Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Jadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Laga Penentu Juara Grup A

Rabu, 30 September 2026 16:52 WIB

Sidang Perdana Taufik Hidayat di PN Bale Bandung Digelar Tertutup

Rabu, 30 September 2026 16:25 WIB

Misteri Jasad Terikat Karung di Bawah Tol Bocimi Sukabumi: Polisi Akui Sulit Kenali Wajah Korban

Rabu, 30 September 2026 16:20 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Laga Penentu Juara Grup A
  • Sidang Perdana Taufik Hidayat di PN Bale Bandung Digelar Tertutup
  • Misteri Jasad Terikat Karung di Bawah Tol Bocimi Sukabumi: Polisi Akui Sulit Kenali Wajah Korban
  • Lewat Tahapan SP1 hingga SP3, 20 Bangli Ciumbuleuit Akhirnya Dibongkar
  • 20 Bangunan di Ciumbuleuit Ditertibkan, Fungsi Trotoar dan Drainase Dikembalikan
  • Bukan Soal Gengsi! Aktor Daniel Ekaputra Bongkar Alasan Mau Jadi Sopir Taksi
  • Fakta Baru Klaster Mewah Lapas Cibinong: Berdiri Ilegal di Aliran Sungai dan Pakai Dana Swadaya
  • Sinyal Bahaya untuk Lawan! Skuad Persib Bandung Kembali Komplet Jelang Duel Kontra Port FC
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 30 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Diduga Ada Korban Lain, Polisi Bentuk Satgas Khusus Usut Kasus Taufik Hidayat

By SusanaKamis, 25 Juni 2026 09:36 WIB3 Mins Read
Taufik Hidayat, tersangka pelaku penyekapan wanita di Bandung. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Polda Jawa Barat mengambil langkah tegas dalam mengusut kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan berat yang menjerat tersangka Taufik Hidayat (TH). Untuk mempercepat dan mengoptimalkan proses pengungkapan kasus, kepolisian membentuk Satuan Tugas (Satgas) Khusus lintas direktorat yang akan bekerja secara terintegrasi hingga penyidikan tuntas.

Pembentukan satgas ini dilakukan karena kasus yang ditangani dinilai memiliki tingkat kompleksitas tinggi. Selain harus menyinkronkan berbagai keterangan saksi dan alat bukti, penyidik juga tengah mendalami sejumlah informasi yang berkembang di media sosial terkait dugaan adanya korban lain dari tersangka yang sama.

Polda Jabar Kerahkan Seluruh Kekuatan Reserse

Kabid Humas Polda Jabar, Hendra Rochmawan, menjelaskan bahwa penanganan perkara kini tidak hanya dilakukan oleh satu unit penyidik, tetapi melibatkan sejumlah direktorat dan satuan kerja di lingkungan Polda Jawa Barat.

Menurutnya, seluruh unsur reserse akan bekerja dalam satu komando untuk memastikan setiap dugaan tindak pidana dapat diungkap secara menyeluruh.

Baca Juga:  Polda Jabar Imbau Bobotoh Rayakan Kemenangan Persib dengan Tertib, Hindari Vandalisme dan Provokasi

“Kami sampaikan bahwa memang leading sector kasus ini berada di Direktorat PPA PPO. Namun kami sudah memutuskan dan membentuk satgas khusus untuk mengungkap kasus ini secara utuh,” ujar Hendra.

Satgas tersebut terdiri dari berbagai unsur mulai dari Direktorat Reserse Kriminal Umum, Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), Direktorat Siber, hingga Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Krimsus).

“Satgas ini melibatkan semua satuan kerja reserse, mulai dari Reserse Kriminal Umum, PPA, Cyber hingga Krimsus. Ini menjadi satu kesatuan utuh yang mem-back up seluruh proses penyidikan sampai tuntas,” tegasnya.

Dugaan Korban Lain Mulai Bermunculan

Seiring viralnya kasus tersebut, berbagai unggahan di media sosial mulai bermunculan. Sejumlah akun bahkan mengaku pernah mengalami tindakan serupa yang diduga dilakukan oleh tersangka.

Meski demikian, Polda Jabar menegaskan bahwa hingga saat ini informasi tersebut masih sebatas unggahan di media sosial dan belum dapat dijadikan dasar hukum sebelum ada laporan resmi dari pihak yang mengaku sebagai korban.

Baca Juga:  Dugaan Penipuan Aplikasi MBA di Pangandaran: Ribuan Korban Melapor, Polisi Dalami Kasus

Kepolisian pun mengaku terus memantau perkembangan informasi yang beredar di dunia maya untuk mendukung proses penyelidikan.

Polisi Buka Ruang Pelaporan bagi Korban Lain

Polda Jawa Barat menyatakan siap menerima laporan dari masyarakat yang merasa pernah menjadi korban Taufik Hidayat.

Hendra menegaskan pihaknya membuka ruang seluas-luasnya bagi siapa pun yang memiliki informasi ataupun pengalaman terkait dugaan tindakan tersangka agar segera melapor secara resmi.

“Kami telah memonitor adanya unggahan-unggahan di media sosial yang mengaku sebagai korban lain. Terkait keterbukaan informasi publik ini, kami mengimbau kepada siapa pun yang merasa menjadi korban untuk segera melapor resmi kepada kami,” katanya.

Laporan dapat disampaikan langsung ke kantor Direktorat PPA PPO Polda Jawa Barat maupun melalui layanan darurat kepolisian di nomor 110.

Belum Ada Laporan Baru yang Masuk

Meski isu mengenai kemungkinan adanya korban lain terus berkembang di media sosial, Polda Jabar memastikan hingga saat ini belum ada laporan tambahan yang diterima penyidik.

Baca Juga:  Satu Pelaku Pencurian dengan Modus Pecah Kaca Tewas Usai Baku Tembak dengan Polisi

Secara hukum, proses penyidikan masih berfokus pada laporan korban utama yang saat ini tengah mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

“Kami membuka ruang konsultasi tersebut, meski secara fakta hukum saat ini belum ada laporan baru yang masuk ke meja penyidik,” tutur Hendra.

Kasus Jadi Perhatian Publik

Kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan yang menyeret nama Taufik Hidayat menjadi perhatian luas masyarakat Jawa Barat. Selain karena kondisi korban yang memprihatinkan, kasus ini juga memunculkan berbagai spekulasi mengenai kemungkinan adanya korban lain yang belum berani melapor.

Pembentukan Satgas Khusus menunjukkan keseriusan Polda Jawa Barat untuk mengungkap seluruh fakta yang ada, termasuk kemungkinan tindak pidana lain yang berkaitan dengan kasus tersebut.

Penyidik kini terus mengumpulkan alat bukti, memeriksa saksi-saksi, serta menelusuri berbagai informasi yang berkembang guna memastikan proses hukum berjalan secara transparan dan menyeluruh.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Polda Jabar Taufik Hidayat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Sidang Perdana Taufik Hidayat di PN Bale Bandung Digelar Tertutup

Misteri Jasad Terikat Karung di Bawah Tol Bocimi Sukabumi: Polisi Akui Sulit Kenali Wajah Korban

Lewat Tahapan SP1 hingga SP3, 20 Bangli Ciumbuleuit Akhirnya Dibongkar

20 Bangunan di Ciumbuleuit Ditertibkan, Fungsi Trotoar dan Drainase Dikembalikan

Fakta Baru Klaster Mewah Lapas Cibinong: Berdiri Ilegal di Aliran Sungai dan Pakai Dana Swadaya

Penertiban PKL Cidadap Memanas! Pedagang Siap Bongkar Mandiri, Tapi Minta Satu Hal Ini

Terpopuler
  • Herwin Muchtar Siap Berebut Kursi Ketua Kadin Kota Bandung, Usung Program Goes Global hingga Digitalisasi
  • HUT ke-38 Bikers Brotherhood 1% MC Digelar di Bandung, Angkat Semangat Persaudaraan
  • Lirik Pemimpin Muda Otentik untuk Jabar, Gema Bangsa Pasang Target Mutlak di Pemilu 2029
  • Pemandangan eksotis Waduk Jatiluhur, ikon wisata Purwakarta sejak dulu.
    Proyek AI Data Center Rp3,5 Triliun di Jatiluhur Purwakarta Disetop, Sedot Air Setara 6 Desa Sebulan!
  • Update Ranking FIFA: Indonesia Naik ke Posisi 116 Usai Permalukan Singapura di ASEAN Cup 2026
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.