Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Aturan Baru Bansos 2026: Cara Turunkan Desil di Aplikasi Cek Bansos Agar Dapat Bantuan PKH & BPNT

Rabu, 21 Oktober 2026 06:00 WIB

Tak Harus Mahal! 5 Tempat Wisata Kuliner Cimahi Ini Punya Pilihan Menu Beragam

Rabu, 21 Oktober 2026 05:00 WIB

Bukan Cuma Kafe Kekinian, Ini 7 Kopitiam Bandung yang Cocok buat Sarapan

Rabu, 21 Oktober 2026 04:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Aturan Baru Bansos 2026: Cara Turunkan Desil di Aplikasi Cek Bansos Agar Dapat Bantuan PKH & BPNT
  • Tak Harus Mahal! 5 Tempat Wisata Kuliner Cimahi Ini Punya Pilihan Menu Beragam
  • Bukan Cuma Kafe Kekinian, Ini 7 Kopitiam Bandung yang Cocok buat Sarapan
  • Cek Bansos Oktober 2026: PKH, BPNT hingga Beras 30 Kg, Ini Daftar dan Nominalnya
  • Bikin Ketagihan! Ini 10 Kuliner Hits di Cianjur yang Wajib Dicicipi Saat Liburan Akhir Tahun
  • 15 Spot Wisata Terbaik di Cianjur Buat ‘Short Escape’ Akhir Pekan
  • Pentingnya Modernisasi Pesantren: Alumni Cipasung Ungkap Strategi Jaga Tradisi di Era Digital
  • Tas Perempuan Dirampas di Cimahi, Korban Terjatuh hingga Patah Tulang Bahu
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 21 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Mirisnya Jalan Berlumpur di Pelosok Bandung Barat, Warga Keluhkan Akses Terhambat

By Aga GustianaKamis, 17 April 2025 10:09 WIB2 Mins Read
Bandung Barat
Kondisi jalan berlumpur di pelosok Bandung Barat. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kondisi infrastruktur yang memprihatinkan di wilayah pelosok Kabupaten Bandung Barat (KBB) menjadi sorotan tajam di media sosial. Unggahan yang viral memperlihatkan jalan rusak parah di Desa Bojongsalam, Kecamatan Rongga, KBB, mengundang keprihatinan warganet.

Desa Bojongsalam, yang berjarak sekitar 1,5 jam dari pusat pemerintahan KBB di Ngamprah, memperlihatkan kontras yang mencolok. Dalam video singkat berdurasi 17 detik yang beredar luas, tampak jelas permukaan jalan di sekitar permukiman warga masih berupa tanah merah yang tidak rata. Kondisi ini semakin menyulitkan karena jalan menjadi sangat licin saat hujan turun.

Kepala Desa Bojongsalam, Ajang Yusuf Bachtiar, membenarkan kondisi memprihatinkan jalan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa keluhan dari masyarakat terkait akses yang sulit ini sudah sering diterima.

Baca Juga: Pembangunan Eiger Camp di KBB Rusak Lingkungan, Izin Proyek Dipertanyakan

Baca Juga:  Jejak Panjang Tatar Sunda: Dari Kerajaan Kuno Hingga Lahirnya Provinsi Jawa Barat

“Iya betul, itu ada di wilayah kami. Warga sudah banyak mengeluh karena memang sulit dilalui. Bukan cuma oleh kendaraan, bahkan untuk jalan kaki juga sulit karena licin kalau hujan,” ujar Ajang saat dikonfirmasi pada Kamis (17/4/2025).

Ajang menjelaskan bahwa pihak desa bukannya tidak berupaya untuk memperbaiki jalan yang berstatus milik desa tersebut. Sejak tahun 2019, berbagai pengajuan bantuan perbaikan telah dilakukan kepada pihak-pihak terkait.

Baca Juga:  Sinergi Kreatif: Abizar Machmud dan Menteri LH Perkuat Gerakan Lingkungan Jabar

“Jadi di tahun 2019 kami sempat melakukan pelebaran menggunakan dana desa. Kemudian di tahun 2020, itu dijanjikan perbaikan tapi belum ada realisasinya sampai sekarang,” ungkap Ajang.

Namun, angin segar kini berhembus. Ajang menyampaikan kabar terbaru bahwa jalan rusak tersebut rencananya akan diperbaiki oleh PT PLN (Persero). Perbaikan ini merupakan bagian dari program Community Development (Comdev) sebagai dampak dari pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Upper Cisokan.

Baca Juga: Proyek Eiger Camp di KBB: Izin Lengkap, Bukan di Lereng Tangkuban Perahu

Baca Juga:  Raffi Ahmad-Nagita Slavina Donasi Rp3 Miliar untuk Korban Longsor Cisarua

“Itu rencana di tahun ini akan dilaksanakan oleh anggaran comdev dari PLN karena Desa Bojongsalam ini salah satu desa yang kena dampak langsung PLTA Upper Cisokan. Mudah-mudahan bisa segera terealisasi tahun ini,” pungkas Ajang.

Kondisi jalan berlumpur di Desa Bojongsalam ini menjadi ironi di tengah perkembangan infrastruktur di wilayah perkotaan. Unggahan viral ini diharapkan dapat menjadi perhatian serius bagi pihak terkait agar perbaikan jalan segera direalisasikan, demi kelancaran aktivitas dan peningkatan kualitas hidup masyarakat di pelosok Bandung Barat.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bandung Barat jawa barat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Cek Bansos Oktober 2026: PKH, BPNT hingga Beras 30 Kg, Ini Daftar dan Nominalnya

Pentingnya Modernisasi Pesantren: Alumni Cipasung Ungkap Strategi Jaga Tradisi di Era Digital

Tas Perempuan Dirampas di Cimahi, Korban Terjatuh hingga Patah Tulang Bahu

Misteri Kebakaran BPN Karawang: Murni Musibah atau Sengaja Menghilangkan Jejak?

Ubah Gulma Jadi Berkah: Petani Pasirlangu KBB Bangkit Pascalongsor Lewat Inovasi Eceng Gondok

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Mahasiswa Pasundan Beri Rapor Merah dan Desak Evaluasi Kebijakan

Terpopuler
  • Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!
  • Dedi Mulyadi Marah Ditagih Jalan Rusak, Pengamat: Batas Wewenang Bukan Alasan!
  • Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga
  • 100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?
  • Balita 3 Tahun di Bandung Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Kandung, Kuasa Hukum Minta Penanganan Kasus Dipercepat
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.