Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Nahas! Bocah 9 Tahun Tewas Tenggelam di Genangan Waduk Saguling

Selasa, 1 September 2026 20:14 WIB
Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Cek Bansos September 2026 Lewat HP, Cukup Pakai NIK KTP, Begini Caranya

Selasa, 1 September 2026 20:06 WIB

Bukan Cuma Lolos ACL Two, Marc Klok dan Beckham Ukir Rekor Istimewa Persib

Selasa, 1 September 2026 19:58 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Nahas! Bocah 9 Tahun Tewas Tenggelam di Genangan Waduk Saguling
  • Cek Bansos September 2026 Lewat HP, Cukup Pakai NIK KTP, Begini Caranya
  • Bukan Cuma Lolos ACL Two, Marc Klok dan Beckham Ukir Rekor Istimewa Persib
  • Kalender September 2026 Padat Hari Besar: Apakah Ada Tanggal Merah dan Cuti Bersama? Cek Daftar Lengkapnya
  • Hancur Dihujat Satu Indonesia! Tangis Istri Gubernur Kalteng Pecah di Depan Ustaz, Cuma Drama?!
  • PGRI Ogah Damai! Kasus Pria Ngaku Wartawan Ngamuk di SD Sukabumi Bakal Dikawal Sampai Pengadilan
  • 228 Hektare Terbakar, Ini 3 Wilayah Jabar yang Paling Parah Diterjang Karhutla
  • Ditahan Malaysia 0-0, Timnas U-20 Terancam? Ini Skenario Garuda Muda Lolos Piala Asia
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 1 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

PGRI Ogah Damai! Kasus Pria Ngaku Wartawan Ngamuk di SD Sukabumi Bakal Dikawal Sampai Pengadilan

By Aga GustianaSelasa, 1 September 2026 19:23 WIB3 Mins Read
Viral pria di Sukabumi ngaku wartwan ngamuk di sekolah. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Aksi mengejutkan terjadi di lingkungan SDN Sukaraja 2, Kabupaten Sukabumi. Seorang pria berinisial AS (46) yang mengklaim diri sebagai insan pers mengamuk saat menagih biaya berlangganan koran. Ia meluapkan emosi hingga memaki tenaga pendidik di hadapan murid-murid. Usai diciduk aparat kepolisian, hasil tes urine mengonfirmasi AS positif mengonsumsi narkotika.

Insiden tersebut sempat direkam dan viral di jejaring media sosial. Organisasi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) menaruh perhatian serius lantaran aksi intimidasi tersebut berlangsung di area sekolah dan disaksikan langsung oleh para siswa.

Sekretaris PGRI Sukabumi, Asep Nurrahman, membeberkan kronologi kejadian yang bermula dari kedatangan AS untuk menarik tagihan bulanan. Saat itu, pihak sekolah memberi tahu bahwa anggaran belum cair dan meminta pelaku kembali esok hari. Respons tersebut mendadak memancing amarah AS.

“Oknum tersebut menagih biaya langganan koran, namun saat disampaikan bahwa uangnya belum ada dan diminta datang besok, oknum tersebut mengamuk dan mencak-mencak memarahi kepala sekolah. Kejadian itu bahkan disaksikan langsung oleh para siswa yang berkerumun di depan pintu,” kata Asep saat memberi keterangan di Kantor PGRI Jabar di Kota Bandung, Selasa (1/9/2026).

Baca Juga:  4 Santri Tewas dan 5 Lainnya Luka-luka Akibat Tertimpa Longsor di Sukabumi

Asep menambahkan, pelaku yang kini berstatus tahanan kepolisian sempat melayangkan permohonan agar kasus ini diselesaikan secara kekeluargaan. Namun, usulan tersebut ditolak mentah-mentah oleh jajaran guru demi menghentikan praktik intimidasi serupa yang berulang.

“Agus kan namanya, itu meminta damai supaya tidak dilanjut. Tapi guru-guru tidak mau seperti itu, karena memang kejadian itu sering muncul,” ujarnya.

Baca Juga:  Pegawai Honorer PN Sukabumi yang Diduga Cabuli Mahasiswi Magang Dipecat

Kecaman Keras PGRI dan Instruksi Khusus Gubernur

PGRI Jawa Barat bereaksi keras atas dugaan perundungan terhadap pahlawan tanpa tanda jasa ini. Lembaga tersebut menegaskan bahwa lingkungan pendidikan wajib terbebas dari intervensi dan tindakan keji di depan peserta didik.

“Kami mengecam keras dan menyesalkan kejadian tersebut terhadap guru di sekolah yang disaksikan langsung oleh para anak didik. Sementara kami para guru dan insan pendidikan tengah berusaha keras mewujudkan program sekolah ramah anak yang aman, nyaman, dan menyenangkan,” kata Wakil Ketua V PGRI Jawa Barat, Yayan Taryana.

Baca Juga:  BPBD Sukabumi Waspadai Beberapa Daerah yang Rawan Banjir Limpasan

Menindaklanjuti kasus yang ditangani Polsek Sukaraja dan Polres Sukabumi ini, PGRI Jabar menerjunkan pendampingan hukum lewat Tim Hukum Jabar Istimewa.

Ketua Tim Hukum Jabar Istimewa, Jutek Bongso, menegaskan penanganan perkara ini dikawal ketat sesuai arahan langsung dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Pihaknya menutup rapat pintu musyawarah atau restorative justice.

“Gubernur menaruh perhatian yang sangat serius karena beliau tahu betul dunia pendidikan yang kerap menjadi ajang intimidasi, pengancaman, dan kriminalisasi oleh oknum-oknum tak bertanggung jawab. Kami sudah bersepakat dengan PGRI untuk mengawal kasus ini sampai tuntas di pengadilan. Kami tidak akan menempuh jalur restorative justice agar tercipta efek jera,” ucap Jutek.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

PGRI SD Sukabumi wartawan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Nahas! Bocah 9 Tahun Tewas Tenggelam di Genangan Waduk Saguling

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Cek Bansos September 2026 Lewat HP, Cukup Pakai NIK KTP, Begini Caranya

Hancur Dihujat Satu Indonesia! Tangis Istri Gubernur Kalteng Pecah di Depan Ustaz, Cuma Drama?!

228 Hektare Terbakar, Ini 3 Wilayah Jabar yang Paling Parah Diterjang Karhutla

Geger Bandung! Mayat Wanita Ditemukan dalam Kardus di Babakan Ciparay

Antisipasi Karhutla Musim Kemarau, Jalur Pendakian Gunung Ciremai Ditutup Sementara

Terpopuler
  • Benarkah Azab? Di Balik Narasi Bencana Nepal dan Isu Perusakan Masjid yang Viral
  • PPIH 2027 Resmi Dibuka! Cek Syarat, Formasi, Jadwal CAT dan Cara Daftarnya
  • PN Bandung Tolak Lagi Praperadilan Mantan Pengurus Gereja: Status Tersangka ITE Bambang Soeharto Sah
  • Game Free Fire
    Banjir Item Gratis! Kode Redeem FF 26 Agustus 2026 Siap Klaim, Ada Skin M1887 dan Diamond
  • HMI Cabang Bandung Demo Balai Kota: Desak Pemkot Buka Mata Soal RTH dan Kemiskinan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.