Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Mudah banget, cara mendapatkan saldo DANA gratis hanya dengan bermain game di HP.

Cara Berburu Saldo DANA Gratis 13 September 2026, Amankan Cuan Tambahan Hari Ini!

Minggu, 13 September 2026 02:00 WIB

Klaim Cepat Kode Redeem FF 13 September 2026, Sikat Berbagai Hadiah Menariknya!

Minggu, 13 September 2026 01:00 WIB

Geger Skandal Perselingkuhan Suami Artis, Pelapor Tantang Pihak M Buktikan Video Palsu

Sabtu, 12 September 2026 23:16 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Cara Berburu Saldo DANA Gratis 13 September 2026, Amankan Cuan Tambahan Hari Ini!
  • Klaim Cepat Kode Redeem FF 13 September 2026, Sikat Berbagai Hadiah Menariknya!
  • Geger Skandal Perselingkuhan Suami Artis, Pelapor Tantang Pihak M Buktikan Video Palsu
  • Krisis Darurat Kantong Darah di Cianjur, Pasien Talasemia Terpaksa Andalkan Keluarga
  • Takluk dari Persija 2-1, Igor Tolic Soroti Celah Lini Belakang Persib
  • Akhir Perjalanan Kangen Band: Dodhy Umumkan Bubar Akibat ‘Kezaliman’ dan Larang Nyanyikan Lagunya
  • Pasukan Jepang Nyesel Datang? Niat Bantu Karhutla Malah Disambut Parade & Marching Band!
  • BOSS Cabaret Festival 2026 Jadi Ruang Tumbuh Kreativitas Anak Muda
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 13 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Diduga Putus Sekolah karena Ekonomi, Kasus Siswa SMP Sumedang Bikin Heboh

By SusanaSenin, 20 April 2026 14:50 WIB2 Mins Read
Viral siswa SMP di Sumedang putus sekolah dan berjualan di Alun-Alun Tanjungsari. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sebuah video haru memperlihatkan kisah seorang siswa SMP di Kabupaten Sumedang yang diduga harus putus sekolah demi membantu ekonomi keluarga.

Peristiwa ini memicu sorotan publik dan kritik terhadap perhatian pemerintah daerah, khususnya Pemerintah Kabupaten Sumedang di bawah kepemimpinan Bupati Dony Ahmad Munir.

Dalam video yang beredar di media sosial, siswa bernama Ikhsan terlihat berjualan ayam goreng di kawasan Alun-Alun Tanjungsari, tepat di depan kantor pemadam kebakaran. Ia disebut masih memiliki semangat besar untuk bersekolah, namun harus berhenti karena kondisi ekonomi keluarga.

Kisah Viral dari Tanjungsari Sumedang

Video tersebut pertama kali diunggah melalui akun TikTok @nayyara_kpnau dan kemudian menyebar luas di berbagai platform media sosial.

Baca Juga:  Harapan Yudia Ramli untuk Dony-Fajar usai Resmi Pimpin Sumedang Periode 2025-2030

Dalam unggahannya, sang pengunggah menyampaikan harapan agar pihak terkait, termasuk tokoh publik dan pemerintah daerah, dapat membantu memviralkan usaha jualan Ikhsan agar tetap bisa menopang kebutuhan hidupnya setelah putus sekolah.

Unggahan itu juga ditujukan kepada sejumlah tokoh publik, termasuk Gubernur Jawa Barat dan Bupati Sumedang, sebagai bentuk permohonan perhatian terhadap kondisi siswa tersebut.

Siswa Masih Berusia Sekolah Harus Cari Nafkah

Ikhsan diketahui merupakan siswa SMP Negeri 1 Tanjungsari yang masih berada di bangku kelas VIII. Namun, karena kondisi keluarga, ia disebut harus menghentikan pendidikan formalnya lebih awal.

Baca Juga:  PETAPA RAJA, Solusi Inovatif Sumedang Angkat Derajat Buruh Tani Tanpa Lahan

Alih-alih berada di ruang kelas, kini ia membantu perekonomian keluarga dengan berjualan di area publik. Kondisi ini memunculkan keprihatinan dari teman-teman sekolahnya yang menyebut Ikhsan masih memiliki semangat belajar tinggi.

Sorotan Publik: Pendidikan dan Tanggung Jawab Pemerintah Daerah

Kasus ini memicu diskusi publik terkait akses pendidikan di daerah, khususnya bagi siswa dari keluarga kurang mampu. Banyak pihak menilai bahwa pemerintah daerah memiliki peran penting dalam memastikan tidak ada anak yang putus sekolah karena alasan ekonomi.

Baca Juga:  Pemkab Sumedang Mulai Konversi Kendaraan Dinas ke Energi Listrik

Sorotan juga mengarah pada Pemerintah Kabupaten Sumedang yang dipimpin oleh Bupati Dony Ahmad Munir, terutama terkait efektivitas program bantuan pendidikan dan perlindungan siswa rentan putus sekolah.

Penutup

Kisah Ikhsan menjadi potret nyata bahwa akses pendidikan belum sepenuhnya merata. Di tengah semangat belajar yang masih tinggi, ia harus berhadapan dengan realitas ekonomi keluarga yang berat.

Kini, publik menunggu langkah nyata dari pemerintah daerah, termasuk Pemkab Sumedang, untuk memastikan setiap anak di daerahnya tetap mendapatkan hak pendidikan tanpa terkecuali.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dony Ahmad Munir Pemkab Sumedang Pendidikan Indonesia
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Geger Skandal Perselingkuhan Suami Artis, Pelapor Tantang Pihak M Buktikan Video Palsu

Krisis Darurat Kantong Darah di Cianjur, Pasien Talasemia Terpaksa Andalkan Keluarga

penyaluran bansos PKH dan BPNT 2025 di kantor pos

Kemensos Gunakan Data Baru, 4,3 Juta Keluarga Resmi Masuk Daftar Penerima Bansos

Kaya Raya dan Ditakuti Pejabat! Sisi Lain Mentan Amran: Jago Tebak Tebu, Suka Bantu Anak Yatim Piatu

Ibu dan Bayi Baru Lahir Ditemukan Tewas di Garut, Diduga Korban Aborsi

Bansos September 2026 Belum Cair? Begini Cara Cek PKH Lewat HP

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Heboh Video Viral Kasir Indomaret, Lylia Beri Klarifikasi dan Bongkar Hal Ini
  • Viral Rekaman Air Pesisir Surut Dekat Anak Krakatau, Begini Kata BMKG
  • Gemuruh GBLA Bikin Merinding, Balsa Sekulic Terpukau oleh Militansi Bobotoh Persib
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.