Lengkapnya

Jumat, 30 Oktober 2026 15:57 WIB

KHW 400 OTW Layar Lebar? Heboh Rumah Produksi Daftarkan Judul Film Mirip Konten Nadia Omara!

Jumat, 30 Oktober 2026 15:19 WIB

Benarkah Pelaku Bukan Suporter? Ketum Viking Minta Polisi Gali Lebih Dalam

Jumat, 30 Oktober 2026 13:54 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • November Neraka! Persib Hadapi 7 Laga di 3 Kompetisi, Ini Jadwal Lengkapnya
  • KHW 400 OTW Layar Lebar? Heboh Rumah Produksi Daftarkan Judul Film Mirip Konten Nadia Omara!
  • Benarkah Pelaku Bukan Suporter? Ketum Viking Minta Polisi Gali Lebih Dalam
  • Polda Jabar Pastikan Hak Mahasiswa yang Diamankan Pascademo 20 Oktober Terpenuhi
  • Bisa Dapat Rp2,7 Juta! Ini Rincian Bansos PKH Tahap 4 2026 untuk 8 Kategori Penerima
  • Kualitas Udara Bandung Memburuk, Indeks AQI Sempat Capai Angka 167
  • Kemarau Belum Usai, Jawa Barat Justru Diintai Hujan Lebat dan Angin Kencang
  • Pengamat Nilai Transjabodetabek Blok M-Bandung Tak Efektif, Ini Alasannya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 30 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pemkab Bandung Barat Resmi Sahkan Perbup Pondok Pesantren untuk Perkuat Pendidikan Keagamaan

By Aga GustianaSenin, 22 Juni 2026 16:39 WIB2 Mins Read
Wakil Bupati Bandung Barat, Asep Ismail saat menghadiri giat di wilayah Kecamatan Ngamprah. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Eksistensi lembaga pendidikan Islam tradisional di Kabupaten Bandung Barat (KBB) kini mengantongi kepastian regulasi yang lebih kuat. Pemerintah daerah secara resmi memberlakukan Peraturan Bupati (Perbup) khusus yang dirancang untuk mengoptimalkan pembinaan, perlindungan, serta pemberdayaan pondok pesantren di seluruh penjuru wilayah setempat.

Wakil Bupati Bandung Barat, Asep Ismail, menegaskan bahwa diterbitkannya produk hukum ini merupakan wujud nyata keberpihakan pemerintah dalam memberikan dukungan struktural terhadap ekosistem pendidikan keagamaan.

“Keberadaan Perbup ini memberikan arah yang lebih jelas dalam pengembangan pendidikan keagamaan, termasuk dukungan terhadap aktivitas pesantren dan para tenaga pendidik keagamaan,” ujar Asep Ismail saat ditemui di Ngamprah, Senin (22/6/2026).

Baca Juga:  Dayeuhkolot Lumpuh: Banjir 1,5 Meter Rendam Kampung, Warga Terisolasi!

Strategis dalam Pembentukan Karakter Bangsa

Lebih lanjut, Asep menyoroti peran sentral pesantren yang selama ini konsisten menjadi benteng moral serta pencetak generasi muda berakhlak mulia di tengah gempuran modernisasi sosial yang kian dinamis.

Baca Juga:  Coretan Dinding Ibu-Anak di KBB Sebelum Jadi Kerangka: Minta Mantan Suami Tak Sakiti Wanita Lain

“Pesantren memiliki kontribusi penting dalam membangun karakter masyarakat dan menjaga nilai-nilai keagamaan agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman,” katanya.

Kehadiran regulasi anyar ini diyakini mampu menjembatani sinergisitas yang lebih erat antara birokrasi pemerintahan dan kalangan ulama maupun pengasuh pondok pesantren. Dengan adanya payung hukum yang ajek, seluruh program intervensi sosial serta kebijakan pembinaan umat diharapkan bisa dieksekusi secara lebih terukur, terarah, dan berkesinambungan.

Baca Juga:  Puluhan Siswa SD Alami Keracunan Massal di Bandung Barat, 10 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit

Langkah progresif ini sekaligus menegaskan komitmen jangka panjang Pemkab Bandung Barat dalam menggenjot kualitas sumber daya manusia (SDM) yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki fondasi religius yang kokoh.

“Dengan ditetapkannya Perbup ini, pemerintah daerah berharap pesantren semakin berperan aktif dalam mendukung pembangunan daerah yang berlandaskan nilai-nilai religius dan kebersamaan,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bandung Barat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Polda Jabar Pastikan Hak Mahasiswa yang Diamankan Pascademo 20 Oktober Terpenuhi

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Bisa Dapat Rp2,7 Juta! Ini Rincian Bansos PKH Tahap 4 2026 untuk 8 Kategori Penerima

Kualitas Udara Bandung Memburuk, Indeks AQI Sempat Capai Angka 167

Kemarau Belum Usai, Jawa Barat Justru Diintai Hujan Lebat dan Angin Kencang

Pengamat Nilai Transjabodetabek Blok M-Bandung Tak Efektif, Ini Alasannya

Wacana Transjabodetabek Blok M-Bandung, Dishub: Perlu Koordinasi Lintas Provinsi

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.