Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Piala Dunia 2026 Belum Mulai, Jepang Sudah Ngamuk ke FIFA Soal Lapangan Latihan Mirip ‘Tarkam’ di Meksiko

Sabtu, 6 Juni 2026 15:29 WIB

Pernikahan Hancur Dua Pekan Sebelum Resepsi, Pasangan di Bandung Tertipu WO Miliaran Rupiah

Sabtu, 6 Juni 2026 15:20 WIB

Menakar Logika Dino Patti di Tengah Lawatan Prabowo: Antara Dompet Rakyat dan Panggung Global

Sabtu, 6 Juni 2026 14:42 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Piala Dunia 2026 Belum Mulai, Jepang Sudah Ngamuk ke FIFA Soal Lapangan Latihan Mirip ‘Tarkam’ di Meksiko
  • Pernikahan Hancur Dua Pekan Sebelum Resepsi, Pasangan di Bandung Tertipu WO Miliaran Rupiah
  • Menakar Logika Dino Patti di Tengah Lawatan Prabowo: Antara Dompet Rakyat dan Panggung Global
  • Menanti Ujung Sengkarut Megaproyek Negara: Kupas Tuntas Carut Marut Program MBG hingga Ancaman Rungkad
  • Viral! Minum Kelapa Siap Saji dari Minimarket, Warganet Ini Malah Berakhir di IGD
  • Jadwal Libur Akhir Semester Juni 2026 dan Daftar Tanggal Merah untuk Agenda Wisata
  • Gasak Oman di GBK, Ranking FIFA Timnas Indonesia Melesat ke Peringkat 118
  • Bursa Transfer Persib: Ivan Susak Jadi Kandidat Kuat Penjaga Gawang Anyar Pangeran Biru
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 6 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Diduga Putus Sekolah karena Ekonomi, Kasus Siswa SMP Sumedang Bikin Heboh

By SusanaSenin, 20 April 2026 14:50 WIB2 Mins Read
Viral siswa SMP di Sumedang putus sekolah dan berjualan di Alun-Alun Tanjungsari. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sebuah video haru memperlihatkan kisah seorang siswa SMP di Kabupaten Sumedang yang diduga harus putus sekolah demi membantu ekonomi keluarga.

Peristiwa ini memicu sorotan publik dan kritik terhadap perhatian pemerintah daerah, khususnya Pemerintah Kabupaten Sumedang di bawah kepemimpinan Bupati Dony Ahmad Munir.

Dalam video yang beredar di media sosial, siswa bernama Ikhsan terlihat berjualan ayam goreng di kawasan Alun-Alun Tanjungsari, tepat di depan kantor pemadam kebakaran. Ia disebut masih memiliki semangat besar untuk bersekolah, namun harus berhenti karena kondisi ekonomi keluarga.

Kisah Viral dari Tanjungsari Sumedang

Video tersebut pertama kali diunggah melalui akun TikTok @nayyara_kpnau dan kemudian menyebar luas di berbagai platform media sosial.

Baca Juga:  Tahun 2023, Kemiskinan Ekstrem Sumedang Turun Signifikan Jadi 0,53 Persen

Dalam unggahannya, sang pengunggah menyampaikan harapan agar pihak terkait, termasuk tokoh publik dan pemerintah daerah, dapat membantu memviralkan usaha jualan Ikhsan agar tetap bisa menopang kebutuhan hidupnya setelah putus sekolah.

Unggahan itu juga ditujukan kepada sejumlah tokoh publik, termasuk Gubernur Jawa Barat dan Bupati Sumedang, sebagai bentuk permohonan perhatian terhadap kondisi siswa tersebut.

Siswa Masih Berusia Sekolah Harus Cari Nafkah

Ikhsan diketahui merupakan siswa SMP Negeri 1 Tanjungsari yang masih berada di bangku kelas VIII. Namun, karena kondisi keluarga, ia disebut harus menghentikan pendidikan formalnya lebih awal.

Baca Juga:  Sambut Hari Pendidikan Nasional 2026, bank bjb Ajak Masyarakat Terus Berinovasi Melalui Belajar

Alih-alih berada di ruang kelas, kini ia membantu perekonomian keluarga dengan berjualan di area publik. Kondisi ini memunculkan keprihatinan dari teman-teman sekolahnya yang menyebut Ikhsan masih memiliki semangat belajar tinggi.

Sorotan Publik: Pendidikan dan Tanggung Jawab Pemerintah Daerah

Kasus ini memicu diskusi publik terkait akses pendidikan di daerah, khususnya bagi siswa dari keluarga kurang mampu. Banyak pihak menilai bahwa pemerintah daerah memiliki peran penting dalam memastikan tidak ada anak yang putus sekolah karena alasan ekonomi.

Baca Juga:  Dukung Impian Generasi Muda Indonesia, Hana Bank Kembali Salukan Beasiswa Pendidikan Rp1 Miliar

Sorotan juga mengarah pada Pemerintah Kabupaten Sumedang yang dipimpin oleh Bupati Dony Ahmad Munir, terutama terkait efektivitas program bantuan pendidikan dan perlindungan siswa rentan putus sekolah.

Penutup

Kisah Ikhsan menjadi potret nyata bahwa akses pendidikan belum sepenuhnya merata. Di tengah semangat belajar yang masih tinggi, ia harus berhadapan dengan realitas ekonomi keluarga yang berat.

Kini, publik menunggu langkah nyata dari pemerintah daerah, termasuk Pemkab Sumedang, untuk memastikan setiap anak di daerahnya tetap mendapatkan hak pendidikan tanpa terkecuali.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

beasiswa pendidikan Dony Ahmad Munir Pemkab Sumedang Pendidikan Indonesia putus sekolah Sumedang siswa jualan SMP Tanjungsari viral siswa SMP
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Pernikahan Hancur Dua Pekan Sebelum Resepsi, Pasangan di Bandung Tertipu WO Miliaran Rupiah

program MBG

Menanti Ujung Sengkarut Megaproyek Negara: Kupas Tuntas Carut Marut Program MBG hingga Ancaman Rungkad

Viral! Minum Kelapa Siap Saji dari Minimarket, Warganet Ini Malah Berakhir di IGD

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Jadwal Pencairan PKH dan BPNT Juni 2026: Cek Besaran dan Syarat Penerima

Nekat Pasang Tenda Pernikahan di Tengah Jalan Provinsi, Pemilik Hajat di Majalaya Ketiban Apes

Pajak Naik, Rupiah Ambles: Indonesia Jadi Surga Bule, Tapi ‘Kerja Rodi’ Buat Warga Lokal?

Terpopuler
  • Video Cut Salwa Ramai Dicari di TikTok dan X, Ini Fakta yang Sebenarnya
  • Video ‘Rok Hijau Tosca’ 3 Menit Bikin Heboh Warganet, Ternyata Ini yang Terjadi
  • Video ‘Rok Hijau 3 Menit’ Viral, Link Mencurigakan Mulai Menjebak Warganet
  • Geger! Link Video Cut Salwa ‘No Sensor’ Viral Ramai Dicari Warganet
  • Tren Viral TikTok Meledak! Video Misterius Rok Hijau Jadi Buruan Netizen, Waspada Link Palsu
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.