Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Doomposting Film “Ghost In The Cell”: Analisis Perilaku Netizen Lewat Cognitive Dissonance Theory

Minggu, 28 Juni 2026 09:00 WIB
Game Free Fire

Gas Keun! Kode Redeem FF Terbaru 28 Juni 2026, Klaim Token SG2 dan Bundle Keren Gratis Sebelum Hangus

Minggu, 28 Juni 2026 06:00 WIB

Update Hari Ini! Kode Redeem Genshin Impact 28 Juni 2026, Buruan Klaim Primogems Gratis Sebelum Hangus

Minggu, 28 Juni 2026 02:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Doomposting Film “Ghost In The Cell”: Analisis Perilaku Netizen Lewat Cognitive Dissonance Theory
  • Gas Keun! Kode Redeem FF Terbaru 28 Juni 2026, Klaim Token SG2 dan Bundle Keren Gratis Sebelum Hangus
  • Update Hari Ini! Kode Redeem Genshin Impact 28 Juni 2026, Buruan Klaim Primogems Gratis Sebelum Hangus
  • Jadwal Piala Dunia 2026 Hari Ini: Siaran Langsung TVRI Laga Penentu Nasib Argentina, Inggris, dan Portugal
  • Proyek Rahasia Skuad Garuda: John Herdman Kantongi 16 Nama Pemain Diaspora Baru untuk Timnas Indonesia
  • Bukan El Nino, Studi Ungkap Biang Kerok Utama yang Bikin Eropa Membara hingga 44 Derajat Celsius
  • Dua Gempa Dahsyat Guncang Venezuela, Alarm Bahaya ‘The Big One’ di San Andreas Kini Berstatus Kritis
  • Siap-siap Begadang! Ini Jadwal Siaran Langsung Piala Dunia Minggu 28 Juni 2026 di TVRI
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 28 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dewan Pers Tindak Tegas Media Abal-abal Gunakan Nama Mirip KPK dan Polri

By Aga GustianaRabu, 6 Agustus 2025 11:37 WIB2 Mins Read
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dewan Pers menyatakan akan menertibkan sejumlah media yang menggunakan nama menyerupai lembaga negara, seperti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kepolisian Republik Indonesia (Polri), dan instansi pemerintah lainnya. Langkah ini diambil guna mencegah penyalahgunaan identitas yang dapat menyesatkan dan meresahkan masyarakat.

Ketua Komisi Pengaduan dan Penegakan Etika Pers Dewan Pers, Muhammad Jazuli, menegaskan bahwa media yang benar-benar bernaung di bawah institusi negara, seperti televisi milik Polri atau publikasi resmi milik KPK, merupakan bagian sah dari lembaga tersebut. Namun, yang menjadi perhatian adalah media independen yang secara sengaja mencatut nama lembaga resmi demi kepentingan tertentu.

“Yang kami tertibkan adalah media yang tidak punya kaitan resmi dengan lembaga negara, tetapi menggunakan nama-nama seperti KPK atau Polri untuk menciptakan kesan seolah mereka bagian dari institusi tersebut,” ujar Jazuli dalam konferensi pers di Jakarta, dikutip dari nu.or.id, Rabu (6/8/2025).

Menurutnya, praktik seperti ini tidak hanya menyesatkan, tetapi juga berpotensi dimanfaatkan untuk menakut-nakuti masyarakat. Jazuli mengungkapkan bahwa sebagian media yang diselidiki justru kerap memuat konten bernuansa intimidatif, yang dapat mencederai kepercayaan publik terhadap lembaga negara maupun dunia pers.

Baca Juga:  Lisa Mariana Diperiksa KPK, Singgung Aliran Dana untuk Anak

“Banyak dari media tersebut memanfaatkan kemiripan nama untuk memperoleh keuntungan, bahkan ada yang mencoba menciptakan persepsi seolah mereka adalah perwakilan resmi lembaga hukum. Ini membahayakan karena masyarakat bisa keliru menilai,” jelasnya.

Baca Juga:  Polri akan Tambah Personel Keamanan untuk Hadapi Nataru di Masa Kampanye

Sebagai bentuk tindakan tegas, Dewan Pers akan mencabut status verifikasi dan sertifikasi wartawan dari media-media yang terbukti menyalahgunakan nama institusi negara. Jazuli berharap, penertiban ini bisa menjadi langkah awal untuk menciptakan ekosistem pers yang lebih sehat dan profesional.

Baca Juga:  Desk Pemilu 2024: Program Kolaborasi Kominfo untuk Cegah Konten Negatif

“Kami minta mereka segera mengubah nama media agar tidak membingungkan atau menyesatkan masyarakat,” tegas Jazuli.

Langkah ini sekaligus menjadi peringatan bahwa etika dalam pemberitaan tidak hanya soal isi, tetapi juga tentang kejujuran dalam identitas. Media diminta untuk menjaga integritas dan tidak mencari legitimasi dengan cara yang menyalahi prinsip-prinsip jurnalistik.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dewan Pers jurnalis KPK media Polri
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bukan El Nino, Studi Ungkap Biang Kerok Utama yang Bikin Eropa Membara hingga 44 Derajat Celsius

Ilustrasi gempa

Dua Gempa Dahsyat Guncang Venezuela, Alarm Bahaya ‘The Big One’ di San Andreas Kini Berstatus Kritis

Blunder Fatal? Niat Membantah, Anggota Dewan Malah Akui Bentak Dokter Icha

Mau Jaga Toko atau Ikut Perang? Tragedi Latihan Militer Koperasi Desa, 5 Nyawa Jadi Korban!

Gunakan Besi hingga Rokok, Taufik Hidayat Lampiaskan Amarah ke YTR Gegara Cemburu dan Stres Kerja

Lari ke Berbagai Daerah demi Kelabuhi Petugas, Taufik Hidayat Sempat Menggelandang dan Tidur di SPBU

Terpopuler
  • Viral Handuk Putih Anak vs Ibu, Warganet Berburu Link Asli! Ternyata Isinya Bikin Kaget
  • Viral! Video ‘Handuk Putih Ibu dan Anak’ Bikin Netizen Penasaran, Ini Faktanya
  • Cut Salwa Jadi Trending Topic, Benarkah Ada Video 10 Menit? Ini Fakta yang Terungkap
  • Jangan Klik Link Ini! Tren Viral TikTok ‘Handuk Putih’ Picu Ancaman Phishing Serius
  • Api Mendadak Berkobar di RM Tamagochi Bandung, Diduga Berawal dari Meja Konsumen
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.