Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Paul Munster Resmi Berpisah dengan Bhayangkara FC, Ada Apa Jelang Musim Baru?

Rabu, 12 Agustus 2026 12:39 WIB

Harga Emas Hari Ini 12 Agustus 2026 Naik! Antam Tembus Rp2,8 Juta per Gram

Rabu, 12 Agustus 2026 12:21 WIB
zodiak

Ramalan Zodiak Cinta Hari Ini: Capricorn Harus Introspeksi, Sagitarius Bikin Pusing!

Rabu, 12 Agustus 2026 12:17 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Paul Munster Resmi Berpisah dengan Bhayangkara FC, Ada Apa Jelang Musim Baru?
  • Harga Emas Hari Ini 12 Agustus 2026 Naik! Antam Tembus Rp2,8 Juta per Gram
  • Ramalan Zodiak Cinta Hari Ini: Capricorn Harus Introspeksi, Sagitarius Bikin Pusing!
  • Persib Mulai TC di Bali, 7 Pemain Timnas Menyusul! Ada Marc Klok hingga Sandy Walsh
  • 450 Ribu Warga Jabar Terdampak Kekeringan, Distribusi Air Bersih Capai 8,7 Juta Liter
  • Bansos PKH dan BPNT Tahap 3 Cair Agustus 2026: Cek Nama Penerima, Nominal Terbaru, dan Solusi Data Desil
  • VIRAL! Tolak Pasang Bendera dan Debat Soal Kemerdekaan Indonesia, Tukang Cukur Diintimidasi Aparat?
  • Alun-alun Bandung Kembali Dibuka 17 Agustus, Warga Bisa Ikuti Pesta Rakyat
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 12 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Diduga Ada Korban Lain, Polisi Bentuk Satgas Khusus Usut Kasus Taufik Hidayat

By SusanaKamis, 25 Juni 2026 09:36 WIB3 Mins Read
Taufik Hidayat, tersangka pelaku penyekapan wanita di Bandung. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Polda Jawa Barat mengambil langkah tegas dalam mengusut kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan berat yang menjerat tersangka Taufik Hidayat (TH). Untuk mempercepat dan mengoptimalkan proses pengungkapan kasus, kepolisian membentuk Satuan Tugas (Satgas) Khusus lintas direktorat yang akan bekerja secara terintegrasi hingga penyidikan tuntas.

Pembentukan satgas ini dilakukan karena kasus yang ditangani dinilai memiliki tingkat kompleksitas tinggi. Selain harus menyinkronkan berbagai keterangan saksi dan alat bukti, penyidik juga tengah mendalami sejumlah informasi yang berkembang di media sosial terkait dugaan adanya korban lain dari tersangka yang sama.

Polda Jabar Kerahkan Seluruh Kekuatan Reserse

Kabid Humas Polda Jabar, Hendra Rochmawan, menjelaskan bahwa penanganan perkara kini tidak hanya dilakukan oleh satu unit penyidik, tetapi melibatkan sejumlah direktorat dan satuan kerja di lingkungan Polda Jawa Barat.

Menurutnya, seluruh unsur reserse akan bekerja dalam satu komando untuk memastikan setiap dugaan tindak pidana dapat diungkap secara menyeluruh.

“Kami sampaikan bahwa memang leading sector kasus ini berada di Direktorat PPA PPO. Namun kami sudah memutuskan dan membentuk satgas khusus untuk mengungkap kasus ini secara utuh,” ujar Hendra.

Satgas tersebut terdiri dari berbagai unsur mulai dari Direktorat Reserse Kriminal Umum, Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), Direktorat Siber, hingga Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Krimsus).

“Satgas ini melibatkan semua satuan kerja reserse, mulai dari Reserse Kriminal Umum, PPA, Cyber hingga Krimsus. Ini menjadi satu kesatuan utuh yang mem-back up seluruh proses penyidikan sampai tuntas,” tegasnya.

Dugaan Korban Lain Mulai Bermunculan

Seiring viralnya kasus tersebut, berbagai unggahan di media sosial mulai bermunculan. Sejumlah akun bahkan mengaku pernah mengalami tindakan serupa yang diduga dilakukan oleh tersangka.

Meski demikian, Polda Jabar menegaskan bahwa hingga saat ini informasi tersebut masih sebatas unggahan di media sosial dan belum dapat dijadikan dasar hukum sebelum ada laporan resmi dari pihak yang mengaku sebagai korban.

Kepolisian pun mengaku terus memantau perkembangan informasi yang beredar di dunia maya untuk mendukung proses penyelidikan.

Polisi Buka Ruang Pelaporan bagi Korban Lain

Polda Jawa Barat menyatakan siap menerima laporan dari masyarakat yang merasa pernah menjadi korban Taufik Hidayat.

Hendra menegaskan pihaknya membuka ruang seluas-luasnya bagi siapa pun yang memiliki informasi ataupun pengalaman terkait dugaan tindakan tersangka agar segera melapor secara resmi.

“Kami telah memonitor adanya unggahan-unggahan di media sosial yang mengaku sebagai korban lain. Terkait keterbukaan informasi publik ini, kami mengimbau kepada siapa pun yang merasa menjadi korban untuk segera melapor resmi kepada kami,” katanya.

Laporan dapat disampaikan langsung ke kantor Direktorat PPA PPO Polda Jawa Barat maupun melalui layanan darurat kepolisian di nomor 110.

Belum Ada Laporan Baru yang Masuk

Meski isu mengenai kemungkinan adanya korban lain terus berkembang di media sosial, Polda Jabar memastikan hingga saat ini belum ada laporan tambahan yang diterima penyidik.

Secara hukum, proses penyidikan masih berfokus pada laporan korban utama yang saat ini tengah mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

“Kami membuka ruang konsultasi tersebut, meski secara fakta hukum saat ini belum ada laporan baru yang masuk ke meja penyidik,” tutur Hendra.

Kasus Jadi Perhatian Publik

Kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan yang menyeret nama Taufik Hidayat menjadi perhatian luas masyarakat Jawa Barat. Selain karena kondisi korban yang memprihatinkan, kasus ini juga memunculkan berbagai spekulasi mengenai kemungkinan adanya korban lain yang belum berani melapor.

Pembentukan Satgas Khusus menunjukkan keseriusan Polda Jawa Barat untuk mengungkap seluruh fakta yang ada, termasuk kemungkinan tindak pidana lain yang berkaitan dengan kasus tersebut.

Penyidik kini terus mengumpulkan alat bukti, memeriksa saksi-saksi, serta menelusuri berbagai informasi yang berkembang guna memastikan proses hukum berjalan secara transparan dan menyeluruh.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

kasus Taufik Hidayat Bandung korban Taufik Hidayat penganiayaan Bandung penyekapan Bandung Polda Jabar Satgas Khusus Polda Jabar Taufik Hidayat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

450 Ribu Warga Jabar Terdampak Kekeringan, Distribusi Air Bersih Capai 8,7 Juta Liter

VIRAL! Tolak Pasang Bendera dan Debat Soal Kemerdekaan Indonesia, Tukang Cukur Diintimidasi Aparat?

Alun-alun Bandung Kembali Dibuka 17 Agustus, Warga Bisa Ikuti Pesta Rakyat

Harga Cabai Tanjung di Bandung Meroket Tembus Rp100 Ribu per Kg

Bansos

PKH dan BPNT Agustus 2026 Cair! Begini Cara Cek Status Penerima Bansos

Bansos Ibu Hamil 2026 Cair Rp750 Ribu! Cek Penerima PKH Pakai NIK KTP

Terpopuler
  • Menuju Muswil VII KAHMI Jabar, Pansel Umumkan 16 Calon Presidium dengan Rekam Jejak Strategis
  • Genap 1 Tahun, PRI Jawa Barat Tegaskan Komitmen Jadi Rumah Rakyat
  • MUSWIL VII KAHMI Jabar Tuntas, 7 Presidium Terpilih Bawa Mandat Baru
  • Teti Ratnasih Terpilih Pimpin FORHATI Jabar, Bawa Misi Besar Transformasi Keumatan
  • 10 Pohon Hilang di Jalan Riau Bandung, Pemkot Kecolongan? Pengamat Bongkar Lemahnya Pengawasan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.